Amien Rais:
Penuntasan Bank Century Penentu Pemerintahan Bersih
Lamongan, 10 Desember 2009 15:14
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais mengatakan, penuntasan skandal Bank
Century merupakan penentu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari
korupsi.
"Saya tidak ingin pansus angket Century diare, masuk angin, dan kandas. Jika
terjadi berarti sudah tidak ada harapan lagi," katanya usai mengikuti acara
wisuda Ahli Madya Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes)
Muhammadiyah Lamongan, Kamis (10/12).
Menurut mantan Ketua MPR itu, penuntasan skandal Century merupakan ujian
untuk seluruh pengawal hukum, baik yang di eksekutif maupun yang di
legislatif.
Ia juga memperingatkan kepada Pansus Bank Century supaya serius menuntaskan
skandal Bank Century dengan duduk bersama KPK, BPK, PPATK, Kejaksaan dan
Kepolisian.
"Ini adalah `early warning` (peringatan dini), jangan sampai pansus Bank
Century tidak serius bekerja," katanya menegaskan.
Amien juga menyampaikan harapannya supaya korupsi sejati di Indonesia juga
diusut.
Menurut dia, selama ini kasus korupsi yang diusut adalah korupsi di sisi
pengeluaran di sejumlah departemen yang nilainya miliaran rupiah. Padahal,
korupsi sejati di Indonesia adalah korupsi di sisi penerimaan yakni bidang
perpajakan dan hasil migas.
"Sisi pemasukan yang menghasilkan ribuan triliun setiap tahun ini, bolongnya
(kebocorannya) bisa hingga ratusan triliun setiap tahunnya. Ini juga harus
diusut tuntas kalau mau serius," ujarnya.
Amien Rais dalam kesempatan itu juga mengingatkan warga Muhammadiyah supaya
tidak terlalu jauh masuk ke dunia politik. Ini juga sebagai bentuk amanat
dari tokoh Muhammadiyah, A.R. Fachruddin untuk menjaga keseimbangan
Muhammadiyah.
"Boleh berpolitik, tapi ala kadarnya saja. Karena kalau sampai keliru
pilihan yang repot adalah Muhammadiyah, karena Muhammadiyah adalah gerakan
dakwah," tuturnya.
Mantan aktivis di era 70-an ini juga memberikan statmennya terkait unjuk
rasa Hari Antikorupsi Sedunia Rabu (9/12), yang ternyata berakhir damai,
tidak seperti yang dikhawatirkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Saya sebagai masyarakat merasa lega ternyata unjuk rasa hari antikorupsi
berakhir damai, aksi unjuk rasa itu sebenarnya bentuk dukungan perwujudan
pemerintahan yang bersih dari korupsi, dan mestinya Presiden harus berterima
kasih kepada rakyatnya," katanya.
Dalam wisuda sejumlah 137 Ahli Madya Kebidanan itu, Amien Rais juga
meresmikan gedung Stikes Muhammadiyah tahap II dan peletakan batu pertama
Gedung Laboratorium Terpadu serta Masjid Ahmad Dahlan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim, Syafiq
A Mughni dan Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) Dinas
Kesehatan Jatim, Ali Imran Rosadi, serta Bupati Lamongan, Masfuk. [TMA, Ant]


Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke