kabarnya di beberapa kabupaten di NTT juga sedang dipenuhi rasa
kedamaian, penuh kasih sayang, mereka sedang khusyu menghadapi
kelaparan akibat gagal panen.

Salam kasih dan damai, god bless u...

haleluyah
amitabha
om santi santi santi...
lam lekom

2010/4/9 Alkhori M <[email protected]>:
> Jama'ah Tabligh Masjid Doha, 8 Orang Dari Indonesia & Sambal Terasi,
>
>
>
> Memang tidak sering saya berkunjung ke Masjid Tabligh Doha ini. Tapi kalau
> ada waktu yang senggang maka saya sempatkan untuk ke Masjid Tabligh Doha
> ini. Kalau hari kamis yaitu malam Jum’at msya Allah dan Allah Karimm sungguh
> membludak jama’ah di Masjid Tabligh ini. Mungkin lebih kurang ada 50 ribu
> jama’ah. Setelah shalat maghrib berjama’ah maka dilanjutkan dengan ceramah
> agama. Ceramah agama tersebut disetiap sudut ada kelompok jama’ah sesuai
> dengan bahasa yang dimengerti. Maka saya bergabung dengan jama’ah Malaysia
> dan jama’ah Indonesia. Ceramah yang diceramahkan dalam bahasa Arab oleh
> seorang ustadz diterjemahkan kedalam bahasa Melayu. Ustadz yang
> menterjemahkan ini bagi rekan-rekan yang ber-domisili di Qatar, oarngnya
> mirip dengan staff KBRI Doha, yaitu seketaris-I yaitu pak Gulfan Afero.
> Kelihatannya beliau adalah berasal dari Malaysia, karena dialek bahasa
> beliau adalah Malaysia.
>
>
>
> Setelah ceramah, biasanya kami para jama’ah makan malam bersama. Pada sat
> itulah kita saling kenal. Jama’ah tabligh Indonesia yang berada di Qatar ada
> 8 orang (5 dari Jakarta dan 3 dari Pekan Baru). Mereka sudah 45 hari berada
> di Qatar, dimana perjalanan yang mereka rencanakan adalah selama 4 bulan.
> Bulan May baru mereka akan kembali ke Indonesia. 3 orang jama’ah tabligh
> asal Indonesia semangat mereka sungguh luar biasa, mereka berasal dari
> Kelapa Gading Jakarta pensiunan Marinir, seorang sudah berumur 70 thn
> seorang lagi sudah berumur 63 tahun, tapi masih terlihat sangat sehat.
>
>
>
> Sewaktu akan makan, memang untuk jama’ah ini rezeki selalu mengalir, pada
> malam itu saya lihat ada 4 talam makanan tradisional Arab. Talam tradisional
> tersebut berisikan biasanya 1 ekor kambing atau ½ ekor kambing dan yang
> paling kecil adalah ¼ ekor kambing, dimana kambing ini tidak
> dipotong-potong. Pada malam itu saya lihat ada 4 talam yang satu talamnya
> yang terdiri dari ¼ yang termurah adalah sekitar QR. 350/- (sekitar satu
> juta pertalam) begitulah keadaan malam itu. Walaupun bapak pensiunan marinir
> tersebut sudah berumur 73 tahun, tapi beliau itu santai saja duduk disamping
> saya sambil makan daging kambing tersebut.
>
>
>
> Setelah siap makan, beliau bertanya mengapa cepat sekali selesai makanya,
> saya katakan saya harus membatasi untuk memakan daging apalagi kalau makan
> daging kambing. Beliau hanya tersenyum, maka kami lanjutkan bicara soal
> agama, beliau katakan kami jama’ah tabligh hidup ini sederhana saja, yaitu
> melaksanakan sunnatullah sesuai al-Qur’an dan al-Hadits. Lagi kami asyik
> ber-celoteh, seorang jamma’ah tabligh asal Pekan Baru, entah dari mana
> beliau dapat informasi, beliau mengatakan, wah terima kasih pak, sungguh
> sedap saya makan tadi, enak sekali sambal TERASINYA saya jadi teringat bahwa
> mamak saya sering buat sambal terasi. Jama’ah pekan baru ini masih muda
> sekali, tapi sudah haji sekali dan dua kali umrah. Sebelum meninggalkan
> saya, beliau masih mengatakan, enak sekali pak, terima kasih. Saya katakan
> alhamdulillah.
>
>
>
> Begitulah jama’ah tabligh, mereka punya kegiatan yang damai dan sejuk serta
> penuh kekhusyu’an, malamnya mereka akan shalat Tahajjud dan I’tiqaf di
> Masjid Tabligh Doha, State of Qatar.
>
>
>
> Alkhori M
>
> Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
>
> Doha, State of Qatar
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke