Metafisika Puasa : Taklukan Sinar Iblis

Oleh : KH Bahaudin Mudhary

 

VII. PUASA DAN PSIKOSOMATIK

 

Sabda Nabi Muhammad saw.:

 

“Makan banyak adalah penyakit dan berpantang adalah pangkal semua obat. ”

 

Untuk membuktikan kebenaran sabda Nabi tersebut, dibutuhkan penelitian dari
cabang ilmu kesehatan misalnya, ilmu urai (Anatomi), ilmu pengobatan serta
ilmu ilmu obat obatan, ilmu sebab-¬sebab penyakit (Aetiologi). Ilmu asal
datangnya penyakit (Pathogeni), ilmu ketentuan hilangnya penyakit
(Prangnostik).

 

Sekali saja Nabi bersabda dibutuhkan penelitian dalam bermacam ilmu padahal
beliau adalah orang awam tidak pernah belajar berguru. Namun setiap Sabda
Nabi selalu menjadi pengasuh dan pendorong kepada umatnya agar memanjatkan
pikiran ke arah ilmu pengetahuan untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Karena
setiap ayat Al-Qur’an dan Sabda Nabi bila tanpa dianalisa segi ilmu
pengetahuan, baik yang eksak ataupun yang abstrak tentu akan dijumpai
kekaburan dan akan menyimpang dari tujuan hakiki.

 

Sabda Nabi itu menerangkan bahwa makan banyak adalah penyakit atau dengan
kata lain perut itu adalah sentral penyakit, yang pada saat tertentu harus
diistirahatkan daripada makanan, yaitu dengan “berpuasa”.

 

Kalau kita coba menganalisa Sabda Nabi tersebut maka dapat ditarik tiga
kesimpulan. Pertama orang yang sedang berpuasa perutnya dalam keadaan kosong
akan menyebabkan kosongnya zat zat makanan di dalam usus kecil. Oleh karena
itu darah terpaksa menghisap zat zat yang basah dalam usus dan perut sebagai
gantinya.

 

Orang sang sering mengalami keadaan yang demikian pada umumnya mempunyai
daya penglihatan tajam, gerak cepat serta memiliki kecakapan menganalisa
persoalan dengan mudah.

 

Kedua, setelah zat zat yang basah yang siap dihisap oleh darah tadi hilang,
maka usus dan perut menjadi kering dan panas, semisal dengan mesin kalau
kehabisan air menjadi kering dan panas.

 

Orang yang dalam keadaan demikian biasanya rnempunyai sifat sederhana dalam
segala hal, bertindak tegas dalam mengambil keputusan. tanpa sikap ragu
ragu.

 

Ketiga, usus dan perut yang dalam keadaan kering tadi, maka lendir yang
berada dalam usus dan perut akan menjadi hancur. Sebab lendir inilah yang
menjadi sumber penyakit. Karena kalau lendir ini selalu bertambah banyak
dalam perut dan usus akan menyebabkan timbulnya penyakit yang dinamakan
“Muces zichten”. Dan jika seseorang dihinggapi penyakit ini, maka keadaannya
bersikap pasif, rendah, dan lemah daya berpikirnya serta lambat dalam segala
galanya.

 

Muces ziehten ini banyak jenis dan macamnya antara lain menyebabkan lemahnya
pencernaan, karena makanan di dalam perut tidak lekas hancur halus lantaran
licin oleh banyaknya lendir tadi yang mengakibatkan kerja syaraf otak dan
tubuh menjadi lamban dan lemah.

 

Lambatnya kerja serat syaraf otak menyebabkan pikiran menjadi tumpul, sukar
sekali untuk berpikir dan menerima pelajaran, sedangkan tubuh jasmani selalu
terasa berat, malas dan lemah.

 

Jika penyakit ini tidak segera diatasi, boleh jadi akan menimbulkan berbagai
penyakit lain, misalnya penyakit yang dalam bahasa latin dinamai “psoriasis”
yakni penyakit supak (schilfrende huild zichte), penyakit mati palsu dan
lumpuh (verlamming). Pada akhirnya akan menimbulkan penyakit demam selama
seminggu berturut turut tanpa panas. Akan tetapi sesudah timbul panas yang
bergelora dari perut naik ke otak sehingga meliputi seluruh tubuh dan pada
umumnya membawa rnaut.

 

Demikianlah bahayanya penyakit yang disebabkan perut yang selalu kebanjiran
makanan, bukan saja terhadap tubuh jasmani tetapi juga akan menimbulkan
perubahan tabiat yang tidak baik.

 

Untuk menghindari timbulnya penyakit ini tidak ada lain, kecuali dengan pada
suatu saat perut harus beristirahat atau dengan kata lain puasa. agar supava
lendir dalam usus dan perut menjadi hancur. Maka dengan melakukan puasa,
tubuh jasmani dan tabiat akan menjadi sehat.

Kiranya kalau kita simak hadits Nabi tersebut, betapa pentingrlya melakukan
puasa yang sampai sekarang ini menjadi perhatian dan penelitian para pakar
ilmu, utamanya ilmu kedokteran-kesehatan.

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke