Jama'ah Tabligh Masjid Doha, 8 Orang Dari Indonesia, Lanjutan2

 

Mengintip kehidupan jama’ah Tabligh ini sungguh terasa Damai, Indah &
Khusyu’ sekali. Tidak ada perbincangan politik yang dilakukan, yang ada
hanyalah Muslimun, Muslimun Dan Muslimun yaitu orang-orang yang berserah
diri hanya kepada Allah semata. Pada kamis itu tanggal April 8, 2010, waktu
shalat Magrib adalah 17:55 WQ (WQ Waktu Qatar, berbeda sekitar 4 Jam dengan
WIB). Jarak antara Al-Dhakira (rumah penulis) dengan Shina’iyah Munthaqah
(masjid Tabligh) mungkin sekitar 120 Km. Ketika waktu sudah menunjukan jam
16:00 WQ saya berangkat menuju masjid Tabligh. Sekitar 90 menit waktu
perjalanan tibalah ke tempat yang dituju. Walau waktu shalat maghrib masih
ada sekitar 30 menit lagi, ternyata tempat parkir disekitar masjid Tabligh
tersebut sudah penuh. Terpaksalah mobil saya parkirkan double parkir semoga
saja tidak ada Shurtah alias polisi lintas yang memberikan tilang, di Qatar
kalau salah parkir cukup mahal juga dendanya yaitu QR. 600/- (yaitu 1,5 juta
rupiah).

 

Tidak lama berselang dikumandangilah adzan Maghrib, Subhanallah, Masya
Allah, sungguh membludaknya jama’ah Tabligh yang terus berdatangan, masjid
Tabligh yang Besar Dan Megah tersebut menjadi penuh dan padat dengan para
jama’ah Tabligh, semuanya mereka setelah ber-WUDHUK terus mengisi SHAF-SHAF
yang kosong, mereka jama’ah Tabligh dengan Damai, Khusyu’nya SUJUD untuk
menyerahkan diri hanyalah untuk Allah semata. Mereka rata-rata berpakaian
putih bersih melambangkan Hati Yang Suci Dan Bersih untuk bersujud dan
menyerahkan diri hanyalah untuk Allah SWT. Shalat maghrib yang berjama’ah
sebanyak 3 raka’at dipimpin atau di-IMAM-i dengan suara yang jelas dan fasih
mengumandangkan asma Allah yang Agung sbb:

 

[1] Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

[2] Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam,

[3] Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,

[4] Yang menguasai hari pembalasan.

[5] Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami
mohon pertolongan

[6] Tunjukilah kami jalan yang lurus,

[7] (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada
mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka
yang sesat.

 

Setelah selesai shalat Maghrib 3 raka’at secara berjama’ah, kemudian diikuti
dengan ceramah Agama, bagaimana menjadi seorang Muslim yang “Amal Ma’ruf dan
Nahi Munkar” para jama’ah dengan khusyu’nya mendengarkan Thausyiah tersebut
sambil terus berdzikir pada Allah dan pada jam 20:45 WQ dilanjutkan dengan
shalat Isya 4 raka’at berjama’ah. Barulah malamnya dilanjutkan dengan shalat
Tahajjud. Begitulah jama’ah tabligh, mereka punya kegiatan yang damai dan
sejuk serta penuh kekhusyu’an, malamnya mereka akan shalat Tahajjud dan
I’tiqaf di Masjid Tabligh Doha, State of Qatar. Salam cool selalu dari
Qatar. Insya Allah bersambung.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

==================================================================

Jama'ah Tabligh Masjid Doha, 8 Orang Dari Indonesia

 

Memang tidak sering saya berkunjung ke Masjid Tabligh Doha ini. Tapi kalau
ada waktu yang senggang maka saya sempatkan untuk ke Masjid Tabligh Doha
ini. Kalau hari kamis yaitu malam Jum’at msya Allah dan Allah Karimm sungguh
membludak jama’ah di Masjid Tabligh ini. Mungkin lebih kurang ada 50 ribu
jama’ah. Setelah shalat maghrib berjama’ah maka dilanjutkan dengan ceramah
agama. Ceramah agama tersebut disetiap sudut ada kelompok jama’ah sesuai
dengan bahasa yang dimengerti. Maka saya bergabung dengan jama’ah Malaysia
dan jama’ah Indonesia. Ceramah yang diceramahkan dalam bahasa Arab oleh
seorang ustadz diterjemahkan kedalam bahasa Melayu. Ustadz yang
menterjemahkan ini bagi rekan-rekan yang ber-domisili di Qatar, oarngnya
mirip dengan staff KBRI Doha, yaitu seketaris-I yaitu pak Gulfan Afero.
Kelihatannya beliau adalah berasal dari Malaysia, karena dialek bahasa
beliau adalah Malaysia.

 

Setelah ceramah, biasanya kami para jama’ah makan malam bersama. Pada sat
itulah kita saling kenal. Jama’ah tabligh Indonesia yang berada di Qatar ada
8 orang (5 dari Jakarta dan 3 dari Pekan Baru). Mereka sudah 45 hari berada
di Qatar, dimana perjalanan yang mereka rencanakan adalah selama 4 bulan.
Bulan May baru mereka akan kembali ke Indonesia. 3 orang jama’ah tabligh
asal Indonesia semangat mereka sungguh luar biasa, mereka berasal dari
Kelapa Gading Jakarta pensiunan Marinir, seorang sudah berumur 70 thn
seorang lagi sudah berumur 63 tahun, tapi masih terlihat sangat sehat. 

 

Sewaktu akan makan, memang untuk jama’ah ini rezeki selalu mengalir, pada
malam itu saya lihat ada 4 talam makanan tradisional Arab. Talam tradisional
tersebut berisikan biasanya 1 ekor kambing atau ½ ekor kambing dan yang
paling kecil adalah ¼ ekor kambing, dimana kambing ini tidak
dipotong-potong. Pada malam itu saya lihat ada 4 talam yang satu talamnya
yang terdiri dari ¼ yang termurah adalah sekitar QR. 350/- (sekitar satu
juta pertalam) begitulah keadaan malam itu. Walaupun bapak pensiunan marinir
tersebut sudah berumur 73 tahun, tapi beliau itu santai saja duduk disamping
saya sambil makan daging kambing tersebut.

 

Setelah siap makan, beliau bertanya mengapa cepat sekali selesai makanya,
saya katakan saya harus membatasi untuk memakan daging apalagi kalau makan
daging kambing. Beliau hanya tersenyum, maka kami lanjutkan bicara soal
agama, beliau katakan kami jama’ah tabligh hidup ini sederhana saja, yaitu
melaksanakan sunnatullah sesuai al-Qur’an dan al-Hadits. Lagi kami asyik
ber-celoteh, seorang jamma’ah tabligh asal Pekan Baru, entah dari mana
beliau dapat informasi, beliau mengatakan, wah terima kasih pak, sungguh
sedap saya makan tadi, enak sekali sambal TERASINYA saya jadi teringat bahwa
mamak saya sering buat sambal terasi. Jama’ah pekan baru ini masih muda
sekali, tapi sudah haji sekali dan dua kali umrah. Sebelum meninggalkan
saya, beliau masih mengatakan, enak sekali pak, terima kasih. Saya katakan
alhamdulillah.

 

Begitulah jama’ah tabligh, mereka punya kegiatan yang damai dan sejuk serta
penuh kekhusyu’an, malamnya mereka akan shalat Tahajjud dan I’tiqaf di
Masjid Tabligh Doha, State of Qatar.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke