Mas Dewa,

 

Saya masih ingin melanjutkan diskusi ini, tapi sudah fifty-fifty atawa
nus-nus maskudnya demikian:

Pertama: Mas Dewa berwira-swasta di bidang yang mana? Karena saya ingin
ber-wira swasta juga, tapi hingga sekarang belum tahu mau mulai atawa mau
pilih bidang yang mana? Kalau bisa tolong diberikan pencerahan sehingga bisa
dijadikan bahan pertimbangan, banyak buku ttg wira swasta yang telah saya
geluti, tapi belum ada pilihan yang bisa saya jatuhkan, tolong kalau bisa
saran yang valuable dari mas Dewa.

 

Kedua: Korupsi yang terjadi di Indonesia, dari satu sisi saya lihat memang
sengaja SYSTEM DIBUAT DEMIKIAN, sehingga terbuka celah untuk orang
ber-KORUPSI. Contoh GAMBLANG, ketika mengurusi/ membuat passport atau SIM
tidak dibuat BERAPA TARIFNYA, BERAPA LAMA BARU SIAP disini terlihat ada
LOBANG MENGANGA YG LEBAR UTK KORUPSI. KBRI KUL MALAY karena telah diterpa
KORUPSI sekarang menjadi yang terbaik dari seluruh KBRI yang ada, disitu
dituliskan pengurusan passport tertera TARIF tertentu dan Siap dalam satu
jam (1 Hours) kalau tidak banyak yang ANTRI. Tahun lalu anak saya
memperbarui passportnya SIAP +/- dalam 1 jam.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Dewa Gede
Permana
Sent: Saturday, February 13, 2010 2:14 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] (Every day dan Everyday) di Masjid Tabligh Doha Qatar

 

Nah itu dia Mas AlKhori, sy juga tdk tahu kenapa tdk dibukakan

kesempatan utk berkarir dlm instansi publik. Selain memang dari dulu

tdk ada minat kearah sana, mungkin kesempatan juga memang tdk lewat.

Kog ndilalah saya ternyata lebih interest dgn berwiraswasta. Di

instansi swasta pun sebetulnya juga ada praktek korupsi internal, tapi

kog ndilalah sy juga tdk tertarik dgn bidang-bidang yg berurusan dgn

masalah uang dan kekuasaan. Artinya, sy sendiri tak terdorong utk

masuk ke wilayah tsb. Reasoningnya bagaimana? saya pun juga tdk bisa

menjelaskannya, pokoknya ya gitu aja kejadiannya.

 

Sekarang coba kita kaji lagi ya Mas, siapa kira2 manusia normal yg tdk

mengerti sedemikan terbukanya kesempatan korupsi yg ada dilembaga2

publik di indonesia? Hampir sebagian besar tentu bisa mengira-ngira

akan hal itu. Dan profil seperti apa pula yg tergiur dan kemudian

menggebu-gebu utk menduduki kursi empuk berikut mengajak-ajak dan

memaksakan diri nyemplung ke situ?

 

Jadi sy rasa ini bukan masalah prestatif, namun masalah cocok dan tdk

cocok antara profil manusia dgn profil lingkungan dimana ia

ditempatkan. Untuk sy mungkin cool dgn berwiraswasta sedangkan jika

ada di lembaga pemerintah mungkin akan malah stress. Sedangkan bagi yg

lain mungkin malah stress jika berwiraswasta namun enjoy dgn

kenegeriannya. Sampai disini tdk ada problem dgn aturan main seperti

itu. Hal yg kemudian perlu menjadi kajian lebih lanjut adalah apakah

dgn ditempatkannya seseorang kedalam lingkungan yg cocok baginya itu

maka lantas membuat perilakunya akan menjadi merusak ataukah

memperbaiki keadaan keseluruhannya?

 

Uang trilyunan rupiah hilang tdklah berarti apa-apa jika memang tdk

dibutuhkan, namun uang seratus ribu bisa sangat merusak ketika itu

digunakan utk membeli hak suara. Kira-kira seperti itu Mas, jadi

sesuatu itu berawal dari itikadnya dan dari itikad itulah manusia

ditempatkan dlm situasi yg sesuai dgn apa yg diitikadkan tsb.... :-)

 

:)

Wassalam

 

 

 

2010/2/13 Alkhori M <[email protected]>:

> Mas Dewa,

> 

> Ini ada sebuah pertanyaan yang sangat sederhana, apakah jabatan anda

> sekarang, apakah posisi anda ada melibatkan duit milyaran dan malahan

> triliun rupiah? Kalau jawabanya adalah benar dan juga sejujurnya anda
tidak

> tergoda korupsi, maka saya ucapkan salut pada anda. Tapi kalau jawabanya

> adalah posisi anda tidak memungkin untuk korupsi dan sekarang memang anda

> tidak korupsi, nah itu tidak ANEH, karena belum ada kesempatan KORUPSI
maka

> tidak KORUPSI itu hanyalah soal waktu saja.

> 

> Tapi kalau saya DOELOE masih di Indonesia, begitu selesai kuliah di teknik

> sipil saya langsung kerja. Mula-mula kerja memang belum ada apa-apa-nya,

> tapi setelah itu, maka saya bergelimang dengan BUDGET MILYARAN, dulu kalau

> milyaran masih sangat besar sekali, karena dolar pada saat itu adalah 415

> berubah 900 berubah lagi ribuan. Alhamdulillah sejak saat itu saya
terlibat

> duit milyaran dan hingga sekarang juga terlibat duit project, tapi sekali

> lagi alhamdulillah saya belum pernah membawa duit haram untuk NAFKAH

> keluarga kerumah. Pernah satu hari mereka memberi saya DUIT HARAM, saya

> terima setelah itu saya bagi-bagi pada fakir miskin.

> 

> Bagaimana anda dewa apakah ada terlibat duit milyaran tapi tidak tergoda,

> atau tidak ada terlibat dana-dana project sehingga tidak ada yang hrs

> dikorupsi. Salam cooolll selalu, maaf kalau pertanyaan saya sedikit

> menggelitik?

> 

> Alkhori M

> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

> Doha, State of Qatar

> -----Original Message-----

> From: [email protected]

> [mailto:[email protected]] On Behalf Of Dewa Gede

> Permana

> Sent: Saturday, February 13, 2010 8:41 AM

> To: [email protected]

> Subject: Re: [Is-lam] (Every day dan Everyday) di Masjid Tabligh Doha
Qatar

> 

> Indonesia memang ramah, bahkan super ramah... sehingga tak heran jika

> begitu mudahnya terjadi perampokan harta kekayaan negara maupun

> kehilangan nilai2 luhur dan harga diri bangsa. Everyday is korupsi..

> bravo indonesia !

> 

> 

> 

> 2010/2/13 Alkhori M <[email protected]>:

>> (Every day dan Everyday) di Masjid Tabligh Doha Qatar

>> 

>> Membuat Hidup Lebih Bermakna?

>> 

>> 

>> 

>> Kalau di Indonesia khususnya di Jakarta, kegiatan jamaah Tabligh ini

> adalah

>> di Masjid Kebon Jeruk dan kalau di Doha, State of Qatar, sekarang telah

>> terbangun sebuah Masjid yang cukup besar dan Megah dengan yang

> berlantai-3.

>> Untuk mengetahui bagaimana kehidupan jamaah tabligh dengan kehidupan
biasa

>> lainya adalah sangat mudah dan sangat sederhana sekali. Ini semudah

>> seseorang yang membedakan kata-kata berikut yaitu: EVERY DAY dimana kata

>> tersebut ditulis terpisah yaitu EVERY dan DAY. Sementara yang satu lagi

>> adalah tulisanya bersambung yaitu EVERYDAY, keduanya bermakna SAMA yaitu

>> EVERY DAY artinya SETIAP HARI dan juga EVERYDAY juga bermakna SETIAP
HARI.

>> Mengapa berbeda walau ARTINYA SAMA dan juga mengapa ditulis berbeda walau

>> ARTINYA SAMA yaitu EVERY DAY dan EVERYDAY. Tentu karena tulisan ini

> bukanlah

>> ditujukan untuk mengupas ENGLISH GRAMAR, silahkan saja dibaca dibuku

>> pelajaran bahasa Ingris.

>> 

>> 

>> 

>>  Di Masjid Tabligh Doha Qatar Membuat Hidup Lebih Bermakna?

>> 

>> Kembali ke topik diatas, walaupun tidak terlalu sering, tapi kalau ada

> waktu

>> luang, saya sempatkan untuk berjamaah di Masjid Tabligh Doha, State of

>> Qatar. Masjid ini terletak di daerah Industrial Area. Pada shalat Magrib

>> tsb, saya memperkirakan ada sekitar 10 000 orang jamaah, masya Allah,

> Allah

>> karim. Karena saya adalah muslim Indonesia yang ber-mazhab Syafei, maka

>> penampilan saya sengaja menonjolkan specific muslim Indonesia, maka
setiap

>> orang yang melihat saya, mereka dengan ramahnya dan sambil tersenyum,

>> mengucapkan Indonesiyi, ucapan tersebut terasa ramah dan bersahabat.

>> Alhamdulillah memang kita di Dunia Muslim cukup di Kenal, mereka mengenal

>> kita sebagai jamaah yang ramah dan sopan dan santun. Insya Allah

> bersambung,

>> salam cool selalu dari Doha, State of Qatar.

>> 

>> 

>> 

>> Alkhori M

>> 

>> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

>> 

>> Doha, State of Qatar

>> 

>> 

>> 

>> _______________________________________________

>> Is-lam mailing list

>> [email protected]

>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

>> 

>> 

> _______________________________________________

> Is-lam mailing list

> [email protected]

> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

> 

> _______________________________________________

> Is-lam mailing list

> [email protected]

> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

> 

_______________________________________________

Is-lam mailing list

[email protected]

http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke