tipikal polri, suka perhatian ke yg kecil-kecil utk kemudian lupa ke yg besar-besar. Kalo mbunuh maling kecil kan gak harus pake polisi, warga sekampung juga bisa.
Yah sebatas itulah kemampuannya, susah memang. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of AFR Sent: Tuesday, March 30, 2010 10:54 PM To: [email protected] Subject: [Is-lam] Tembak Mati Pencuri Uang Rp 20 Ribu, Polisi Pastikan Korban Terlibat Aksi Kriminal ngenes tenan ... maling 20rb ditembak mati, maling 25M klenceran FR --- Selasa, 30/03/2010 21:35 WIB Tembak Mati Pencuri Uang Rp 20 Ribu, Polisi Pastikan Korban Terlibat Aksi Kriminal Triono Wahyu Sudibyo - detikNews Semarang - Polisi membantah menembak mati Sokib (sebelumnya ditulis Matsokip) hanya karena yang bersangkutan mencuri uang Rp 20 ribu. Mereka memastikan buruh bangunan itu terlibat dalam beberapa aksi kriminal. Kapolwiltabes Semarang Kombes Edward Syah Pernong mengaku tidak ingin ada pihak-pihak yang mengombang-ambingkan informasi seolah-seolah penembakan itu dilatari pencurian uang Rp 20 ribu. "Kita tidak mungkin main tembak," katanya saat menggelar jumpa pers di RM Sari Ratu Semarang, Jl Gajah Mada, Selasa (30/3/2010). Edward yang didampingi Kapolresta Semarang Timur AKBP Kukuh Kalis menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, korban terlibat dalam beberapa tindak pidana berupa pembobolan rumah, pencurian, dan curanmor. Dua aksi terakhir dilakukan bulan ini, Maret 2010. Aksi itu dilakukan bersama 3 orang yang kini masih buron. "Jadi, korban sebenarnya sudah lama diincar. Saat dikeler di Demak Sabtu (27/3) dinihari, korban melarikan diri dengan mencebur ke sungai. Petugas sempat memberi tembakan peringatan tapi tak digubris. Karena itu, korban ditembak mati," jelasnya. Edward mengakui pihak keluarga kurang puas atas kejadian itu. Tapi, menurut dia, petugas sudah melakukan tugas sesuai prosedur. Sebelumnya, pengacara dan keluarga mendatangi Mapolda Jateng karena tidak terima penembakan itu. Mereka yakin insiden itu hanya dilatari pencurian uang Rp 20 ribu. Sokib dimakamkan di kampung halamannya, Kalisari, Sayung, Demak, Sabtu (27/3). Lelaki berusia 35 tahun itu meninggalkan seorang istri dan 3 anak.
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
