On 1/26/2012 10:53 AM, The Eye In The Sky wrote: > > Pingin tahu pengalaman expert Windows di sini kalau dihadapkan pada tugas > memindahkan Windows Server 2003 SP2 dari mesin dengan motherboard Intel > chipset ICH7 generation ke Intel chipset ICH10 generation. Usernya ndak mau > reinstall Windows dan aplikasi di dalamnya. > > By default, pindahin hard disk dan mengharapkan Windows akan P2P sudah tidak > bisa. Saya coba boot di mesin baru langsung BSOD. Check archive di MS > Knowledge Base, langsung dinyatakan unsupported. Yang disupport buat driver > injection pakai DevCon cuman Windows Server 2008 dan Windows 7 (tapi anehnya > ada DevCon buat Windows 2003). > > Nah pengalaman real life di field sendiri bagaimana? Ada trick untuk > melakukannya? Bagaimana kalau memakai Symantec Backup Exec Server Edition? > Katanya di homepagenya sih bisa dipakai buat P2P migration seperti ini
Cara paling mudah (kalau user-nya mau), migrate ke Virtual Machine. Dulu saya cloning mesin utama Win 2003 ke VMWare Server 1.x (tujuannya untuk backup jika mesin utama/fisik mati total). Ini sudah berhasil (pakai VMWare Migration). Cara ke 2: 1. Backup dari hdd server lama. Terserah pakai software apa, asalkan bisa bisa semua (by partisi atau lainnya). 2. Restore Win 2003 di mesin baru 3. Boot via CD-ROM (via Linux, Hirens, atau apapun juga, yang penting bisa read-write ke folder C:\WINDOWS). 4. Timpa beberapa file di C:\WINDOWS, C:\WINDOWS\SYSTEM32. Intinya, BSOD karena perbedaan HAL. Yang ICH7 mungkin masih single core ataupun ACPI/NON-ACPI, dsb, ICH10 sudah multi-core. Jadi setelah restore, timpa file-file HAL single core dengan multi-core. Saya belum coba di Win 2003, tapi di XP 100% berhasil. Itu sebabnya dulu saya bisa bikin 1 master Windows XP untuk bisa install di Pentium 3 s/d multi-core. Kalau mau pakai cara ke 2: 1. Install Windows 2003 di VM (yang penting saat setting, jumlah core-nya di samakan dengan ICH10). 2. Update Service Pack dan patches agar statusnya sama dengan ICH7, untuk memastikan file-filenya punya versi yang sama. 3. Di mesin VM, ambil file-file berikut ini: C:\WINDOWS\SYSTEM32 HAL.DLL kernel32.dll ntdll.dll ntkrnlpa.exe ntoskrnl.exe win32k.sys winsrv.dll C:\WINDOWS\SYSTEM32\DLLCACHE ntdll.dll ntkrnlpa.exe ntoskrnl.exe win32k.sys winsrv.dll 4. Restore Win 2003 di Server fisik ICH10. 5. Boot via CD. 6. Timpa file-file yang telah di backup itu ke folder yang sama. Tentunya terserah anda file backup tadi mau di taruh di flash disk atau lainnya). 7. Restart Windows di ICH10 Catatan: a) Di BiOS juga perlu disamakan, agar ACPI enabled b) Ini dengan asumsi plain ICH7 dan ICH7, tanpa RAID. Teoritis, driver ICH7 bisa di kenal oleh ICH10. Kalau tidak di kenal, mungkin perlu utak-atik SATA/SATA emulation IDE dan sejenisnya. c) Cara diatas juga seharusnya bisa jika tanpa backup, langsung pindah hdd, hanya saja terlalu riskan, karena harus replace beberapa file penting. Sebaiknya sistem backup & restore. Symantec Backup Server kemungkinan besar tidak bisa, karena ini masalah perbedaan HAL, kecuali software backup-nya cukup canggih dan sudah antisipasi masalah ini dalam software mereka. Salam Albert ------------------------------------ -- www.itcenter.or.id - Komunitas Teknologi Informasi Indonesia Gabung, Keluar, Mode Kirim : [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ITCENTER/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
