pengkhayal yg dikultuskan ilmuwan barat.

salam,
Fahru
---
Ilmuwan Pertanyakan UFO Stephen Hawking
Ellyzar Zachra PB


Stephen Hawking
(IST)
INILAH.COM, Jakarta- Stephen Hawking mengingatkan agar manusia tidak 
berhubungan dengan alien. Beberapa percaya argumen fisikawan terkenal ini, 
namun ada juga yang mengkritik tajam.
Hawking berspekulasi bahwa beberapa alien hidup berpindah-pindah di pesawat UFO 
setelah planet mereka mengalami kekeringan sumber daya. Mereka harus berpindah 
dari stasiun bahan bakar satu ke tempat yang lain. 
Bumi, menurut Hawking, tidak melakukan apapun untuk menghalangi kunjungan 
tersebut.
“Jika alien mungkin mengunjungi kita, saya rasa kedatangan ini akan banyak 
kemiripan dengan pendaratan Christoper Columbus di Amerika yang ternyata tidak 
baik bagi penduduk Amerika asli,” katanya.
Journal of Cosmology menggabungkan tanggapan dari para ilmuwan. Blair Csuti, 
ahli biologi dari Oregon State University, membela keterangan Hawking. 
Ia berargumen bahwa prinsip evolusi akan memiliki kemiripan dengan kehidupan 
yang terjadi di bumi, salah satunya adalah perilaku menjaga diri. 
“Aliens akan mengunjungi planet yang baru ditemukan, bumi misalnya, dan akan 
menjadi tempat bagi kepentingan mereka di atas para penduduk yang tidak canggih 
ini.”
Robert Ehrlich, seorang psikolog di George Mason University setuju alien 
mungkin merupakan “Robot yang dapat beradaptasi dengan proses mental yang 
menggambarkan apa yang diinginkan oleh pengirim mereka.”
Selain itu, Chandra Wickramasinghe dari Cardiff University di Inggris dan BG 
Sidharth di BM Birla Science Centre di India menilai invasi alien ini dari 
makhluk-makhluk ukuran kecil. 
Mereka berargumen bahwa serangan tersebut tidak akan datang dari pihak asing 
berwarna hijau, namun lebih condong pada mikroba patogen yang dapat menginfeksi 
kehidupan di bumi.
“Saat Columbus perang dengan bangsa Indian, ini bukan dengan senjata yang 
canggih dalam menyerang penduduk, tapi karena penyakit,” kata Sidharth.
Randy D Allen, ahli biologi dari Oklahoma State University berargumen bahwa 
spesies yang cukup pintar dapat mengembangkan komputer kuantum dan akhirnya 
mentransfer kecerdasan mereka ke dalam komputer tersebut.
GianCarlo Ghirardi, seorang fisikawan di University of Trieste di Italia, 
mempertanyakan soal mengapa alien cerdas tersebut harus diberikan pembahasan 
negatif. 
“Jika alien yang digambarkan Hawking mirip manusuia, kemudian saya merasa 
optimis, dalam arti tertentu, bahwa ketika perkembangan ilmiah seharusnya juga 
diikuti perkembangan etis, dan mereka mungkin mengerti soal nilai kehidupan,” 
tulisnya.
Stephen Freeland, seorang astrobiologis di University of Hawaii tidak mengecam 
apakah alien akan bersifat antagonis atau tidak. Sebaliknya, dia mengecam 
Hawking yang tidak menunggu giliran.
“Pengetahuan ilmiah sedikit berbeda dari opini ilmuwan terkenal,” tulisnya. 
Ia menambahkan konferensi ilmiah Astrobiologi tahunan digelar pada minggu yang 
sama dengan program TV Hawking. 
“Saya ragu bahwa ada di antara astrobiologis akan memberikan opini soal evolusi 
dan awal alam semesta, sementara profesor Hawking tidak hadir.”[ito]


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke