Sepertinya Ulil mengirim "duta besarnya" ke milis Is-lam ini...:)
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]
--- Pada Sab, 20/3/10, AFR <[email protected]> menulis:
Dari: AFR <[email protected]>
Judul: Re: [Is-lam] Salah METHODE Dalam Pemahaman Ajaran AGAMA, Menganggap DIRI
SENDIRI PALING BENAR, AkhirnyaJadi TERORIS
Kepada: [email protected], [email protected]
Tanggal: Sabtu, 20 Maret, 2010, 6:14 AM
kalo meguru sama sampeyan ya pasti salah mas ...
Fahru
From: Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sat, March 20, 2010 11:38:25 AM
Subject: [Is-lam] Salah METHODE Dalam Pemahaman Ajaran AGAMA, Menganggap DIRI
SENDIRI PALING BENAR, AkhirnyaJadi TERORIS
Salah METHODE Dalam
Pemahaman Ajaran AGAMA, Menganggap DIRI SENDIRI PALING BENAR,
Akhirnya Jadi Teroris
Seorang rektor sebuah Perguruan Tinggi
Islam, pada sebuah acara Silaturahmi pada acara PESANTREN KILAT pernah
mengangkat sebuah issue, beliau
mengatakan betapa pentingnya methode pengajaran yang BENAR sehingga tidak
menimbulkan EKSES EKSTREMIS pada anak-anak DIDIK dalam proses BELAJAR –
MENGAJAR terutama dalam kaitanya dengan PESANTREN KILAT. Sang Rektor tersebut
specialisasinya adalah Tharbiyah
alias Phd. dalam bidang Pendidikan sehingga beliau adalah ahli dalam bidang
pendidikan. Sehingga methode yang digunakan adalah sangat menentukan arah dari
sebuah pembentukan SIKAP dari anak
didik tersebut. Apabila terjadi salah methode adalah bisa bersikap FATAL yang
akhirnya dari tahap awal bisa menganggap
DIRI SENDIRI PALING BENAR akan
bermuara pada SIKAP YANG EKSTREMIST
dan akhirnya MELETUP MELAHIRKAN TERORIS,
Masya Allah demikian penting methode dari sebuah proses belajar mengajar.
Sehingga
seorang Andi Arief yang Prof. Dr. berlatang belakang pendidikan juga
mengatakan, bedanya mengajar dan mendidik adalah mendidik akan terbentuk sebuah
SIKAP atau mendidik akan terjadi
perubahan SIKAP dari seorang anak
didik.
Kembali pada rektor Perguruan Tinggi Islam
tersebut: Beliau mengatakan, jangan sampai terjadi setelah Pesantren Kilat
“Jangan Sampai Terjadi Pada Anak Didik, Kalau
Tidak Sama Dengan Apa Yang Dipelajari Akan Dianggap Musuh Semua”.
Sewaktu saya mempelajari FIQIH MUQARRAN disitu
terlihat jelas bahwa, walau ayat al-Qur’an yang dipakai sebagai rujukan
adalah AYAT YANG SAMA, TAPI HASIL FIQIHNYA
BERBEDA, contoh yang kontemporar adalah STATUS WUDHUK JIKA BERSENTUH LAKI &
WANITA terdapat dua
pendapat yaitu BATHAL dan TIDAK BATHAL.
Kesimpulanya adalah HARGAI PERBEDAAN, jika ada yang selalu GRUSA-GRUSU itu
mungkin penyebabnya adalah SALAH METHODE sewaktu belajar AGAMA, sehingga
muncullah GENERASI YANG MENGANGGAP DIRI SENDIRI PALING BENAR, AKHIRNYA
MELETUP MENJADI TERORIS.
Salam cool selalu dari Qatar, Iqra’, Iqra’ dan
Iqralah lagi Al-Qur’an Dan As-Sunnah sesuai tuntunan Rasulullah.
Alkhori M
Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
Doha,
State of Qatar
-----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam