TERORIS, Mengapa Harus TERORIS

Setelah HEBOH dengan Pansus Century, minggu ini TV Indonesia, di-HEBOH-kan
pula dengan tertembak matinya Teroris. Kalau kasus Pansus Century, itu
dilakukan secara TERANG BENDERANG, yang GELAP adalah KASUSnya yaitu tidak
JELAS mau dibawa kemana. Tapi beda dengan kasus TERORIS, kalau yang akhir
ini, PENGUNGKAPANYA adalah GELAP dan PENUH RAHASIA, tapi begitu ada jatuh
KORBAN, langsung kasusnya menjadi TERANG, yaitu korban yang mati dengan
mudah saja dikatakan atau dituduh TERORIS.

Mengapa Harus TERORIS?

Apabila ada kasus salah tembak, dengan di-CAP sebagai TERORIS, maka rakyat
Indonesia, akan NRIMO oh beliau TERORIS, sudah sepantasnyalah ditembak MATI.
Sama seperti zaman ORBA, jika seseorang ingin di-CIDUK atau dihilangkan
mudah saja, di-CAP saja beliau PKI, maka berakhirlah sudah.

LEBIH PROFESIONAL LAGI,

Sebenarnya lebih ELOK lagi, siapapun mereka, tangkaplah HIDUP-HIDUP,
kemudian dipengadilan dibuktikan, apakah benar yang tertangkap itu TERORIS,
kalau itu yang terjadi barulah kita bisa ACUNGKAN jempol pada POLRI berarti
mereka telah bekerja secara PROFESIONAL.

MENGAPA HARUS TERORIS, sudah nasib atau taqdir kalianlah terpaksa dituduh
sebagai TERORIS, agar kematian kalian tidak menjadi BUMERANG kepada yang
telah menmbak mati kalian.

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke