Wa'alaikum salam wr wb, Silahkan baca artikel2 di bawah. Sedekah justru punya makna lebih luas daripada infaq dan zakat. Zakat dan infaq itu termasuk dari bagian sedekah. Begitu pula hal immateri lainnya.
Dan Sadaqah sama dengan infak, termasuk juga hukum dan ketentuan – ketentuannya . Hanya saja infak berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang bersifat non materiil. Hadist riwayat Imam Muslim dari Abu Dzar, Rasulullah menyatakan bahwa tidak mampu bersedekah dengan harta maka membaca tasbih, membaca takbir, tahmid, tahlil, berhubungan suami istri, dan melakukan amar ma’ruf nahi munkar adalah sedekah. http://dsniamanah.or.id/web/content/view/100/75/ Shadaqoh dapat bermakna infak, zakat dan kebaikan non materi. Dalam hadits Rasulullah SAW memberi jawaban kepada orang-orang miskin yang cemburu terhadap orang kaya yang banyak bershadaqoh dengan hartanya, beliau bersabda : “Setiap tasbih adalah shadaqoh, setiap takbir shadaqoh, setiap tahmid shadaqoh, setiap tahlil shadaqoh, amar ma’ruf shadaqoh, nahi munkar shadaqoh dan menyalurkan syahwatnya pada istri shadaqoh”. Dan shadaqoh adalah ungkapan kejujuran ( shiddiq ) iman seseorang. sumber : Http://www.pkpu.or.id http://snba1992.wordpress.com/2007/11/08/perbedaan-infaq-dan-sedekah/ Sedekah berasal dari kata shadaqa yang berarti benar. Orang yang suka bersedekah adalah orang yang benar pengakuan imannya. Menurut terminologi syariat, pengertian sedekah sama dengan pengertian infaq, termasuk juga hukum dan ketentuan-ketentuannya. Hanya saja, jika infaq berkaitan dengan materi, sedekah memiliki arti lebih luas, menyangkut hal yang bersifat nonmateriil. Adapun shadaqah maknanya lebih luas dari zakat dan infak. Shadaqah dapat bermakna infak, zakat dan kebaikan non materi. Dalam hadist riwayat Muslim, Rasulullah saw memberi jawaban kepada orang-orang miskin yang cemburu terhadap orang kaya yang banyak bershadaqah dengan hartanya, beliau bersabda: “Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap takbir shadaqah, setiap tahmid shadaqah, setiap tahlil shadaqah, amar ma’ruf shadaqah, nahi munkar shadaqah dan menyalurkan syahwatnya pada istri juga shadaqah”. http://amany.org/tanya-jawab/40-ziswaf/66-apa-perbedaan-beda-zakat-infaq-dan-sadaqah-.html === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] Belajar Islam via SMS: http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone --- Pada Kam, 29/4/10, aditya warman <[email protected]> menulis: > Dari: aditya warman <[email protected]> > Judul: Re: [Is-lam] Keutamaan Bersedekah di Jalan Allah > Kepada: [email protected] > Tanggal: Kamis, 29 April, 2010, 7:56 AM > terimakasih, artikelnya bagus sekali. > Sedikit masukan, saya rasa Anda > menggabungkan pengertian sedekah dengan infaq. Saya tak > tahu apakah > itu bisa dibenarkan, atau tidak. > > Pada tanggal 28/04/10, A Nizami <[email protected]> > menulis: > > Assalamu'alaikum wr wb, > > > > Keutamaan Bersedekah di Jalan Allah > > > > Sesungguhnya Allah memerintahkan kita untuk bersedekah > di jalan Allah: > > > > “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, > dan janganlah kamu > > menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan > berbuat baiklah, karena > > sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat > baik.” [Al Baqarah 195] > > > > Allah menjanjikan jalan yang mudah/surga bagi orang > yang memberikan hartanya > > di jalan Allah: > > > > “Allah Ta’ala berfirman, ”Adapun orang > yang memberikan hartanya di jalan > > Allah dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang > terbaik syurga maka > > Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan > yang mudah “. [Al Lail 5-8] > > > > Sesungguhnya orang yang menafkahkan hartanya di jalan > Allah mendapat balasan > > berlipat ganda: > > > > “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) > orang-orang yang menafkahkan > > hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir > benih yang menumbuhkan > > tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah > melipat gandakan > > (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah > Maha Luas (karunia-Nya) > > lagi Maha Mengetahui.” [Al Baqarah 261] > > > > “Dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang > kecil dan tidak (pula) yang > > besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan > dituliskan bagi mereka > > (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan > kepada mereka yang lebih > > baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” [At > Taubah 121] > > > > Orang yang berjihad dengan jiwa dan hartanya lebih > tinggi derajadnya > > daripada orang yang duduk/diam saja: > > > > “Yaitu kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan > berjihad di jalan Allah > > dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik > bagimu, jika kamu > > mengetahui.” [Ash Shaff 11] > > > > “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak > ikut berperang) yang > > tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad > di jalan Allah dengan > > harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang > yang berjihad dengan > > harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu > derajat. Kepada > > masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang > baik (surga) dan Allah > > melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang > duduk dengan pahala > > yang besar” [An Nisaa' 95] > > > > Dalam surat Al Maa’uun, Allah menyebut orang yang > tidak mau sedekah untuk > > membantu fakir miskin sebagai pendusta agama meski > mereka rajin shalat. > > > > Tanpa bersedekah, kita tidak akan mendapat pahala: > > > > "Kamu sekalian tidak akan memperoleh kebaikan > (pahala), kecuali menafkahkan > > (memberikan) apa yang kalian cintai" [Ali Imran 92] > > > > ”Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan > Allah tidak menyukai > > setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu > berbuat dosa.” ” [Al > > Baqarah 276] > > > > Di antara rahasia dan keutamaan orang yang rajin > bersedekah, yaitu > > sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis, > > > > "Orang yang pemurah itu dekat dari Allah, dekat dari > manusia, dekat dari > > surga dan jauh dari neraka. Adapun orang yang kikir, > maka jauh dari Allah, > > jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat kepada > neraka (siksaan Allah). > > " (H.R. Tirmidzi clan Baihaqi) > > > > "Sesungguhnya shadaqah itu dapat memadamkan murka > Allah dan dapat menolak > > cara mati yang buruk. " (H.R. Tirmidzi, lbnu Hibban, > lbnu 'Adi, clan > > Baihaqi) > > > > Hadits di atas cukup jelas menggambarkan keutamaan > sedekah. Jika kita tidak > > sedekah, Allah bisa murka kepada kita dan kita bisa > mati dalam keadaan su’ul > > khotimah atau masuk neraka. Padahal kita ingin mati > dalam keadaan husnul > > khotimah bukan? > > > > Dari Abu Hurairah ra. : Nabi Muhammad Saw bersabda, > "setiap hari, dua > > malaikat turun ke bumi. salah seorang dari mereka > berkata, 'ya Allah, > > gantilah harta orang yang bersedekah di jalan-Mu'. > sedangkan yang satunya > > lagi berkata, 'ya Allah, binasakanlah harta orang yang > menahan hartanya > > untuk disedekahkan'." > > > > Rajinlah bersedekah sehingga di akhirat tidak termasuk > orang yang menyesal > > karena dimasukkan ke neraka akibat tidak bersedekah: > > > > “Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang telah > beriman: "Hendaklah mereka > > mendirikan shalat, menafkahkan sebahagian rezki yang > Kami berikan kepada > > mereka secara sembunyi ataupun terang-terangan sebelum > datang hari (kiamat) > > yang pada bari itu tidak ada jual beli dan > persahabatan” [Ibrahim 31] > > > > “Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah > di jalan Allah sebagian dari > > rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang > hari yang pada hari > > itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi > syafa'at. Dan orang-orang > > kafir itulah orang-orang yang zalim.” [Al Baqarah > 254] > > > > “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami > berikan kepadamu > > sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara > kamu; lalu ia > > berkata, Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan > (kematian)ku sampai > > waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat > bersedekah dan aku termasuk > > orang-orang yang shaleh?" [Al-Munafiqun 10] > > > > Hendaknya kita bersedekah dengan harta yang kita > cintai. Bukan yang memang > > tidak kita ingini: > > > > “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah di jalan > allah sebagian dari > > hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa > yang Kami keluarkan dari > > bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang > buruk-buruk lalu kamu > > menafkahkan daripadanya, padahal kamu sendiri tidak > mau mengambilnya > > melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan > ketahuilah, bahwa Allah > > Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” [Al Baqarah 267] > > > > Janganlah kikir/pelit karena takut miskin. Jarang ada > orang yang miskin > > karena rajin bersedekah: > > > > “Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan > kemiskinan dan menyuruh > > kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah > menjadikan untukmu ampunan > > daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas > (karunia-Nya) lagi Maha > > Mengatahui. ” [Al Baqarah 268] > > > > Untuk siapakah kita bersedekah? > > > > Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. > Jawablah: “Apa saja harta > > yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada > ibu-bapak, kaum kerabat, > > anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang > yang sedang dalam > > perjalanan.” Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, > maka sesungguhnya Allah > > Maha Mengetahuinya. ” [Al Baqarah 215] > > > > Seperti halnya zakat, sedekah tidak terbatas hanya > untuk fakir miskin saja, > > tapi juga terhadap orang yang berjuang di jalan Allah > seperti berdakwah atau > > para mujahidin yang berperang: > > > > “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk > orang-orang fakir, orang-orang > > miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang > dibujuk hatinya, untuk > > (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, > untuk jalan Allah dan > > untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai > suatu ketetapan yang > > diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha > Bijaksana.” [At-Taubah > > 60] > > > > Kenapa Islam dulu berjaya? Mengapa Islam dulu mampu > bukan hanya menahan kaum > > kafir, Yahudi, tentara Romawi dan Persia, tapi bahkan > menaklukkan mereka? > > > > Karena para aghniya / orang-orang kaya rajin > bersedekah untuk perjuangan > > Islam. Saat perang Tabuk di mana 30 ribu pasukan > Muslim harus berperang > > dengan 200 ribu pasukan Romawi, orang-orang kaya > berlomba menginfakkan > > hartanya untuk mendukung perjuangan. Usman > menyumbang sepertiga hartanya > > sehingga bisa membiayai 1/3 pasukan berikut onta dan > kuda. Umar menyumbang > > separuh hartanya. Sementara Abu Bakar menyumbang > seluruh hartanya. Yang lain > > ada yang menyumbang ribuan kilo makanan sementara yang > kurang mampu pun > > menyumbang beberapa kepal makanan. > > > > Dengan cara itu, maka puluhan ribu orang yang miskin > juga bisa turut > > berperang sehingga ummat Islam jadi lebih kuat. > Bayangkan jika yang bisa > > perang hanya beberapa ribu orang kaya saja sementara > puluhan ribu orang > > miskin tak bisa perang, tentu jadi lemah dan mudah > dikalahkan. > > > > Sedekah juga digunakan untuk memperkuat dakwah dan > persenjataan ummat Islam: > > > > “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa > saja yang kamu sanggupi > > dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang > dengan persiapan itu) > > kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang > orang selain mereka > > yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah > mengetahuinya. Apa saja yang > > kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi > dengan cukup kepadamu > > dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). “ [Al > Anfaal 60] > > > > Dengan kekuatan tentara dan persenjataan ummat Islam > yang didukung oleh > > jihad dengan jiwa dan harta, maka 200 ribu pasukan > Romawi begitu gentar > > hingga tidak berani menampakkan dirinya di kota Tabuk > untuk melawan 30 ribu > > pasukan Muslim yang berdiam hingga 20 malam di sana. > > > > Banyak orang yang naik haji atau umrah berkali-kali. > Padahal yang wajib > > hanya sekali. Ada pun setelah itu, maka menggunakan > hartanya untuk berjihad > > di jalan Allah atau membantu orang yang berjihad > justru lebih utama dan > > lebih besar pahalanya: > > > > “Amal apa yang utama?”. Maka Nabi SAW menjawab : > “Iman kepada Allah dan > > Rasul-Nya”. Penanya berkata : “Kemudian apa?” > Nabi SAW berkata : “Jihad di > > jalan Allah”. Beliau ditanya lagi: “Kemudian > apa?” Nabi SAW menjawab : ‘Haji > > mabrur”. [Muttafaq ‘alaih] > > > > Dimana Nabi SAW menjadikan haji setelah jihad. Dan > yang dimaksudkan adalah > > haji sunnah. Sebab haji wajib merupakan salah satu > rukun dalam Islam jika > > telah mampu melaksanakannya. Dan dalam shahihain > disebutkan riwayat dari > > Nabi SAW, bahwa beliau bersabda. > > > > “Barangsiapa yang membantu orang yang berjuang, maka > sesungguhnya dia telah > > berjuang. Dan barangsiapa yang menanggung keluarganya > dengan kebaikan, maka > > sesungguhnya dia telah berperang” [HR Bukhari dan > Muslim] > > > > http://media-islam.or.id/2010/04/27/keutamaan-bersedekah-di-jalan-allah > > > > Referensi: > > > > Keutamaan Sedekah, Ust Muhammad Arifin Ilham > > http://www.bhaktykasry.com/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=27 > > > > ULBAH BIN ZAID ; KEDERMAWANAN SANG FAKIR > > http://blogs.myspace.com/index.cfm?fuseaction=blog.ListAll&friendId=393564064 > > > > http://www.rasoulallah.net/v2/document.aspx?lang=indo&doc=3621 > > > > http://www.al-islam.agussuwasono.com/haji-dan-umrah/fatwa-haji-dan-umrah/195-memilih-haji-sunnah-atau-sedekah-untuk-membiayai-perang.html > > > > === > > Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits > > http://media-islam.or.id > > Milis Ekonomi Nasional: [email protected] > > Belajar Islam via SMS: > > http://media-islam.or.id/2008/01/14/dakwah-syiar-islam-lewat-sms-mobile-phone > > > > > > > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
