waktoe doeloe boekannja soedah ada kedjadian, tapi warga di daerah terseboet
pada tidak maoe ? kalaoe tidak salah waktoe Tommy Soeharto maoe daerah ini.
dengan adanja cap djempol dan potong djari tangan...?

please infonja.

Trims,
-ts-

2010/4/15 Dewa Gede Permana <[email protected]>

> Saya kira pemerintah telah gagal menangkap aspirasi masyarakat setempat dan
> kemudian menggunakan cara-cara konvensional berlandaskan hukum untuk
> memperoleh sebuah kemenangan penguasaan. Mereka lupa bhw ada mekanisme
> "hukum adat" yg dipercayai berlaku di situs2 tertentu oleh warga lokal.
> Apapun kejadiannya, sepertinya pemerintah telah gagal iqra (waa.. sorry
> buat Mas Alkhori, saya pinjam dulu magic-word nyah...) dan sesama wong cilik
> juga yg pada akhirnya adu jotos.
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:
> [email protected]] On Behalf Of A Nizami
> Sent: Wednesday, April 14, 2010 3:13 PM
> To: Is-lam
> Subject: [Is-lam] Bentrokan Tanjung Priok: 2 Anggota DPRD Dipukuli Satpol
> PP
>
> Dua anggota DPRD DKI Jakarta mengalami luka serius setelah dipukuli Satpol
> PP meski sudah menunjukkan identitas. Sementara banyak rakyat lainnya luka
> bahkan ada yang meninggal karena bentrok dengan Satpol PP. Satpol PP itu
> petugas keamanan atau preman yang menakutkan?
>
> Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim berkata: "Tindakan Satpol PP pada warga
> sekitar areal pemakaman Mbah Priok sungguh brutal. Satpol PP bertindak
> layaknya segerombolan preman, bukan aparat penegak hukum."
>
> Bentrokan terjadi karena Pemprov DKI hendak menggusur bangunan liar yang
> berada di sekitar kompleks pemakaman Habib Hasan bin Muhammad Al Hadad atau
> Mbah Priok yang diklaim milik PT Pelindo II.
>
> Tapi aneh juga jika Komplek Pemakaman Habib Hassan bin Muhammad Al Hadad
> yang merupakan pendiri Tanjung Priok yang berusia ratusan tahun tiba-tiba
> diklaim jadi milik PT Pelindo II. Kapan belinya?
>
> Eksekusi Makam Mbah Priok
> Dua Anggota DPRD DKI Kena Pukul Satpol PP Mereka adalah Ketua Komisi A DPRD
> DKI, Ida Mahmuda dan anggota Komisi B, S Andika.
> Rabu, 14 April 2010, 13:08 WIB
> Eko Priliawito
>
> VIVAnews - Dua anggota DPRD DKI Jakarta mengalami luka serius setelah
> terkena aksi salah sasaran anggota Satpol PP saat terjadi bentrokan dalam
> eksekusi pendopo yang berada di makam Habib Hasan bin Mumammad Al Hadad atau
> Mbah Priok.
>
> Mereka adalah Ketua Komisi A DPRD DKI, Ida Mahmuda dan anggota Komisi B, S
> Andika dari Partai Gerindra. Pemukulan terhadap keduanya berlangsung saat
> terjadi perundingan antara Wakil Walikota Jakarta Utara, Atma Sanjaya dan
> pengelola makam bersama dengan DPRD DKI Jakarta.
>
> "Dialog belum selesai langsung ada serangan dari Satpol PP. Kami kemudian
> dipukuli meski telah menunjukan indentitas," ujar Ida Mahmuda, kepada
> wartawan, Rabu 14 April 2010.
>
> AKibat pemukulan ini, Ida Mahmuda dan Andika mengalami luka di telapak
> tangan dan memar pada wajahnya. Mereka akan melakukan visum dan melaporkan
> kejadian ini kepada polisi.
>
> "Bukan cermin pelindung masyarakat, tapi aksi preman," ujarnya lagi.
>
> Akibat kejadian ini Kepala satpol PP DKI Haryanto Badjuri langsung meminta
> maaf kepada yang bersangkutan. "Saya minta maaf karena situasinya sangat
> kacau," ujar Badjuri.
>
> Akibat bentorkan ini, satu remaja meninggal dunia dan satu orang lainya
> kritis. Sementara hingga kini ada 31 petugas Satpol PP yang menjalani
> perwatan. Lima diantara harus menjalani operasi karena luka serius.
>
> Laporan: Arnes Ritonga| Jakarta Utara
>
>
> http://metro.vivanews.com/news/read/143927-dua_anggota_dprd_dki_kena_pukul_satpol_pp
>
> Bentrok di Makam Mbah Priok, 1 Orang Tewas Belum diketahui secara pasti
> indentitas korban tewas akibat bentrokan itu.
> Rabu, 14 April 2010, 12:50 WIB
> Eko Priliawito
> (Antara/Yusran Uccang)
>
> VIVAnews - Satu orang remaja laki-laki meninggal dunia dalam tawuran antara
> petugas Satpol PP saat terjadi bentrokan dalam eksekusi pendopo yang berada
> di makam Habib Hasan bin Mumammad Al Hadad atau Mbah Priok.
>
> Belum diketahui secara pasti indentitas korban tewas. Berdasarkan pantauan
> VIVAnews, Rabu 14 April 2010, remaja yang meninggal dunia itu diseret dari
> dalam areal makam dan diletakan dalam keadaan tewas di depan pendopo.
>
> Sementara satu lelaki dewasa, yang mengenakan baju putih juga mengalami
> luka serius akibat terkena pukulan. Kedua korban sudah dilarikan ke Rumah
> Sakit Daerah Koja, Jakarta Utara.
>
> Akibat bentrokan ini, sedikitnya 31 Satpol PP mengalami luka dan lima
> diantaranya mengalami luka serius dan harus menjalani operasi • VIVAnews
>
>
> http://metro.vivanews.com/news/read/143918-bentrok_di_priok__1_tewas_dan_31_luka_luka
>
> Rabu, 14/04/2010 13:58 WIB
> Bentrok Makam Mbah Priok
> Komnas HAM: Tindakan Satpol PP Brutal, Seperti Segerombolan Preman Niken
> Widya Yunita - detikNews Jakarta - Tindakan Satpol PP pada warga sekitar
> areal pemakaman Mbah Priok sungguh brutal. Satpol PP bertindak layaknya
> segerombolan preman, bukan aparat penegak hukum.
>
> "Jelas ini suatu tindakan yang sangat brutal. Satpol PP kan aparat hukum
> yang menegakkan Perda. Kita melihat tindakan Satpol PP bukan seperti aparat
> hukum yang sedang bertindak tetapi seperti segerombolan preman," ujar Ketua
> Komnas HAM Ifdhal Kasim kepada detikcom, Rabu (14/4/2010).
>
> Ifdhal menyaksikan insiden Priok berdarah itu lewat siaran televisi. Dia
> juga menyatakan, pihaknya sudah mengirimkan tim ke lokasi kericuhan. Tim
> dipimpin Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh.
>
> "Kita akan melihat berapa korbannya, bagaimana proses penggusuran apakah
> mematuhi hukum, bagaimana dalam menangani anak-anak dan orangtua. Satpol PP
> juga tidak bisa serta merta menggunakan cara di luar hukum misalnya
> pemukulan dan menyerang anak dan orangtua," jelasnya.
>
> Tim Komnas HAM, lanjut Ifdhal, nantinya juga akan menyelidiki tindakan
> brutal Satpol PP itu.
>
> "Sebenarnya beberapa orang yang menjadi bagian warga yang digusur sudah
> melapor kepada kita, kami juga sudah merespons. Kita meminta Walikota
> Jakarta Utara untuk sementara menghentikan penggusuran itu. Selesaikanlah
> sengketa perdatanya dulu, tapi sudah dilakukan penggusuran hari ini," sesal
> Ifdhal.
>
> (nik/nrl)
>
>
> http://www.detiknews.com/read/2010/04/14/135847/1338112/10/komnas-ham-tindakan-satpol-pp-brutal-seperti-segerombolan-preman
>
> Bentrokan di Makam Mbah Priok
> Bentrok Warga vs Polisi Pecah, Mobil Satpol Digulingkan Muhammad
> Taufiqqurahman - detikNews
>
> Jakarta - Bentrok kembali pecah di kawasan Terminal Peti Kemas Koja, yang
> berdekatan dengan areal makam Mbah Priok. Polisi yang berjaga di pengamanan
> luar diserang oleh warga. 2 Mobil Satpol PP yang sedang parkir digulingkan
> oleh warga.
>
> Warga yang berjumlah ratusan menyerang polisi sekitar pukul 13.15 WIB, Rabu
> (14/4/2010). Saat itu polisi sedang berjaga di lapis luar yaitu di kawasan
> di Terminal Peti Kemas Koja. Jarak terminal dengan areal makam Mbah Priok
> sekitar 500 meter.
>
> Polisi yang diserang hanya bisa bertahan dan menutup diri dengan tameng.
> Mobil water cannon polisi juga tak henti menyemburkan air bertekanan tinggi
> ke arah massa.
>
> Warga yang berjumlah ratusan juga menggulingkan 2 mobil Satpol PP yang
> sedang diparkir. Akibatnya kaca depan mobil pecah. Sebanyak 3 warga yang
> kembali diamankan polisi.
>
> Menurut Pemprov DKI Jakarta, pihaknya tidak bermaksud menggusur makam Mbah
> Priok karena merupakan situs bersejarah. Pihaknya hanya akan menggusur
> bangunan liar yang berada di sekitar kompleks karena merupakan lahan PT
> Pelindo II.
>
>
> http://www.detiknews.com/read/2010/04/14/134103/1338080/10/bentrok-warga-vs-polisi-pecah-mobil-satpol-digulingkan
>
> Eksekusi Makam Mbah Priok
> Bukan Makam Yang Dibongkar, Tapi Pendopo Mbah Priok punya cerita sendiri
> mengenai mengapa sampai dia begitu dihormati warga.
> Rabu, 14 April 2010, 10:46 WIB
> Siswanto
>
> VIVAnews – Pemerintah Provinsi DKI tidak akan membongkar makam Mbah Priok,
> melainkan hanya gapura dan pendopo yang ada di areal makam.
>
> “Sedangkan makam Mbah Priok tidak akan dibongkar dan justru akan dibuat
> monumen agar lebih bagus lagi dan tetap dapat dikunjungi warga,” kata Kepala
> Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Pemprov DKI Jakarta Cucu Ahmad Kurnia,
> Rabu 14 April 2010.
>
> Cucu menambahkan pemerintah juga tidak pernah melarang warga untuk
> mengunjungi makam itu.
>
> Kendati demikian, pengikut Habib Ali Zaenal Abidin bin Abdulrahman Al Idrus
> dan Habib Abdullah Sting, sebagai ahli waris atau pengelola makam, tetap
> menolaknya. Mereka menilai pembongkaran itu tidak sah.
>
> Ketika tadi pagi petugas Satpol PP akan mengeksekusi, pengikut habib
> menghalau petugas dengan serangan bom molotov, batu, senjata tajam, dan
> kayu.
>
> Akibatnya, sekitar dua puluh anggota petugas Satpol PP menderita luka
> serius, bahkan dua orang putus tangannya, dan harus dilarikan ke RSUD Koja.
> Korban juga jatuh di pihak pendukung eksistensi makam.
>
> Bentrok mulai tenang setelah pemerintah dan pengelola makam sepakat
> berunding. Hingga siang ini, perundingan masih berlangsung.
>
> Tadi pagi, Wakil Walikota Jakarta Utara Atma Senjaya mengatakan penertiban
> gapura dan pendopo di makam Mbah Priok ini sudah sesuai dengan instruksi
> gubernur DKI nomor 132/2009 tentang penertiban bangunan.
>
> Sebab, kata dia, bangunan itu berdiri di atas lahan milik PT Pelindo II,
> sesuai dengan hak pengelolaan lahan (HPL) Nomor 01/Koja dengan luas
> 1.452.270 meter persegi.
>
> Sementara itu, Mbah Priok punya cerita sendiri mengenai mengapa sampai
> begitu dihormati warga. Dia merupakan salah satu tokoh penyiar agama Islam
> yang berasal dari Pulau Sumatera. Saat akan sampai ke wilayah Batavia,
> perahunya terkena badai.
>
> Namun, dia selamat karena menemukan periuk dan akhirnya berhasil menepi di
> Batavia. Sejak itu dia tinggal di Batavia dan menyiarkan agama Islam. Tak
> lama kemudian, kawasan itu pun akhirnya dinamai Tanjung Priok.
> • VIVAnews
>
>
> http://metro.vivanews.com/news/read/143859-bukan_makam_yang_dibongkar__tapi_pendopo
>
> Massa pendukung Mbah Priok berjaga sambil membawa berbagai jenis senjata
> seperti tombak dan bambu runcing. Makam Mbah Priok ini akan digusur karena
> berada di atas lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II.
> Rabu 14/04/2010 08:46 WIB
> Foto News
> Pembongkaran Makam Mbah Priok Rusuh
> Fotografer - Muhammad Taufiqqurahman
>
> Upaya pembongkaran makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad alias Mbah
> Priok di Koja, Jakarta Utara, mendapat perlawanan dari ratusan orang. Mereka
> membarikade pintu masuk makam Mbak Priok.
>
>
> http://foto.detik.com/readfoto/2010/04/14/084613/1337802/157/1/pembongkaran-makam-mbah-priok-rusuh
>
> Eksekusi Makam Mbah Priok
> Makam Mbah Priok & Cerita Mistis Satpol PP Makam Habib Hasan bin Muhammad
> al Haddad itu kemudian dikenal sebagai Makam Mbah Priok.
> Rabu, 14 April 2010, 11:57 WIB
> Siswanto
>
>
> VIVAnews – Makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad atau yang dikenal
> sebagai Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara, menyimpan cerita sejarah
> sehingga sangat dihormati warga. Bahkan, ketika pendopo makam akan dibongkar
> pemerintah, pengikut rela mati mempertahankannya.
>
> Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan Habib Hasan merupakan salah
> satu tokoh yang dikenal sebagai penyiar agama Islam. Dia berasal dari Pulau
> Sumatera.
>
> Habib bisa sampai di tanah Batavia (Jakarta) awalnya karena perahu yang
> ditumpanginya dihajar badai ketika hendak melintas di dekat Batavia.
>
> Tetapi, pada waktu itu habib selamat dari amukan badai. Konon, dia selamat
> karena menemukan periuk. Dengan periuk itulah habib berhasil menepi ke
> Batavia.
>
> Sejak itu, Habib Hasan tinggal di Batavia dan menyiarkan agama Islam di
> sana. Tidak lama kemudian, kawasan tempat di mana habib pernah selamat dari
> badai itu dinamai Tanjung Priok.
>
> Habib Hasan meninggal di Batavia. Untuk mengenang perjuangan habib,
> pengikutnya membangun makam sekaligus masjid untuk mengadakan majelis
> taklim. Makam di Koja ini kemudian dikenal sebagai makam Mbah Priok.
>
> Tempat itu kemudian dikenal luas. Tiap akhir pekan, sampai sekarang,
> sedikitnya 1.500 orang mengikuti pengajian di sana.
>
> Sampai akhirnya timbul kasus. Bangunan pendopo makam Mbah Priok dinyatakan
> berdiri di atas lahan milik PT Pelindo II sehingga menyalahi aturan dan
> harus ditertibkan.
>
> Sebenarnya sudah beberapa tahun lalu, upaya penertiban pendopo akan
> direalisasikan. Tetapi, ahli waris makam Mbah Priok menolak keras. Sampai
> akhirnya, Rabu 14 April 2010, pemerintah mengerahkan petugas untuk
> mengeksekusi.
>
> Pengikut Habib Ali Zaenal Abidin bin Abdulrahman Al Idrus dan Habib
> Abdullah Sting, ahli waris makam Mbah Priok, tidak tinggal diam. Mereka
> menghadang laju petugas hingga akhirnya bentrok fisik pecah dan korban
> berjatuhan.
>
> Usai bentrok  sengit dengan pengikut habib, petugas Satpol PP mendapat
> pengalaman berbau mistis.
>
> Salah seorang petugas Satpol PP yang dari awal mengamati proses bentrokan
> fisik mengatakan kendati jumlah pengikut habib tidak ada setengahnya dari
> Satpol PP, mereka tidak ada yang takut terluka parah sama sekali.
>
> “Sepertinya mereka punya ilmu ghaib. Tidak ada yang terluka berat, saat
> terkena lemparan benda keras, bahkan maju terus,” kata petugas yang tidak
> mau disebut namanya itu.
>
> Sebaliknya, justru petugas yang banyak menderita luka. Padahal, petugas
> sudah mengenakan pakaian anti huru-hara.
>
> Petugas Satpol PP yang bernama Slamet menambahkan malahan ada helm petugas
> yang sampai pecah karena terkena lemparan dari salah satu pengikut habib.
>
> Tetapi sebaliknya, ketika petugas melempar batu ke arah massa, seolah-olah
> bagi massa, batu itu tidak berarti apa-apa.
>
> Slamet sangat heran dengan pengalamannya. Dia mengaku merasakan ada
> kekuatan di luar akal sehatnya yang ikut membentengi lokasi sehingga petugas
> sangat sulit melaksanakan eksekusi.
>
> Bentrokan fisik yang memakan banyak korban luka di pihak Satpol PP itu
> akhirnya reda setelah pemerintah dan pengelola makam sepakat berunding.
>
> Mengenai kebijakan eksekusi, dalam berbagai kesempatan Wakil Walikota Atma
> Senjaya mengatakan bahwa penertiban gapura dan pendopo di makam Mbah Priok
> ini sudah sesuai dengan instruksi gubernur DKI nomor 132/2009 tentang
> penertiban bangunan.
>
> Sebab, kata dia, bangunan itu berdiri di atas lahan milik PT Pelindo II,
> sesuai dengan hak pengelolaan lahan (HPL) Nomor 01/Koja dengan luas
> 1.452.270 meter persegi.
>
> Sebaliknya, bagi ahli waris makam Mbah Priok rencana pembongkaran justru
> menyalahi aturan. Sebab, areal pemakaman dan masjid ini telah memiliki
> sertifikat resmi yang dikeluarkan pada jaman pendudukan Belanda dulu.
>
> Laporan | Arnes Ritonga
> • VIVAnews
>
>
> http://metro.vivanews.com/news/read/143894-makam_mbah_priok___cerita_mistis_satpol_pp
>
> ===
> Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis
> Ekonomi Nasional: [email protected]
> Belajar Islam via SMS:
>
> http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke