Bagaimana Damai dan Indahnya Islam, Itu ter-REFLEKSI dari Ghibah Saja
Terlarang Alias Tidak Boleh

Kalau ada yang mengatakan bahwa saya adalah ISLAM KTP, itu memang benar
karena secara KTP saya adalah Islam, terlepas dari KONOTASI dari stempel
Islam KTP.

Kalau ada yang mengatakan bahwa saya adalah Islam turunan, itu juga
mengadung kebenaran, karena sudah sejak lahir dan sejak semula jadi saya
sudah Islam, karena begitu lahir kalimat pertama didengarkan pada telinga
saya adalah panggilan menunaikan shalat sebagaimana lazimnya seorang yang
telah menjadi Islam.

 

Sejak lahir hingga dengan menulis email, saya belum pernah ter-usik apalagi
sampai terganggu karena saya seorang muslim sebagai seorang muslim tentu
saja agama yang saya anut adalah Islam. Mengapa bisa dikatakan karena sejak
lahir hingga dengan menulis email ini yang saya hadapi dan yang saya rasakan
adalah ke-DAMAI-an dan ke-INDAH-nya sebagai seorang muslim itu tiada lain
adalah karena dalam Islam dilarang GHIBAH apalagi FITNAH.

A brief apa itu GHIBAH:

Dalam Islam dilarang, membicarakan orang lain dibelakangnya walau yang
dibicarakan itu adalah FAKTA tapi kalau didengar orang tersebut beliau itu
akan menjadi tidak senang apa yang sedang dibicarkan. Inilah yang dinamakan
GHIBAH.

GHIBAH: 

Seorang sahabat bertanya kepada Rasul SA:  "ya Rasul, apakah GHIBAH itu?"
Jawab Rasul SAW:  "kalian membicarakan seseorang yang orang tsb tidak senang
kalian membicarakannya"
Sahabat: "bagaimana kalau kenyataannya memang benar demikian?"
Rasul SAW:  "itulah GHIBAH.  Jika membicarakan sesuatu yang tidak
menyenangkan dan bukan berdasar kenyataan, itu namanya FITNAH" 

Bagaimana tidak DAMAI dan INDAH-nya Islam, walaupun FAKTA tidak boleh
di-ungkapkan kalau itu bisa merusak HUMANITARIAN. Salam damai selalu dari
Qatar.

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke