Assalamu'alaikum wr wb,
Dalam beragama, kita tidak boleh ikut-ikutan tanpa tahu apa yang kita 
ikuti/kerjakan. Dalam Islam, ilmu itu harus kita ketahui terlebih dulu sebelum 
mengamalkan sesuatu. Sebab jika beramal tanpa ilmu, bisa jadi malah keliru.

Dalam aqidah juga begitu. Jika ilmu aqidah/keimanan kita pelajari, niscaya iman 
kita akan lebih mantap. Silahkan lihat komentar orang2 awam yang pernah 
terombang-ambing imannya jadi lebih mantap begitu mendapat ilmu:
http://syiarislam.wordpress.com/2008/03/17/perbandingan-agama-yahudi-kristen-dan-islam
santi berkata,
Alhamdulillah….. Ini memantapkan hati saya yg msh terombang
ambing akan hal ini. Ya Alloh mantapkan hati ini dalam keislaman
Terima kasih atas referensi diatas,sangat bermanfaat bagi saya
dan saudara2 yg lainnya.

tisa berkata,
Alhamdulilah saya mengikuti keyakinan mami saya menjadi seorang muslim tapi 
saya sedih karena sampai sekarang saya msh blm bs mengaji dan pengetahuan saya 
tentang islam msh sgt minim krn dari kecil papi saya keras bila tahu saya 
belajar agama islam karena dia bkn seorang islam
Artikel ini cukup membantu n menambah keyakinan saya untuk lebih mendalami islam

Bahkan pak Abu Bakar seorang mualaf yang sekarang jadi Da'ie merasa ilmu 
tentang aqidah bisa bermanfaat bagi beliau yang sebelumnya berhasil 
mengIslamkan puluhan ummat Kristian:

abu bakar bin abdullah berkata,
saya memeluk Islam pada 24/09/1995 dengan kalimah Asyhadu Allah Ilaha Illallah 
wa Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah dengan sebab membandingkan agama asal 
yang saya anuti iaitu kristian protestan, dan sekarang saya bekerja di Majlis 
Agama Islam Selangor, Malaysia. Saya telah mengislamkan puluhan umat kristian 
kerana saya memang bertugas di bahagian pengislaman…dengan artikel ini saya 
amat bersyukur kerana menambah poin2 yang akan saya bahaskan dalam dialog 
dengan umat kristian dalam berdakwah…ada sebarang pertanyaan hubungi saya di 
[email protected] atau 0192996470. nama asal saya adalah Robinson 
Dalapan

Silahkan baca dan sebarkan di milis-milis Islam atau blog anda tulisan di 
bawah. Minimal kita bisa menjaga diri dan keluarga kita dari api neraka dan 
terus mensyiarkan Dakwah Islam:

Perbandingan Agama Yahudi, Kristen, dan Islam

Agama Samawi ada 3, yaitu Yahudi, Kristen, dan Islam. Saya akan coba 
membandingkan ketiga agama ini dengan memakai referensi dari Al Qur’an, 
Alkitab, dan juga beberapa ensiklopedi yang ada.

 

Ketiga agama ini mempunyai beberapa kesamaan seperti percaya Adam adalah 
manusia pertama dan nenek moyang seluruh manusia, Ibrahim adalah seorang Nabi, 
dan kitab suci Taurat sebagai wahyu Allah. Meski demikian ada juga perbedaan 
yang beberapa di antaranya sangat mendasar.

 

Yahudi adalah agama tribal/kesukuan yang hanya bisa dianut oleh bangsa Yahudi. 
Agama ini tidak bisa disebarkan ke luar dari suku Yahudi. Oleh karena itu 
jumlahnya tidak berkembang. Hanya sekitar 14 juta pemeluknya di seluruh dunia. 
Sementara agama Kristen dan Islam karena disebarkan ke seluruh manusia dipeluk 
oleh milyaran pengikutnya.

 

Ketuhanan

Yahudi dan Islam menganggap Tuhan itu Satu. Tuhan Yahudi disebut Yahweh yang 
merupakan bentuk ketiga tunggal ”Dia adalah” (He who is). Ada pun Tuhan dalam 
Islam disebut Allah yang merupakan bentuk tunggal dan tertentu dari Ilah 
(Sembahan/Tuhan). Dalam Al Qur’an surat Al Ikhlas dijelaskan tentang keEsaan 
Tuhan:

 

Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,

dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia”. [Al Ikhlas:1-4]

 

Sebetulnya dalam Alkitab keEsaan Tuhan juga dijelaskan dalam 10 Perintah Tuhan 
yang ada di Exodus 20:

 

Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:

“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari 
tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. [Exodus 20:1-3]

 

Tapi meski dalam Yahudi dan juga Islam Tuhan itu adalah Satu termasuk zatNya, 
namun dalam agama Kristen ada doktrin Trinitas yang menyatakan bahwa Tuhan 
terdiri dari 3 oknum (person) yaitu Bapak, Anak, dan Roh Kudus yang 
diformulasikan pada abad ke 4 M oleh Saint Augustine. Dalam konsep Trinitas 
disebut Satu itu Tiga dan Tiga itu Satu. Trinitas/Triniti/Tritunggal terdiri 
dari 2 kata: Tri artinya Tiga dan Unity artinya Satu.

 

Berbeda dengan Al Qur’an surat Al Ikhlas yang menyatakan Tuhan tidak beranak 
atau diperanakkan (berbapak) di Alkitab disebut:

 

Allah, yaitu Bapa dari Yesus, Tuhan kita, yang terpuji sampai selama-lamanya, 
tahu, bahwa aku tidak berdusta” [2 Corinthian 11:31]

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan 
dan Allah sumber segala penghiburan [2 Corinthian 1:3]

 

Di ayat di atas jelas disebut Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus. Sebaliknya 
dalam Islam diajarkan Monoteisme yang mutlak/Tauhid bahwa Allah itu satu dan 
tidak punya anak atau pun sekutu:

 

“Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak 
mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan 
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” [Al 
Israa:111]

Maha Suci Allah dari mempunyai anak dan sekutu.

“Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang 
lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan 
membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan 
mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan 
itu,” [Al Mu’minuun]

Masalah Isa/Yesus

Kaum Yahudi tidak mengakui Yesus baik sebagai Tuhan atau pun sebagai Rasul. 
Bahkan mereka berusaha membunuh Yesus karena dianggap menyesatkan banyak orang.

 

Sebaliknya kaum Kristen menganggap Yesus adalah Tuhan:

Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus 
menyertai kamu sekalian [2 Corinthian 13:14]

 

Islam menganggap Yesus bukan Tuhan, tapi hanya manusia biasa yang diangkat 
menjadi Nabi:

 

”Dan ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan 
kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?.” Isa 
menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan 
hakku. Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada 
pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. 
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib.” [Al Maa’idah:116]

 

Menurut Islam Isa adalah Nabi yang menyeru manusia kepada Tauhid, yaitu 
menyembah hanya Satu Tuhan:

 

”Aku (Isa) tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau 
perintahkan kepadaku yaitu: “Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu”, dan adalah 
aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka 
setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau 
adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.” [Al Maa’idah:117]

 

Masalah Orang Tua Isa/Yesus

 

Sebagaimana ayat-ayat Alkitab di atas, agama Kristen menganggap bahwa Yesus 
adalah anak Tuhan / Anak Allah.

 

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.[Markus 1:1]

 

Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan 
Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya [Lukas 1:32]

 

Meski demikian, pada Injil Matius 1:16-18 disebut bahwa Bapak Yesus adalah 
Yusuf meski Yesus lahir dari Perawan Maria sebelum menikah dengan Yusuf:

 

Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut 
Kristus.

Jadi seluruhnya ada: empat belas keturunan dari Abraham sampai Daud, empat 
belas keturunan dari Daud sampai pembuangan ke Babel, dan empat belas keturunan 
dari pembuangan ke Babel sampai Kristus.

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, 
bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka 
hidup sebagai suami isteri. [Matius 1:16-18]

 

Silsilah Yesus akhirnya mengikuti silsilah Yusuf. Bukan Maria.

 

Di ayat lain dijelaskan Yesus anak Daud, anak Abraham:

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. [Matius 1:1]

 

Yesus Anak Manusia:

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.” [Matius 12:8]

 

Menurut Islam, Yesus adalah anak Maria / Maryam. Bukan anak Tuhan atau Yusuf:

 

 “Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah 
berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, 
kedua-duanya biasa memakan makanan seperti manusia lainnya. Perhatikan 
bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami, kemudian 
perhatikanlah bagaimana mereka berpaling. [Al Maa’idah:75]

 

Kekuasaan Allah

 

Di Alkitab, Genesis 32:25-28 disebutkan Yakub berkelahi melawan Allah sejak 
malam hingga fajar menyingsing. Karena Allah tak dapat mengalahkan Yakub, maka 
Allah memukul sendi pangkal paha Yakub dan berkata bahwa Yakub telah melawan 
Allah dan Manusia dan Yakub menang. Adakah ini artinya Allah kalah melawan 
Yakub?:

 

Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia 
sampai fajar menyingsing.

Ketika orang itu melihat, bahwa ia tidak dapat mengalahkannya, ia memukul sendi 
pangkal paha Yakub, sehingga sendi pangkal paha itu terpelecok, ketika ia 
bergulat dengan orang itu.

Lalu kata orang itu: “Biarkanlah aku pergi, karena fajar telah menyingsing.” 
Sahut Yakub: “Aku tidak akan membiarkan engkau pergi, jika engkau tidak 
memberkati aku.”

Bertanyalah orang itu kepadanya: “Siapakah namamu?” Sahutnya: “Yakub.”

Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, 
sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang.” 
[Genesis 32:24-28]

 

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Tuhan Yesus ditangkap, diludahi, dan 
dipukul oleh manusia:

 

27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, 
lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.

28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya.

29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu 
memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di 
hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai Raja orang Yahudi!”

30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan 
mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar 
untuk disalibkan.[Matius 27:27-31]

 

Dalam Islam disebut bahwa jangankan seorang Yakub. Seluruh manusia pun Allah 
yang Maha Kuasa dapat memusnahkan dengan mudah!

 

“Jika Dia menghendaki, niscaya Dia memusnahkan kamu dan mendatangkan makhluk 
yang baru (untuk menggantikan kamu). Yang demikian itu sekali-kali tidak sulit 
bagi Allah.” [Faathir:16-17]

 

“Dan Tuhanmu Maha Kaya lagi mempunyai rahmat. Jika Dia menghendaki niscaya Dia 
memusnahkan kamu dan menggantimu dengan siapa yang dikehendaki-Nya setelah kamu 
(musnah), sebagaimana Dia telah menjadikan kamu dari keturunan orang-orang 
lain. “ [Al An’aam:133]

 

Kemandirian Tuhan

 

Dalam Injil Matius diceritakan bagaimana Yesus mengeluh dengan suara nyaring: 
“Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?:

 

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama 
sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? 
[Matius 27:46]

 

Dalam Al Qur’an dijelaskan Allah bukanlah orang yang hina yang perlu penolong:

 

Dan katakanlah: “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak 
mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan 
penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. “ [Al 
Israa’:111]

 

Sifat Maha Tahu Tuhan

 

Dalam Alkitab, Injil Markus 11:12-13 diceritakan Tuhan Yesus yang merasa lapar 
ternyata tidak tahu kalau pohon Ara tidak berbuah karena memang bukan musimnya:

 

11:12 Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas murid-Nya meninggalkan 
Betania, Yesus merasa lapar. 13 Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah 
berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada 
pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain 
daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. [Markus 11:12-13]

Dalam Islam, disebut bahwa Allah itu Maha Tahu. Bahkan tak ada sehelai daun pun 
yang jatuh ke bumi tanpa diketahuiNya:

 

“Dan pada sisi Allah-lah kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya 
kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan 
tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak 
jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau 
yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” [Al 
An’aam:59]

Silahkan baca selengkapnya di:
http://media-islam.or.id/2008/03/17/perbandingan-agama-yahudi-kristen-dan-islam/

===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
http://media-islam.or.id
Milis Ekonomi Nasional: [email protected]
Haji ONH Plus 2010 Mulai dari US$ 6.500:
http://media-islam.or.id/2010/05/09/paket-haji-onh-plus-2010-mulai-dari-us-6-000/


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke