Catatan A. Umar Said
(tulisan ini juga disajikan dalam website http://perso.club-internet.fr/kontak/ )
PERLAWANAN TERHADAP NEO-ORDE BARU
Enam
tahun yang lalu aksi besar-besaran yang dilancarkan secara nasional oleh
berbagai gerakan mahasiswa Indonesia telah memperoleh kemenangan yang bersejarah
bagi seluruh bangsa, yaitu jatuhnya
kekuasaan Suharto sebagai presiden. Bangsa Indonesia patut selalu mengenang dan
juga berterimakasih atas jasa besar yang telah dibuat oleh generasi mudanya,
sehingga diktatur militer yang mengganas selama 32 tahun dapat akhirnya
ditumbangkan. Mungkin sekali, tanpa gerakan mahasiswa yang besar-besaran itu,
tumbangnya kekuasaan Suharto dkk akan masih lama
lagi.
Sekarang, sejak dalam bulan Mei ini, di berbagai kota
besar Indonesia, mulai lagi muncul berbagai ragam aksi yang dilancarkan
mahasiswa dan organisasi pemuda. Sebagian dari aksi itu digerakkan untuk
memperingati 6 tahun jatuhnya Suharto, sebagian lagi untuk menyatakan perlawanan
terhadap dicalonkannya Wiranto sebagai presiden, dan sebagian lainnya lagi untuk
menolak militerisme dan bahaya restorasi Orde Baru dalam bentuk baru. Banyak
juga yang menyuarakan pentingnya diteruskan reformasi, yang sudah berhenti
dewasa ini.
Aksi-aksi yang dilancarkan oleh mahasiswa dan kalangan
muda lainnya ini menunjukkan bahwa mereka prihatin sekaligus waspada dengan
tampilnya tokoh-tokoh militer (mantan) sebagai calon presiden dan calon wakil
presiden, yang semuanya pernah menjadi bagian dari rezim militer di msasa yang
lalu. Sikap yang ditunjukkan oleh sebagian generasi muda kita yang demikian ini
sangat penting bagi bangsa ketika banyak orang (terutama di kalangan elite dan
pimpinan partai politik) kelihatan seolah-olah sudah �lupa� kepada segala
keburukan rezim militer Suharto dkk, dan mendukung Golkar dan Wiranto.
CANANG
BAGI KITA SEMUA
Bangsa
kita harus bangga bahwa generasi mudanya, yang merupakan penerus bangsa dan
pemegang haridepan, mempunyai sikap
yang memanifestasikan kepedulian terhadap situasi tanahair yang diancam oleh
kembalinya militerisme (dalam bentuk baru) atau restorasi Orde Baru, dan
diteruskannya pembusukan berbagai bidang sesudah jatuhnya Suharto. Dalam sejarah
bangsa Indonesia, generasi muda telah memberikan sumbangan besar, antara lain
dengan mencetuskan Sumpah Pemuda, mendorong proklamasi 17 Agustus 1945, dan
menggulingkan kekuasaan Suharto dkk. Sesudah jatuhnya Suharto, sebagian mahasiswa dan berbagai kalangan generasi
muda lainnya tidak henti-hentinya (dengan mengalami pasang surut) mengadakan
aksi-aksi untuk melawan korupsi, pelanggaran HAM, penumpukan hutang dalam dan
luarnegeri, atau berbagai isyu politik, ekonomi dan sosial
lainnya.
Dewasa
ini, para mahasiswa mulai mengadakan kembali beragam aksi, yang sudah menjalar
di berbagai kota, antara lain Makasar, Palu, Denpasar, Mataram (Nusa Tenggara
Barat), Surabaya, Malang, Jogya, Solo, Purwokerto, Jakarta, Bandung, Cianjur,
Bandar Lampung, Palembang, Padang, Medan, dan sejumlah kota-kota lainnya.
Meskipun aksi-aksi ini belum meluas seperti gerakan mahasiswa tahun 1998
menjelang kejatuhan Suharto, tetapi tetap mempunyai arti amat penting bagi masa
dekat dan masa jauh bangsa. Aksi-aksi mahasiswa bisa merupakan canang atau
peringatan kepada kita semuanya, akan hal-hal serius yang merugikan kepentingan
rakyat dan negara.
AKSI-AKSI INI PATUT KITA
DUKUNG
Oleh
karena itu, adalah kewajiban kita semuanya, untuk menyambut gembira dan
mendukung aksi-aksi mahasiswa dan generasi muda kita umumnya, sebisa mungkin,
dan lewat berbagai bentuk dan cara. Sebab, pada umumnya, mereka itu bergerak
atau berjuang, dengan tujuan mulia dan luhur untuk kepentingan orang banyak.
Mereka bisa memandang persoalan-persoalan besar yang berkaitan dengan
kepentingan orang banyak dengan bersih dan tajam, dan tidak dikotori oleh
bermacam-macam kepentingan pribadi. Mereka umumnya juga masih bersih dari
korupsi, karena belum dibebani oleh macam-macam kepentingan keluarga. (kalau
ada, �korupsi� kecil-kecilan mereka paling-paling untuk makan enak di restoran
atau foya-foya dengan pacar).
Banyak
di antara mereka yang rela melakukan berbagai macam aksi dengan menahan lapar
dan haus, bermandikan terik-matahari atau hujan deras selama berjam-jam,
berjalan kaki berkilo-kilometer, dan meneriakkan slogan-slogan sampai suara
mereka parau. Semua ini mereka lakukan demi kepentingan republik kita, demi
kepentingan orang banyak, demi hari depan generasi yang akan datang, yang
berarti demi kepentingan mereka sendiri juga. Di sinilah letak arti keluhuran
aksi-aksi mereka atau kebesaran cita-cita
mereka.
Memang,
ada saja usaha dari berbagai kalangan atau golongan (termasuk partai politik,
agama, atau kepentingan pribadi tokoh-tokoh tertentu) yang �menunggangi�
aksi-aksi mahasiswa atau generasi muda atau �membeli� mereka. Dan memang ada
juga (meskipun tidak banyak) tokoh-tokoh gerakan mahasiswa (dan pemuda umumnya)
yang terpaksa �jatuh� di tengah
jalan atau meninggalkan barisan, karena terkena pembusukan, yang
bentuknya macam-macam. Hal yang demikian
ini adalah wajar-wajar saja, seperti halnya dalam banyak gerakan
lainnya.
AKSI-AKSI MEREKA BENAR, SAH DAN
ADIL
Yang
patut disesalkan yalah adanya orang-orang yang tidak mau mengerti akan arti
penting dan positif peran aksi-aksi mahasiswa atau gerakan angkatan muda kita
ini bagi kehidupan bangsa kita sebagai keseluruhan. Padahal aksi-aksi mereka
untuk melawan KKN, untuk mengkritik segala penyelewengan kekuasaan, untuk
membela HAM dan demokrasi, untuk memperjuangkan reformasi, adalah benar, sah,
dan adil. Banyak aksi-aksi ini bisa merupakan pelajaran dan peringatan kepada
umum, dan juga merupakan pendidikan dan latihan penting bagi generasi muda
sendiri untuk menghadapi masa depan.
Pada
umumnya, mahasiswa dan pemuda-pemuda lainnya yang melakukan berbagai aksi
politik, sosial dan kebudayaan untuk kepentingan orang banyak ini di kemudian
hari akan menjadi kader atau tokoh-tokoh masyarakat dalam berbagai lapangan.
Jadi, peran mereka bagi kehidupan bangsa adalah penting, baik untuk dewasa ini
maupun (apalagi!) untuk hari depan bangsa. Ini tidak berarti bahwa dalam banyak
aksi atau gerakan yang mereka lancarkan tidak ada ada sama sekali ekses-ekses
atau kesalahan, atau tidak ada unsur-unsur yang merusak.
Tetapi,
dengan alasan apa pun juga, menghalangi digerakkannya aksi-aksi mahasiswa yang
meng-ekspresikan kepedulian mereka terhadap kepentingan umum, atau yang
menyalurkan aspirasi rakyat banyak, adalah salah. Banyak aksi mahasiswa atau
gerakan angkatan muda lainnya ini yang merupakan investasi berharga bagi hari
depan bangsa. Generasi muda kita yang mempunyai komitmen terhadap nasib rakyat
kita merupakan darah segar bangsa. Milik bangsa yang demikian ini terasa
lebih-lebih penting dan lebih-lebih berharga lagi kalau mengingat bahwa bangsa
dan negara kita sudah dirusak parah oleh Orde Baru dalam jangka waktu yang lama
sekali, yaitu 32 tahun, seperti yang bisa kita saksikan bersama di sekeliling
kita masing-masing dawasa ini.
PERAN
GERAKAN EKSTRA-PARLEMENTER
Ketika
berbagai lembaga negara di bidang eksekutif, legislatif dan judikatif sudah
loyo, mandul, dan tidak berdaya menghadapi berbagai penyelewengan dan kejahatan
para tokoh-tokoh yang merugikan kepentingan negara dan rakyat, maka aksi-aksi
atau gerakan ekstra-parlementer mahasiswa serta berbagai ornop (LSM dll) sangat
dibutuhkan untuk membangkitkan perlawanan umum terhadap pembusukan ini. Adalah
hak yang sah dan mulia bagi semua warganegara Republik kita untuk ikut bersuara
mengenai segala persoalan negara yang penting-penting. Dan ketika pemerintah
beserta lembaga-lembaga negara lainnya kelihatan tidak mempedulikan atau mengabaikan
pendidikan politik dan moral bagi generasi mudanya, maka berbagai kegiatan
mahasiswa dalam membela kepentingan rakyat merupakan pendidikan politik
kerakyatan secara langsung dan kongkrit.
Kelihatannya, dalam tahun-tahun yang mendatang ini,
negara dan bangsa kita masih harus tetap
menghadapi berbagai kesulitan besar atau problem parah di bidang politik,
ekonomi dan sosial, karena besarnya kerusakan-kerusakan yang baru diwariskan
oleh rezim militer 6 tahun yang
lalu (ingat: besarnya pengagguran, jumlah orang miskin yang menggelembung,
hutang dalam dan luarnegri yang terus membengkak, korupsi yang sulit diberantas,
dan berlangsugnya terus pembusukan mental di kalangan elite).
Karena
mental kalangan elite tidak bisa selalu diharapkan bisa mengambil sikap atau
tindakan yang konsisten untuk
memecahkan segala kesulitan bangsa, maka gerakan ekstra-parlementer yang
dilancarkan oleh generasi muda dan oleh berbagai ornop (LSM dll) akan tetap sangat diperlukan, karena
mempunyai peran amat penting dalam menjalankan kontrol sosial. Ketika DPR sudah hanya menjadi tempat
bagi tokoh-tokoh partai politik untuk dagang sapi membagi-bagi kekuasaan, dan
melindungi para koruptor dan pelanggar HAM, maka tugas pengawasan beralih di
luar parlemen.
BERBAGAI
PELACURAN POLITIK
Menjelang pemilihan presiden dan wakil presiden, makin
banyak perkembangan yang �aneh-aneh� dan kelihatan ruwet atau rumit. Karena
adanya perebutan kekuasaan, maka terjadi pengkhianatan terhadap reformasi, dan
berbagai pelacuran politik yang tidak kepalang tanggung. Banyak orang tidak
mengerti, umpamanya, sikap yang ditunjukkan oleh sebagian tokoh-tokoh PKB yang sekarang menyatakan
mendukung mantan jenderal
Wiranto sebagai presiden. Pemilihan
presiden dan wakil presiden yang akan datang ini akan makin mendorong terjadinya
kristalisasi dan seleksi di
berbagai kalangan, yang akan
menunjukkan lebih jelas siapa-siapa saja dan dari golongan yang mana saja yang
tetap gigih melawan sisa-sisa Orde Baru, dan yang
tidak.
Apapun
hasil pemilihan presiden dan wakil presiden yang akan datang, satu hal sudah
jelas, yaitu bahwa peran gerakan ekstra-parlementer yang dimainkan oleh ornop
(LSM dll) , termasuk gerakan mahasiswa, akan tetap diperlukan bagi kehidupan
negara dan bangsa.
Paris,
27 Mei
2004
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
| Yahoo! Groups Sponsor | |
|
|
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

