nimbrung diskusi boleh ya, privacy biasanya sinergi dengan anonimitas tapi sering bentrok dengan 'security' --> national security.
ini bukan cuma di Indo, kasus umum dimana saja di muka planet ini. Registrasi nomor pra bayar ini *katanya* sudah lama dijalankan dinegara negara tetangga semacam malaysia (?), sg ? please confirm. pernah denget gozzip, FBI (atau NSA gak tahu, US gov lah) katanya memantau email email / dokumen elektronik yang bersliweran di internet. tentu saja tidak semua dokumen yang milyaran byte itu dibaca satu satu, tapi dengan segala macam cara text searching, data mining or etc gawean para PhD itu, mereka bisa mem filter email / komunikasi elektronik yang mencurigakan. mestinya, Polri juga punya divisi IT yang bisa begini, kan Bapak bapak polisi kita juga gak bodo bodo amat kan ? ;) nah, kalau sms kan lebih singkat dari email, lebih mudah di 'search'. kalau pengguna nomor phone udah ter register, kalau ada sms 'nakal' tinggal di cari orang nya. lha kalau pak polisi malah searching sms orang selingkuh gimana ? bisa aja kalau kurang kerjaan, atau mau ngerjain orang. ideal nya, proses pemantauan seperti ini harus diatur hukumnya, ini kan kayak nyadap telp. mesti ada perintah pengadilan. lha kalau pengadilan korup gimana ? bisa dibayar ? bisa aja, tapi diskusinya jangan di milis itcenter, dimilis politik yang lain :) loh, kalau no hp kita di colong orang gimana? jangan paranoid lah, hasil penelusuran dokumen elektronik / sms kan biasanya cuma dijadiin petunjuk awal. bukan pasti membuktikan kita bersalah. Kalau ada sms ancaman bom dari nomor yang ter registrasi dari nomor kita, tapi hp kita udah ilang dari seminggu yang lalu, ya bilang lah ke penyidik kalau hp kita ilang, bisa di cross cek dengan bukti lain. misal, kalau kita ngaku hp ilang seminggu yang lalu tapi pacar kita bersaksi masih janjian dengan kita pake nomor kita tadi malam, artinya kita gak punya alibi. gitu kan ? teknologi itu *cuma* alat. biasanya, teknologi an sich tidak akan cukup, perlu aturan hukum dan perlu orang orang yang konsisten dan mau menjalankan aturan itu. kalau kata George Patton, "perang itu melibatkan alat alat dan senjata, tapi yang lebih menentukan adalah orang orang nya". jadi selalu ingat faktor manusia nya jika lagi membicarakan teknologi.. salam, Tri ~jarang nulis di milis ini... --- In [email protected], ib solution <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > - Satu orang bisa punya 10 nomer dgn 1 alamat, atau 1 nomer dgn 10 alamat, > > atau 10 nomer dgn 10 alamat... > hal ini mungkin saja terjadi. Dan tentunya akan berarah ke Pajak. -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Info, Gabung, Keluar, Mode Kirim : [EMAIL PROTECTED] :: Hapus bagian yang tidak perlu (footer, dst) saat reply! :: ## Jobs: itcenter.or.id/jobs ## Bursa: itcenter.or.id/bursa ## $$ Iklan/promosi : www.itcenter.or.id/sponsorship $$ [@@] Jaket ITCENTER tersedia di http://shop.itcenter.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
