muantaaaaab!
salam,
Fahru
----
Ancaman Penjara 1 Tahun, Berciuman di Restoran Dubai
Senin, 15 Maret 2010, 07:33 WIB
bbc.co.uk
Masih ada perbedaan, Dubai yang dicitrakan modern dan nilai-nilai Islam.
DUBAI--Seorang pria dan perempuan Inggris hadir di pengadilan banding atas
dakwaan berciuman di depan umum. Keputusan pengadilan banding pada Ahad waktu
setempat (14/3) ditunda sampai bulan depan.
Ayman Nafaji, yang sudah bekerja di Dubai selama 18 bulan, dan teman
perempuannya yang sedang berkunjung ke Dubai ditangkap polisi pada bulan
November karena berciuman dan bersentuhan di salah satu restoran di Dubai.
Seorang perempuan setempat yang sedang berada di dalam restoran bersama
keluarganya merasa tersinggung dengan yang dia saksikan dan melaporkannya
kepada polisi.
Di pengadilan, Najafi mengatakan dia hanya mencium teman perempuannya di bagian
pipi, namun alasan itu ditolak oleh hakim. Keduanya masih bisa menikmati
kebebasan sambil menunggu keputusan pengadilan banding, namun dengan jaminan,
dan pihak berwenang Dubai menyita paspor mereka.
Nafaji, 24 tahun, dan teman perempuannya yang berusia 25 tahun diancam dengan
hukuman satu tahun penjara jika permohonan banding mereka ditolak. Sidang atas
kedua warga negara Inggris ini merupakan kasus terbaru yang menyita perhatian
sehubungan dengan undang-undang yang ketat di Dubai.
Bulan Januari lalu, seorang perempuan Inggris ditangkap karena didakwa minum
alkohol secara tidak sah dan melakukan hubungan seksual di luar nikah.
Sebelumnya, Juli 2008, sepasang warga Inggris ditangkap dan dijatuhi hukuman
penjara karena dituduh melakukan hubungan seksual di pantai.
Kasus yang dialami Nafaji dan temannya ini mengangkat kembali perbedaan besar
antara citra Dubai yang moder, yang tampaknya ingin dikembangkan, dengan
nilai-nilai Islam.
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam