Kayaknya sih kedua blio ini tereliminasi krn yg satu urusan namru dan satunya lagi urusan tembakau. dua2nya jegal amrik lan konco2ne.
Kalaupun Dino Pati Jalal ngemeng bla. bla. bla. masyarakat awam pun juga bisa bilang blu..blu..blu. Trus ada yg coba bersabar diri dgn bilang ke dirinya sendiri "ya coba aja kasih waktu 100 hari unjuk kerja". Dengan ketidak sabaran yg teramat sangat khusuk nan tulus, dedemit penghuni pohon asem yg bloon ini nyeletuk : kenapa 100 hari? 100 tahun pun silahkan kalo memang mo temukan ayat2 tembakau yg hilang. J Salam hangat From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of AFR Sent: 23 Oktober 2009 6:31 To: Milis is-lam Subject: [Is-lam] Nila Moeloek Sangkal Dirinya Kurang Sehat Allah SWT sdh menuliskan jalan terbaik buat panjenengan berdua (mbak Nila & bu Fadillah). pastinya di depan itu akan ada tantangan yg jauuuuh beratnya melebihi kemampuan panjenengan berdua sekalipun panjenengan mungkin merasa sanggup utk itu. Allah SWT sangat sayang sama sampeyan berdua koq. salam, Fahru --- Nila Moeloek Sangkal Dirinya Kurang Sehat IMAGESHACK.US JAKARTA -- Kandidat menkes Nila Juwita A Moeloek menyangkal hasil tes kesehatan yang menyebutkan dirinya tak layak menjabat sebagai Menkes dengan alasan kurang sehat. Kendarti demikan, dia mengaku tak kecewa dirinya tak terpiilih menjadi menkes. Nila mengungkapkan hal ini di sela acara serah terima jabatan Menkes di kantor Depkes di Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (22/10) malam. '' Siapa bilang saya tak sehat, kamu lihat saya lebih cantik dari kamu,'' kata Nila kepada wartawan. Dia menyatakan, sebagai dokter dirinya tak faham mengapa dia dinyatakan tak layak secara medis untuk menjabat sebagai menkes. Dia meminta kepada wartawan untuk mengklarifikasi kepada tim pemeriksa kesehatan calon menteri di RSPAD Gatot Subroto. ''Saya sudah punya profesi sebagai dokter dan saya banggsa dengan profesi saya. Tak masalah tak terpilih sebagai menkes,'' ujarnya. Dia juga menyangkal tak terpilihnya dia lantaran dirinya dan suaminya adalah aktivis anti rokok. Kepada Republika dia menyatakan tak pernah sekalipun terlontar dari mulitnya soal pengetatan regulasi rokok di tanah air saat dirinya diwawancara presiden dalam proses pencalonan menkes beberapa waktu lalu. '' Tak ada itu,'' fyz/pur
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
