Kalo nurut sy ini adlh cermin bhw kondisi Indonesia memang sudah sangatlah
buruk. Tidak hanya mayoritas masyarakat saja yg mengeluhkan tetapi para
pemimpin ataupun para pemuka masyarakat pun juga merasakan hal yg sama.
Karakter kepemimpinan yg koruptif dan manipulatif ini tampaknya sudah
menjadi budaya. Hampir setiap hari kita selalu disodori berita2 yg bernuansa
negatif semacam itu, di pusat maupun di daerah-daerah. Barangkali seandainya
bisa sewa negarawan dari negara2 maju utk kelola Indonesia 1-2 periode,
mungkin bule-bule sewaan itu akan ketularan jadi koruptor. Itu saking hebat
dan kuatnya indonesia... :)


-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Saidi
Sent: Monday, February 01, 2010 9:17 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Bls: Amien Rais: Jangan Jadi Pimpinan Pendusta

Bisanya komentar aja....  tapi giliran bermain....  tidak lebih baik dari 
pemain yang dikomentarinya.....  hik..hik...  gitu yah pak maksudnya ???



----- Original Message ----- 
From: "AFR" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, January 29, 2010 6:03 PM
Subject: [Is-lam] Bls: Amien Rais: Jangan Jadi Pimpinan Pendusta


> kebaca jelas bapak ini spt karakter komentator sepak bola
>
>
> Fahru
>
> Pada Kam, 28 Jan 2010 23:29 ICT Alkhori M menulis:
>
>>Amien Rais: Jangan Jadi Pimpinan Pendusta
>>
>>Kamis, 28 Januari 2010 | 21:55 WIB
>>
>>
>>
>>Inggried Dwi W
>>
>>Mantan Ketua MPR, Amien Rais
>>
>>JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua MPR RI Amien Rais menyatakan, sebuah
>>kebijakan bisa diadili dan bisa dibawa ke ranah hukum.
>>"Saya (merasa) agak aneh, di Indonesia ada alur berpikir yang luar biasa
>>kelirunya tapi hampir bisa diterima oleh sebagian masyarakat. Kebijakan
>>tidak bisa diadili, itu saya kira kebobrokan yang menyundul plafon," kata
>>Amien dalam acara peluncuran buku In Our Time: Pidato-pidato yang 
>>Membentuk
>>Dunia Modern di Jakarta, Kamis (28/1/2010) sore.
>>Pernyataan Amien itu sekaligus mengkritik pernyataan Presiden Susilo 
>>Bambang
>>Yudhoyono beberapa waktu lalu bahwa sebuah kebijakan tidak bisa 
>>dipidanakan.
>>Amien melanjutkan, kebijakan bisa diadili dan yang bertanggung jawab pun
>>bisa dibawa ke pengadilan. "Kebijakan yang koruptif jelas bisa diadili. 
>>Dia
>>jelas bisa dibawa ke ranah hukum dan yang bertanggung jawab harus dibawa 
>>ke
>>pengadilan," tegasnya.
>>Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam kasus Bank Century, jika sampai 
>>kasusnya
>>tidak bisa diselesaikan dengan adil, maka bangsa kita telah menjadi kaum
>>pendusta. "Kalau kasus Bank Century ini tidak berakhir dengan manis dan
>>adil, kesimpulan saya bahwa mungkin bangsa kita, terutama pada level
>>pimpinannya, telah menjadi kaum pendusta," tambahnya.
>>
>>Alkhori M
>>
>>Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>>
>>Doha, State of Qatar
>>
>>
>>
>
>
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
> 



_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke