Assalamu'alaikum wr wb,

Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam

Agama Samawi ada 3, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Saya akan coba 
membandingkan ketiga agama ini dengan memakai referensi dari Al Qur’an, 
Alkitab, dan juga beberapa ensiklopedi yang ada.

 

Ketiga agama ini mempunyai beberapa kesamaan seperti percaya Adam adalah 
manusia pertama dan nenek moyang seluruh manusia, Ibrahim adalah seorang Nabi, 
dan kitab suci Taurat sebagai wahyu Allah. Meski demikian ada juga perbedaan 
yang beberapa di antaranya sangat mendasar.

 

Yahudi adalah agama tribal/kesukuan yang hanya bisa dianut oleh bangsa Yahudi. 
Agama ini tidak bisa disebarkan ke luar dari suku Yahudi. Oleh karena itu 
jumlahnya tidak berkembang. Hanya sekitar 14 juta pemeluknya di seluruh dunia. 
Sementara agama Kristen dan Islam karena disebarkan ke seluruh manusia dipeluk 
oleh milyaran pengikutnya.

 

Ketuhanan

Yahudi dan Islam menganggap Tuhan itu Satu. Tuhan Yahudi disebut Yahweh yang 
merupakan bentuk ketiga tunggal ”Dia adalah” (He who is). Ada pun Tuhan dalam 
Islam disebut Allah yang merupakan bentuk tunggal dan tertentu dari Ilah 
(Sembahan/Tuhan). Dalam Al Qur’an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan 
Tuhan:

 

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. [Al Ikhlas:1-4]

 

Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan dalam 10 Perintah Tuhan 
yang ada di Exodus 20:

 

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:

“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari 
tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3]

 

Tapi meski dalam Yahudi dan juga Islam Tuhan itu adalah Satu termasuk zatNya, 
namun dalam agama Kristen ada doktrin Trinitas yang menyatakan bahwa Tuhan 
terdiri dari 3 oknum (person) yaitu Bapak, Anak, dan Roh Kudus yang 
diformulasikan pada abad ke 4 M oleh Saint Augustine. Dalam konsep Trinitas 
disebut Satu itu Tiga dan Tiga itu Satu. Trinitas/Triniti/Tritunggal terdiri 
dari 2 kata: Tri artinya Tiga dan Unity artinya Satu.

 

Berbeda dengan Al Qur’an surat Al Ikhlas yang menyatakan Tuhan tidak beranak 
atau diperanakkan (berbapak) di Alkitab disebut:

 

Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, 
tahu, bahwa aku tidak berdusta” [2 Corinthian 11:31]

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan 
dan Allah sumber segala penghiburan [2 Corinthian 1:3]

 

Di ayat di atas jelas disebut Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus. Sebaliknya 
dalam Islam diajarkan Monoteisme yang mutlak/Tauhid bahwa Allah itu satu dan 
tidak punya anak atau pun sekutu:

 

“Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak 
mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan 
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” [Al 
Israa:111]

Maha Suci Allah dari mempunyai anak dan sekutu.

“Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang 
lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan 
membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan 
mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan 
itu,” [Al Mu’minuun]

Masalah Isa/Yesus

Kaum Yahudi tidak mengakui Yesus baik sebagai Tuhan atau pun sebagai Rasul. 
Bahkan mereka berusaha membunuh Yesus karena dianggap menyesatkan banyak orang.

 

Sebaliknya kaum Kristen menganggap Yesus adalah Tuhan:

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus 
menyertai kamu sekalian [2 Corinthian 13:14]

 

Islam menganggap Yesus bukan Tuhan, tapi hanya manusia biasa yang diangkat 
menjadi Nabi:

 

”Dan ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan 
kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa 
menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan 
hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada 
pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. 
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” [Al Maa’idah:116]

 

Menurut Islam Isa adalah Nabi yang menyeru manusia kepada Tauhid, yaitu 
menyembah hanya Satu Tuhan:

 

”Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau 
perintahkan kepadaku yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah 
aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka 
setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau 
adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.” [Al Maa’idah:117]

 

Masalah Orang Tua Isa/Yesus

 

Sebagaimana ayat-ayat Alkitab di atas, agama Kristen menganggap bahwa Yesus 
adalah anak Tuhan / Anak Allah.

 

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.[Markus 1:1]

 

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan 
Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya [Lukas 1:32]

 

Meski demikian, pada Injil Matius 1:16-18 disebut bahwa Bapak Yesus adalah 
Yusuf meski Yesus lahir dari Perawan Maria sebelum menikah dengan Yusuf:

 

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut 
Kristus.

Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat 
belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan 
dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, 
bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka 
hidup sebagai suami isteri. [Matius 1:16-18]

 

Silsilah Yesus akhirnya mengikuti silsilah Yusuf. Bukan Maria.

 

Di ayat lain dijelaskan Yesus anak Daud, anak Abraham:

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. [Matius 1:1]

 

Yesus Anak Manusia:

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” [Matius 12:8]

 

Menurut Islam, Yesus adalah anak Maria / Maryam. Bukan anak Tuhan atau Yusuf:

 

 “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah 
berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, 
kedua-duanya biasa memakan makanan seperti manusia lainnya. Perhatikan 
bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami, kemudian 
perhatikanlah bagaimana mereka berpaling. [Al Maa’idah:75]

 

Kekuasaan Allah

 

Di Alkitab, Genesis 32:25-28 disebutkan Yakub berkelahi melawan Allah sejak 
malam hingga fajar menyingsing. Karena Allah tak dapat mengalahkan Yakub, maka 
Allah memukul sendi pangkal paha Yakub dan berkata bahwa Yakub telah melawan 
Allah dan Manusia dan Yakub menang. Adakah ini artinya Allah kalah melawan 
Yakub?:

 

Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia 
sampai fajar menyingsing.

Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi 
pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia 
bergulat dengan orang itu.

Lalu kata orang itu: “Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” 
Sahut Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak 
memberkati aku.”

Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”

Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, 
sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” 
[Genesis 32:24-28]

 

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Tuhan Yesus ditangkap, diludahi, dan 
dipukul oleh manusia:

 

27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, 
lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.

28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya.

29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu 
memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di 
hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!”

30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan 
mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar 
untuk disalibkan.[Matius 27:27-31]

 

Dalam Islam disebut bahwa jangankan seorang Yakub. Seluruh manusia pun Allah 
yang Maha Kuasa dapat memusnahkan dengan mudah!

 

“Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk 
yang baru (untuk menggantikan kamu). Yang demikian itu sekali-kali tidak sulit 
bagi Allah.” [Faathir:16-17]

 

“Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki niscaya Dia 
memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu 
(musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang 
lain. “ [Al An’aam:133]

 

Kemandirian Tuhan

 

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Yesus mengeluh dengan suara nyaring: 
“Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?:

 

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama 
sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 
[Matius 27:46]

 

Dalam Al Qur’an dijelaskan Allah bukanlah orang yang hina yang perlu penolong:

 

Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak 
mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan 
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. “ [Al 
Israa’:111]

 

Sifat Maha Tahu Tuhan

 

Dalam Alkitab, Injil Markus 11:12-13 diceritakan Tuhan Yesus yang merasa lapar 
ternyata tidak tahu kalau pohon Ara tidak berbuah karena memang bukan musimnya:

 

11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan 
Betania, Yesus merasa lapar. 13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah 
berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada 
pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain 
daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. [Markus 11:12-13]

Dalam Islam, disebut bahwa Allah itu Maha Tahu. Bahkan tak ada sehelai daun pun 
yang jatuh ke bumi tanpa diketahuiNya:

 

“Dan pada sisi Allah-lah kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya 
kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan 
tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak 
jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau 
yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al 
An’aam:59]

 

Tidurkah Tuhan?

 

Dalam Injil Matius 8:24 diceritakan Yesus tidur:

 

Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu 
ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur. [Matius 8:24]

 

Menurut Islam, Tuhan Maha Kuasa. Tidak pernah mengantuk dan juga tidak pernah 
tidur:

 

“Allah, tidak ada Tuhan selain Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus 
makhluk-Nya; tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit 
dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? 
Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan 
mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang 
dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa 
berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” [Al 
Baqarah:255]

 

Larangan Membuat Patung

 

Dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah melarang manusia membuat patung 
apa pun:

 

20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di 
atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 
5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, 
Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada 
anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang 
membenci Aku [Exodus 20:4-5]

 

Namun saat ini ummat Kristen membuat banyak patung Yesus dan Bunda Maria yang 
ditaruh di berbagai tempat terutama di Gereja.

 

Dalam Islam dilarang membuat patung apalagi menaruhnya di tempat ibadah.

 

Aisyah r.a. berkata, “Ketika Nabi sakit, ada sebagian di antara istri beliau 
menyebut-nyebut perihal gereja yang pernah mereka lihat di negeri Habasyah yang 
diberi nama gereja Mariyah. Ummu Salamah dan Ummu Habibah pernah datang ke 
negeri Habasyah. Kemudian mereka menceritakan keindahannya dan beberapa patung 
yang ada di gereja itu. Setelah mendengar uraian itu, beliau mengangkat 
kepalanya, lalu bersabda, “Sesungguhnya mereka itu, jika ada orang yang saleh 
di antara mereka meninggal dunia, mereka mendirikan tempat ibadah di atas 
kuburnya. Lalu, mereka membuat berbagai patung di dalam tempat ibadah itu. 
Mereka adalah seburuk-buruk makhluk di sisi Allah pada hari kiamat.” [HR 
Bukhari]

 

Kitab Suci

Kitab Suci Yahudi meski juga dikutip sebagai Perjanjian Lama oleh kaum Kristen 
tetap ada beberapa perbedaan mendasar. Selain itu bahasa Kitab Suci Yahudi 
sebagian besar bahasa Ibrani dengan sedikit Aramaic. Sementara Perjanjian Lama 
Kristen dalam bahasa Yunani kuno. Ada tambahan 7 buku yang aslinya dalam bahasa 
Yunani di Perjanjian Lama Kristen.

Ada pun Injil yang resmi ada 4 versi yang berbeda. Masing-masing ditulis oleh 
Markus, Mathius, Lukas, dan Yohanes. Penulisan dilakukan sekitar tahun 70 
hingga 100 Masehi sekitar 40 tahun setelah Yesus wafat (diperkirakan tahun 29 
M).

 

Sebagai contoh Lukas menulis Injil yang ditujukan kepada seseorang yang disebut 
Teofilus:

 

1:1 Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita 
tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, 2 seperti yang 
disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan 
pelayan Firman. 3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu 
dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya 
dengan teratur bagimu, 4 supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu 
yang diajarkan kepadamu sungguh benar. [Lukas 1:1-4]

 

Lukas kadang hanya mengira-ngira seperti Yesus umurnya kira-kira 30 tahun 
ketika memulai pekerjaanNya serta memakai kata “Anggapan Orang”:

 

Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan 
menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli, [Lukas 3:23]

Jika bahasa Yesus adalah bahasa Aramaic, bahasa Perjanjian Baru aslinya adalah 
bahasa Yunani.

 

Sebaliknya Al Qur’an hanya ada satu versi yang dihafal oleh banyak orang dan 
masih murni dalam bahasa Arab sesuai bahasa Nabi Muhammad. Kalau bukan dalam 
bahasa Arab itu tak lebih dari terjemahan saja. Bukan Al Qur’an:

 

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya Al Quran pada malam kemuliaan” [Al 
Qadr:1]

 

“Kitab[ Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang 
bertaqwa” [Al Baqarah:2]

 

Al Qur’an diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Oleh Nabi Muhammad disampaikan 
ke pengikutnya. Para pengikutnya ada yang menghafal, ada pula yang menulis di 
berbagai media (daun, tulang, kulit kambing/onta, dsb). Oleh pengikutnya Abu 
Bakar kemudian Al Qur’an dijadikan satu. Kemudian oleh sahabat Nabi Usman 
dijadikan satu buku berikut diberi tanda tulisan (panjang pendek, dsb) sehingga 
pengucapannya sesuai dengan aturan Bahasa Arab yang standar.

 

Kewajiban Sunat Bagi Pria

 

Dalam ajaran Yahudi dan Islam, sunat bagi pria diwajibkan. Ini sejalan dengan 
Alkitab:

 

GEN 17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku 
dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus 
disunat; 11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda 
perjanjian antara Aku dan kamu. 12 Anak yang berumur delapan hari haruslah 
disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir 
di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi 
tidak termasuk keturunanmu.13 Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau 
beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu 
menjadi perjanjian yang kekal.

14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit 
khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang 
sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” [Genesis 17:10-14]

 

Orang yang tidak bersunat sama dengan najis (Isaiah) karena air kencingnya 
tetap tersimpan di sela-sela kulit kemaluan:

 

IS 52:1 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu seperti pakaian, hai 
Sion! Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab 
tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu.

 

Namun orang-orang Kristen tidak melakukan itu karena menurut Paulus dalam 
Perjanjian Baru hukum itu dihapuskan (Meski di Genesis 17:10 dinyatakan itu 
perjanjian yang kekal):

 

ROM 2:25 Sunat memang ada gunanya, jika engkau mentaati hukum Taurat; tetapi 
jika engkau melanggar hukum Taurat, maka sunatmu tidak ada lagi gunanya. 26 
Jadi jika orang yang tak bersunat memperhatikan tuntutan-tuntutan hukum Taurat, 
tidakkah ia dianggap sama dengan orang yang telah disunat?

27 Jika demikian, maka orang yang tak bersunat, tetapi yang melakukan hukum 
Taurat, akan menghakimi kamu yang mempunyai hukum tertulis dan sunat, tetapi 
yang melanggar hukum Taurat. 28 Sebab yang disebut Yahudi bukanlah orang yang 
lahiriah Yahudi, dan yang disebut sunat, bukanlah sunat yang dilangsungkan 
secara lahiriah.

29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan 
sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka 
pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.

3:1 Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat? 
[Roman 2:25-29 – 3:1]

 

Larangan Memakan Daging Babi

Dalam ajaran Yahudi dan Islam diharamkan memakan daging babi. Ini sesuai dengan 
Alkitab Levi dan Deuteronomy 14:8:

 

LEV 11:7 Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya 
bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. 8 Daging 
binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan bangkainya janganlah kamu 
sentuh; haram semuanya itu bagimu. [Levi 11:7-8]

 

Dalam Al Qur’an juga dilarang:

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan 
binatang yang ketika disembelih disebut nama selain Allah” [Al Baqarah:173]

 

Tapi saat ini babi adalah makanan yang umum di kalangan Kristen.

 

Dosa Asal / Warisan

Dalam Kristen dikenal doktrin Dosa Asal / Dosa Warisan (Original Sin). Karena 
Adam telah berdosa memakan buah terlarang, maka semua manusia keturunannya 
turut berdosa. Untuk itulah Yesus turun guna menebus dosa manusia.

 

Dalam Exodus 20:5 dijelaskan Allah membalas kesalahan Bapa hingga kepada 
keturunannya:

 

“Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, 
Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada 
anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang 
membenci Aku” [Exodus 20:5]

 

Dalam Islam, setiap orang hanya memikul dosa masing-masing:

 

“Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada 
dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain…” 
[Al An’aam:164]

 

 

Fitnah atas Nabi Luth (Lot)

 

Dalam Alkitab, Genesis 19:30-38 diceritakan bahwa Nabi Luth (Lot) berzinah 
dengan kedua anak kandungnya (Incest) sehingga punya anak dari mereka:

 

GEN 19:30 Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua 
anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka 
diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.

31 Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki 
di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi.32 
Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan dia, supaya 
kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

33 Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang 
lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika 
anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

34 Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah 
tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah 
engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.”

35 Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, 
lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu 
tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun.

36 Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka. 37 Yang lebih tua 
melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab 
yang sekarang. 38 Yang lebih mudapun melahirkan seorang anak laki-laki, dan 
menamainya Ben-Ami; dialah bapa bani Amon yang sekarang.” [Genesis 19:30-38]

 

Dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa Luth adalah benar-benar seorang Rasul yang 
bersih dari perbuatan dosa seperti meminum anggur atau pun berzinah dengan 
putrinya sendiri:

 

Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul.” [Ash Shaaffaat:133]

 

Di Al Qur’an dijelaskan Allah melebihkan derajad Nabi Luth di atas ummat 
manusia. Jadi kalau manusia biasa mayoritas tidak berzinah dengan anak 
kandungnya, apalagi seorang Nabi seperti Nabi Luth:

“dan Ismail, Alyasa’, Yunus dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan derajatnya di 
atas umat (di masanya)” [Al An’aam:86]

 

Fitnah atas Daud

 

Dalam Alkitab 2 Samuel 11:2-17 diceritakan bahwa Daud (yang di Matius 1:1 
disebut Bapak Moyang Yesus) berzinah dengan istri Uria, Batsyeba. Setelah itu 
Daud memerintahkan Yoab agar menempatkan Uria di baris depan pertempuran 
kemudian mundur meninggalkan Uria agar terbunuh oleh musuh:

 

2SAM 11:2 Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat 
pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari 
atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok 
rupanya.

3 Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: 
“Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.”

4 Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang 
kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan 
diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya.” [2 
Samuel 11:2-4]

 

Di Alkitab 2 Samuel 13:11-14 juga diceritakan bahwa anak Daud, Amnon memperkosa 
adik kandungnya sendiri Tamar:

 

2SAM 13:11 Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, 
dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: “Marilah tidur dengan aku, 
adikku.”

12 Tetapi gadis itu berkata kepadanya: “Tidak kakakku, jangan perkosa aku, 
sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti 
itu.

13 Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap 
sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, 
sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu.”

14 Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat 
dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia.” [2 Samuel 13:11-14]

 

Dalam Al Qur’an fitnah atas Nabi Daud itu dibantah:

 

“Telah dila’nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan Isa 
putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu 
melampaui batas.” [Al Maa’idah:78]

 

Pelarangan Zina

 

Dalam menceritakan kisah perzinahan atau pelarangan zina, Alkitab 
menjelaskannya secara rinci:

 

EZEK 23:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:

2 “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu.

3 Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana 
susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang.

4 Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya 
dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama 
mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.

5 Dan Ohola berzinah, sedang ia Aku punya. Ia sangat berahi kepada 
kekasih-kekasihnya, kepada orang Asyur, pahlawan-pahlawan perang, 6 berpakaian 
kain ungu tua, bupati-bupati dan penguasa-penguasa, semuanya pemuda yang 
ganteng, pasukan kuda.

7 Ia melakukan persundalannya dengan mereka, semuanya orang Asyur pilihan; ia 
menajiskan dirinya dengan semua orang, kepada siapa ia berahi dan dengan 
berhala-berhalanya.

8 Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, 
sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang-megang 
dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.

9 Oleh sebab itu Aku menyerahkan dia ke dalam tangan kekasih-kekasihnya, dalam 
tangan orang Asyur, kepada siapa ia berahi.

10 Mereka menyingkapkan auratnya, anak-anaknya lelaki dan perempuan ditangkap 
dan ia sendiri dibunuh dengan pedang. Dengan demikian namanya dipercakapkan di 
antara kaum perempuan sebab hukuman telah dijatuhkan atasnya.

11 Walaupun hal itu dilihat oleh adiknya, Oholiba, ia lebih berahi lagi dan 
persundalannya melebihi lagi dari kakaknya. 12 Ia berahi kepada orang Asyur, 
kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasan kepada pahlawan-pahlawan perang 
yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang 
ganteng.

13 Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama.

14 Bahkan, ia menambah persundalannya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir 
pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam, 15 
pinggangnya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang 
berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari 
Kasdim, tanah kelahiran mereka.

16 Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan mengirim 
suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim.

17 Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan 
menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, 
ia meronta dari mereka.

18 Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan 
memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari 
padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya.

19 Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa 
mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir. 20 Ia berahi kepada kawan-kawannya 
bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.

21 Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang 
dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu. [Ezekiel 23:1-21]

 

Dalam Kidung Agung (Song) gairah seks digambarkan sebagai berikut:

SONG 7:2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. 
Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang. 4 Lehermu 
bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang 
Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota 
Damsyik.

5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja 
tertawan dalam kepang-kepangnya. 6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai 
tercinta di antara segala yang disenangi.

7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya. 8 Kataku: “Aku 
ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya Kiranya buah 
dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.” [Kidung 
Agung 7:2-8]

 

Dalam Islam larangan zina dinyatakan secara singkat dengan tidak menimbulkan 
birahi bagi pembacanya sehingga mereka tidak berkeinginan untuk bersetubuh 
dengan istrinya, berzina dengan pacarnya, atau melakukan onani:

 

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu 
perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]

 

Bahkan izin bersetubuh di malam bulan puasa pun disampaikan dengan cara yang 
tidak vulgar:

 

“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan 
isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian 
bagi mereka.” [Al Baqarah:187]

 

Hukum Qishash

 

Dalam Perjanjian Lama, Exodus 21:11-22:19 dijelaskan tentang Hukum Qishash 
yaitu hukuman mati untuk pembunuh, mata ganti mata, gigi ganti gigi:

 

“Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah ia dihukum mati.” 
[Exodus 21:12]

EX 21:24 mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti 
kaki, 25 lecur ganti lecur, luka ganti luka, bengkak ganti bengkak.” [Exodus 
21:24-25]

 

Namun pada Perjanjian Baru hukum itu dihapuskan dan orang Kristen tidak 
mengikuti aturan itu lagi.

 

Dalam Al Qur’an hukum Qishash kembali ditegakkan:

 

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan 
orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan 
hamba, dan wanita dengan wanita…” [Al Baqarah:178]

 

Hukum Qishash diberlakukan agar orang berpikir panjang sebelum membunuh orang 
lain. Seandainya dia membunuh orang, maka dia dihukum mati sehingga tidak bisa 
membunuh lagi. Dengan cara itu dunia jadi lebih aman bagi orang-orang yang 
tidak berdosa (bukan pembunuh):

 

“Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai 
orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa.” [Al Baqarah:179]

 

Ular atau Iblis yang Menipu Adam dan Hawa?

Dalam Alkitab Genesis 3:1-19 diceritakan bahwa Ular adalah binatang paling 
cerdik yang bisa bicara sehingga bisa menipu manusia: Adam dan Hawa:

 

GEN 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang 
dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah 
Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini 
boleh kami makan, 3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, 
Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”

4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan 
mati, 5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan 
terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang 
jahat.”

6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap 
kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu 
ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya 
yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.” [Genesis 3:1-6]

 

GEN 3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang 
telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, 
maka kumakan.”

14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat 
demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala 
binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan 
kaumakan seumur hidupmu.” [Genesis 3:13-14]

 

Dalam Al Qur’an dijelaskan bahwa yang menggoda Adam dan Hawa adalah Setan/Iblis:

 

Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu] dan dikeluarkan dari 
keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh 
bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup 
sampai waktu yang ditentukan.”[Al Baqarah:36]

 

Jika dalam ajaran Kristen Adam dan Hawa tetap berdosa dan dosanya diturunkan 
kepada manusia sebagai Dosa Asal / Dosa Warisan (Original Sin), dalam Islam 
disebut setelah Adam dan Hawa minta ampun dan bertobat, Allah segera mengampuni 
mereka dan tidak ada dosa warisan yang diturunkan kepada anak cucu mereka:

 

“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima 
taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” [Al 
Baqarah:37]

 

Ummat Yahudi menganggap mereka adalah bangsa pilihan. Ummat Kristen beranggapan 
tidak ada keselamatan bagi orang yang tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan 
sehingga mereka mengirimkan banyak misionaris/penginjil untuk “menggarami” / 
mengkristenkan penduduk dunia. Islam sendiri menyatakan hanya Islam agama yang 
diridhai Allah:

 

“Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam.” [Ali ‘Imran:19]

“Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima 
agama itu, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” [Ali ‘Imran:85]

 

Itulah beberapa perbedaan antara agama Yahudi, Kristen, dan Islam. Meski masih 
banyak lagi perbedaannya, namun ummat Islam dianjurkan untuk berhubungan sosial 
dengan baik selama mereka tidak menyerang/memusuhi ummat Islam. Meski dalam 
agama tak ada paksaan dalam beragama, namun ummat Islam tidak boleh 
mencampur-adukkan masalah aqidah/agama. Untukmu agamamu dan untukku agamaku. 
Demikian ajaran agama kita.

 

Rujukan:

Al Qur’an

Alkitab

MS Encarta

Wikipedia

“The Choice”, Ahmed Deedat
http://media-islam.or.id/2008/03/17/perbandingan-agama-yahudi-kristen-dan-islam/
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke