Mati dulu, keterangan bisa dibuat belakangan. Lalu berdoa semoga masyarakat 
diam. Kalau tidak diam, nah baru ada yang digusur-gusur buat jadi kambing hitam.

Salam hangat

B. Samparan

--- On Wed, 3/31/10, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Subject: Re: [Is-lam] Tembak Mati Pencuri Uang Rp 20 Ribu, Polisi Pastikan 
Korban Terlibat Aksi Kriminal
To: [email protected]
Date: Wednesday, March 31, 2010, 6:07 PM

tipikal polri, suka perhatian ke yg kecil-kecil utk kemudian lupa ke yg 
besar-besar. Kalo mbunuh maling kecil kan gak harus pake polisi, warga 
sekampung juga bisa.Yah sebatas itulah kemampuannya, susah memang…  From: 
[email protected] 
[mailto:[email protected]] On Behalf Of AFR
Sent: Tuesday, March 30, 2010 10:54 PM
To: [email protected]
Subject: [Is-lam] Tembak Mati Pencuri Uang Rp 20 Ribu, Polisi Pastikan Korban 
Terlibat Aksi Kriminal  ngenes tenan ...
maling 20rb ditembak mati, maling 25M klenceran


FR
---
Selasa, 30/03/2010 21:35 WIB
Tembak Mati Pencuri Uang Rp 20 Ribu, Polisi Pastikan Korban Terlibat Aksi 
Kriminal
Triono Wahyu Sudibyo - detikNews


Semarang - Polisi membantah menembak mati Sokib (sebelumnya ditulis Matsokip) 
hanya karena yang bersangkutan mencuri uang Rp 20 ribu. Mereka memastikan buruh 
bangunan itu terlibat dalam beberapa aksi kriminal.

Kapolwiltabes Semarang Kombes Edward Syah Pernong mengaku tidak ingin ada 
pihak-pihak yang mengombang-ambingkan informasi seolah-seolah penembakan itu 
dilatari pencurian uang Rp 20 ribu. 

"Kita tidak mungkin main tembak," katanya saat menggelar jumpa pers di RM Sari 
Ratu Semarang, Jl Gajah Mada, Selasa (30/3/2010).

Edward yang didampingi Kapolresta Semarang Timur AKBP Kukuh Kalis menjelaskan, 
berdasarkan hasil penyelidikan, korban terlibat dalam beberapa tindak pidana 
berupa pembobolan rumah, pencurian, dan curanmor. Dua aksi terakhir dilakukan 
bulan ini, Maret 2010. Aksi itu dilakukan bersama 3 orang yang kini masih buron.

"Jadi, korban sebenarnya sudah lama diincar. Saat dikeler di Demak Sabtu (27/3) 
dinihari, korban melarikan diri dengan mencebur ke sungai. Petugas sempat 
memberi tembakan peringatan tapi tak digubris. Karena itu, korban ditembak 
mati," jelasnya.

Edward mengakui pihak keluarga kurang puas atas kejadian itu. Tapi, menurut 
dia, petugas sudah melakukan tugas sesuai prosedur.

Sebelumnya, pengacara dan keluarga mendatangi Mapolda Jateng karena tidak 
terima penembakan itu. Mereka yakin insiden itu hanya dilatari pencurian uang 
Rp 20 ribu. Sokib dimakamkan di kampung halamannya, Kalisari, Sayung, Demak, 
Sabtu (27/3). Lelaki berusia 35 tahun itu meninggalkan seorang istri dan 3 
anak.  
-----Inline Attachment Follows-----

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke