CERAMAH AGAMA
Tajuk : Santuni Idil Fitri
Penceramah : Al Fadhil Ustaz Khusairi Hamthan 
Tarikh : 23 Ogos 2011 , Selasa
Masa : Selepas Tarawih
Tempat : Surau Taman Matahari Heights, Senawang

Semua dijemput hadir 

Untuk pertanyaan dan sumbangan sila hubungi Ustaz Nazri Esa 013-3098775

Cek sumbangan atas nama : SURAU TAMAN MATAHARI HEIGHTS
No akaun : 221121070325 (Bank Rakyat)

********** 

ADAB MENYAMBUT HARI RAYA IDUL FITRI

Umat Muslim di berbagai tempat, daerah, dan negara memiliki tradisi 
masing-masing dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.  Namun, intinya 
pada saat hari raya, setiap keluarga bisa berkumpul, saling mengunjungi, dan 
bersilaturahim, serta saling memaafkan.

Agar Idul Fitri benar-benar bermakna, sebaiknya seorang Muslim hendaknya 
memperhatikan adab berhari raya. Rasulullah SAW telah memberi contoh dan 
teladan tentang adab berhari raya.

Dalam Kitab Mausuu'atul Aadaab Al-Islaamiyyah, Syekh Abdul Azis bin Fathi 
As-Sayyid Nada menjelaskan adab berhari raya secara rinci. Lalu apa saja adab 
yang perlu diperhatikan saat berhari raya?

PERTAMA, NIAT YANG BENAR.
Niat yang benar merupakan dasar dari semua urusan. ''Wajib bagi seorang Muslim 
menghadirkan niat yang benar dalam segala perkara berkaitan dengan hari raya, 
seperti berniat ketika keluar rumah untuk shalat demi mengikuti Nabi SAW,'' 
ungkap Syekh Sayyid Nada.

KEDUA, MANDI.
Pada hari Idul Fitri hendaknya setiap Muslim mandi. Sehingga, kata Syekh Sayyid 
Nada, dapat berkumpul bersama kaum Muslimin lainnya dalam keadaan bersih dan 
wangi. Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, bahwa ia mandi pada hari raya Idul 
Fitri, sebelum berangkat ke tempat shalat. (HR Malik dalam kitab al-Muwaththa).

KETIGA, MEMAKAI WEWANGIAN.
Saat akan shalat Idul Fitri, hendaknya setiap Muslim memakai wewangian dan 
dalam keadaan bersih.

KEEMPAT, MEMAKAI PAKAIAN BARU.
Menurut Syekh Sayyid Nada, jika seseorang mampu, disunahkan memakai pakaian 
baru pada hari raya Idul Fitri. Hal itu menunjukkan rasa syukur atas nikmat 
yang diberikan Allah SWT dan menunjukkan kegembiraan pada hari raya.  Ibnu Umar 
RA memakai pakaian terbaiknya pada kedua hari raya. (HR Al-Baihaki).

KELIMA, MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH SEBELUM MELAKSANAKAN SHALAT.
Sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW, seorang Muslim hendaknya mengeluarkan 
zakat fitrah sebelum shalat untuk menggembirakan fakir-miskin dan orang yang 
membutuhkan pada hari Ied tersebut.  Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk 
mengeluarkan zakat fitrah sebelum orang-orang keluar untuk shalat. (HR 
Bukhari-Muslim).

KEENAM, MEMAKAN KURMA SEBELUM BERANGKAT DARI RUMAH PADA HARI RAYA IDUL FITRI.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ath-Thabrani, Rasulullah SAW sebelum 
berangkat shalat pada hari raya Idul Fitri memakan kurma terlebih dahulu. Dalam 
riwayat lain disebutkan, Nabi SAW tak berangkat shalat Idul Fitri kecuali 
setelah makan, sedangkan beliau tidak makan pada hari raya Idul Adha, kecuali 
setelah pulang dan makan dari hewan kurbannya. (HR at-Tirmidzi)

KETUJUH, BERSEGERA MENUJU TEMPAT SHALAT.
Pada hari raya Idul Fitri, hendaknya setiap Muslim bergegas menuju tempat 
dilakukannya shalat I'ed.

KEDELAPAN, KELUARNYA WANITA KE TEMPAT SHALAT.
Menurut Syekh Sayyid Nada, wanita dianjurkan untuk keluar menuju tempat shalat 
walaupun sedang haid. Sehingga, mereka dapat menyaksikan dan mendapat kemuliaan 
hari raya serta merasakan kebahagiaan bersama orang lain.

''Meski begitu, hendaknya wanita yang haid memisahkan diri dari tempat shalat. 
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Bukhari-Muslim, Nabi SAW memerintahkan 
gadis-gadis pingitan, anak-anak, serta wanita haid untuk keluar, namun wanita 
haid yang menyaksikan kebaikan dan dakwah kaum Mukminin, hendaklah mereka 
memisahkan diri dari tempat shalat.

KESEMBILAN, ANAK-ANAK JUGA KELUAR UNTUK SHALAT.
Ibnu Abbas RA berkata, ''Aku keluar bersama Nabi SAW pada hari raya Idul Fitri 
dan Idul Adha, kemudian beliau shalat dan berkhutbah…'' (HR Bukhari-Muslim). 
Menurut Syekh Sayyid Nada, hendaknya anak-anak ikut keluar sehingga mereka ikut 
merasakan kebahagiaan hari raya, bersenang-senang dengan pakaian baru, keluar 
ketempat shalat, dan menyaksikan jamaah kaum Muslimin walaupun mereka tidak 
shalat karena masih kecil.

KESEPULUH, KELUAR UNTUK SHALAT DENGAN BERJALAN KAKI.
Keluar berjalan kaki untuk shalat termasuk sunah. Sebagaimana Nabi SAW keluar 
pada dua hari raya dengan berjalan kaki, shalat tanpa azan dan iqamat, dan 
pulang berjalan kaki melalui jalan lain.  (HR Ibnu Majah). Perbuatan inilah 
yang disukai selama tak memberatkan orang yang shalat.

KESEBELAS, BERTAKBIR DENGA SUARA KERAS SAMPAI KE TEMPAT SHALAT.
Disunahkan bertasbih mulai dari keluar rumah sampai ke tempat shalat. Hal ini 
untuk menunjukkan syi'ar Islam.

KEDUABELAS, BERSALAMAN DAN SALING MENGUCAPKAN SELAMAT DI ANTARA ORANG YANG 
SHALAT.
Bersalaman  dan saling mengucapkan selamat akan membahagiakan jiwa yang merasa 
gembira pada hari Ied. Bisa pula sambil mengucapkan, ''Semoga Allah menerima 
amal kami dan amal kalian.''

KETIGABELAS, BERSILATURAHIM.
Menjalin silaturahim wajib pada setiap waktu. Namun, semakin dianjurkan pada 
saat hari raya Idul Fitri. Sehingga, semua anggota keluarga bisa senang dan 
bisa merasakan kebesaran hari raya itu.

KEEMPATBELAS, SALING BERTUKAR HADIAH DAN MAKANAN.
Sudah menjadi tradisi, pada hari raya setaip tetangga bertukar makanan dan 
hidangan. Bahkan, dianjurkan untuk memberikan hadiah bagi mereka yang tak mampu.

Sumber : 
http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/09/05/133626-adab-menyambut-hari-raya-idul-fitri
 



------------------------------------

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

JIMedia: Memurnikan Tanggapan Umum Melalui Penyebaran Ilmu dan Maklumat

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Nota: Kandungan mel ini tidak menggambarkan pendirian rasmi Pertubuhan
Jamaah Islah Malaysia (JIM) melainkan yang dinyatakan sedemikian.

Sila ke "JIM E-Bazaar" untuk membeli belah, membayar yuran program dan 
menyumbang untuk dakwah, di http://www.jim.org.my/e-bazaar/

Untuk melanggan Islah-Net, hantar e-mail ke [email protected]
Untuk menghentikan langganan, hantar e-mail ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke