Berita dari Indonesia melaporkan aktiviti kapal tentera Amerika dan Australia 
yang semakin banyak di Selat Sunda (antara kepulauan Jawa dan Sumatera) 
akhir-akhir ini yang mencurigakan pihak keselamatan Indonesia. Bagaimana pula 
dengan pergerakan tentera Amerika berhampiran perairan Malaysia khususnya di 
Selat Melaka, Laut China Selatan, Selat Tebrau dan perairan di Sabah dan 
Sarawak?
 
Kapal Militer AS Bolak-balik Selat Sunda 
 
18 Maret 2012, Cilegon: Sejak beberapa pekan ini, aktivitas kapal militer asing 
di Selat Sunda meningkat. Ini lantaran adanya pemindahan 4.700 pasukan Amerika 
Serikat (AS) dari pangkalan militer AS di Okinawa ke beberapa pangkalan 
militernya di Pasifik, seperti Hawaii, Australia dan Philipina.
 
Data di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten menyebutkan, 53 kapal militer 
asing melintas di Selat Sunda selama sebulan ini. Masuknya kapal militer asing 
di Perairan Selat Sundat tak bisa dielakan lantaran lintasannya berada di 
daerah luar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia pada Alur Laut Kepulauan Indonesia 
(ALKI).
 
Dalam kesepakatan hukum laut internasional disebutkan, kapal asing 
diperbolehkan melintas di zona tersebut tanpa perlu terlebih dahulu meminta 
izin kepada pemerintahan di wilayah tersebut. “Hampir tiap hari selalu ada 
kapal perang AS, makanya pengawasan kita perketat,” Wakil Komandan Lanal Banten 
Mayor Laut (P) Robert Marpaung di ruang kerjanya, Sabtu (17/3).
 
Bahkan, katanya, dalam seminggu terakhir beberapa kapal perang Australia juga 
terlihat melintas di Selat Sunda. “Pemantauan terus kita lakukan, biasanya 
kalau ada kapal asing kita minta mereka tidak melintas di Perairan Indonesia,” 
ungkapnya.
 
Sementara itu, Danlanal Banten, Kolonel Laut (L) Agus Priyatna mengatakan, 
dengan meningkatnya aktivitas pelayaran kapal militer asing di Selat Sunda 
membuat pihaknya lebih meningkatkan pengamanan. “Kita lakukan patroli di 
beberapa titik, ini untuk mengawasi kegiatan kapal militer asing yang 
mencurigakan,” kata.
 
Dalam setiap patroli pihaknya mengerahkan dua kapal yang masing-masing 
dilengkapi 20 personel bersenjeta lengkap. “Saat ini kami memiliki empat kapal 
patroli yang terdiri atas dari satu kapal berukuran 28 meter, satu kapal 12 
meter dan dua kapal ukuran delapan meter,” jelasnya.
 
Sumber: 
http://amkns.blogspot.com/2012/03/aktiviti-luar-biasa-kapal-tentera-asing.html 

Kirim email ke