PROGRAM KOMUNITAS UTAN KAYU JULI 2004
25 Juni s.d 9 Juli 2004
Pameran Instalasi Kolaborasi Kelompok Metromini
REPUBLIK TOGEL 303
Jerry T, Bernauli Pulungan, Awan Simatupang, Hardiman,
dkk
Di Galeri Lontar (Selasa-Minggu: 10.00-17.00 WIB; Hari
Besar/Libur: TUTUP)
Jumat-Sabtu, 2-3 Juli 2004, pk. 20.00 WIB
Pentas Tari Jane Chen
THE LOST ALPHABET
Sabtu-Senin, 17-19 Juli 2004
FESTIVAL FILSAFAT II: �?Pencerahan dan Para
Pengkritiknya��
- Bazar Buku
- Pemutaran Film Derrida dan Wittgenstein
- Diskusi bersama F. Budi Hardiman, Ignas Kleden,
Goenawan Mohamad,
Ahmad Sahal
(Kerjasama TUK dan Freedom Institute)
Jumat-Minggu, 23-25 Juli 2004
Pemutaran Film-Film ORSON WELLES
Diskusi bersama Nan T. Achnas
Jumat, 23 Juli 2004
19.00 � The Trial (1963)
Sabtu, 24 juli 2004
16.30 � The Magnificent Ambersons (1942)
19.00 � The Stranger (1946)
Minggu, 25 Juli 2004
15.00 � The Lady from Shanghai (1947)
17.00 � Diskusi bersama Nan T. Achnas
19.00 � Citizen Kane (1941)
Rabu, 28 Juli 2004, 19.00 WIB
Diskusi Buku
GELOMBANG KEMATIAN: Media Pengobar Genosida di Rwanda
Pembicara: Atmakusumah Astraatmadja
(kerjasama dengan Radio 68H dan Penerbit KataKita)
SINOPSIS
Pameran REPUBLIK TOGEL 303
Karya kolaborasi dalam pameran ini merupakan tafsir
atas apa yang kita kenal sebagai pemilihan umum.
Sebuah pesta "demokrasi" dengan segala pemandangan
carut-marutnya. Kelompok Metromini, yang terdiri dari
sejumlah alumni. Jurusan Seni Rupa dan Sinematografi
IKJ, mencoba membaca peristiwa pemilu sebagai
permainan judi, sebuah spekulasi yang didasarkan pada
prinsip untung-untungan. Pada pameran proyek Republik
Togel 303 ini ditampilkan sebuah republik imajinatif
yang sarat kontradiksi, dengan tujuan akhir
semata-mata kekuasaan. Pameran ini akan diawali dengan
proklamasi lahirnya REPUBLIK TOGEL 303. Kata "togel"
adalah singkatan dari toto gelap, sejenis permainan
judi yang dilangsungkan secara sembunyi-sembunyi dan
sangat populer di masyarakat kelas bawah. Sedangkan
303 adalah pasal tentang perjudian yang tercantum
dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, yang dipakai
oleh polisi untuk melarang praktek perjudian. Pameran
proyek yang sebagian besar menampilkan karya-karya
instalasi ini menawarkan berlapis-lapis symbol
kebudayaan, kekuasaan, tradisi dan agama.
Pentas Tari Jane Chen "THE LOST ALPHABET"
Berawal sebagai seorang keramikus dan perupa, Jane
Chen mendalami silat selama lebih dari 14 tahun. Di
saat menekuni silat, ia merasa menemukan sesuatu yang
baru dalam menyisiri situs-situs tubuh. Silat bukan
lagi semata-mata urusan menaklukkan lawan, melainkan
proses pencarian dan penemuan diri lewat penghayatan
gerak dan aplikasi-aplikasi estetik di atas panggung.
Itu semua tak pernah lepas dari irama aktivitas
kehidupan sehari-hari � baik yang ritual maupun
profan. Ia memandang susunan "alfabet" kehidupan
tidaklah selalu struktural: ada yang hilang, belum
terolah, atau terlupakan. Menemukan "alfabet-alfabet"
yang hilang itu adalah bagian dari proses eksplorasi
estetik yang dilakukan oleh Jane Chen. Menemukan
gerak, baginya, adalah seperti menemukan kembali suatu
kunci kehidupan dari mikrokosmos ke makrokosmos, atau
sebaliknya. Menemukan alfabet yang hilang pada tubuh,
karena itu, merupakan suatu pengalaman transendental
dalam mengenali sesuatu yang tanpa awal dan akhir.
Dalam pertunjukan ini akan dibawakan tiga nomor,
yakni: "Puja" (Jane Chen), "Is There Another Woman
Like Me?" (Jane Chen & Ratna Ully), dan "The Light
Within ... A Journey" (Jane Chen). Selain itu akan
diadakan pameran "Drawing of the Lost Alphabet" karya
Dani Iswardana.
FESTIVAL FILSAFAT II: "Pencerahan dan Para
Pengkritiknya"
Gerakan Pencerahan adalah sebuah gerakan intelektual
yang muncul di Eropa pada abad ke-18. Cita-citanya
adalah menerapkan nilai-nilai praktik rasional dan
ilmiah dalam pengkajian terhadap kebudayaan dan alam.
Itulah cikal-bakal modernitas yang menekankan
rasionalitas pada pelbagai lapis dan bidang kehidupan.
Semenjak itu telah muncul pula sejumlah gerakan yang
mengkritik maupun menentangnya, dari pelbagai sudut
pandang dan spektrum pemikiran, dari Romantisisme
hingga Fundamentalisme. Bagaimana filsafat Pencerahan
bergerak dalam segenap dinamika itu dari masa ke masa?
Bagaimana ia menjawab pelbagai tantangan terhadapnya?
Bagaimana pula dalam konteks di Indonesia? Dalam
Festival Filsafat tahun ini, yang diselenggarakan oleh
TUK bekerja sama dengan Freedom Institute, Filsafat
Pencerahan diangkat sebagai topik utama, dan akan
diulas oleh sejumlah pembicara dalam serangkaian
diskusi. Selain itu akan diputar dua film tentang
filsuf, yakni film berjudul Derrida dan Wittgenstein.
Untuk meramaikan acara, digelar pula bazar buku
humaniora, bekerja sama dengan sejumlah penerbit
terkemuka di Indonesia.
Pemutaran film-film ORSON WELLES
Orson Welles, memulai karirnya di atas panggung
sebagai anggota Dublin�s Gate Theatre. Pertengahan
tahun 30-an ia menyutradarai film pendeknya yang
pertama dan bergabung dengan John Housman membentuk
Mercury Theatre yang membuat sebuah revolusi dalam
medium drama radio karena produksi-produksi mereka
yang dianggap inovatif. Tapi yang betul-betul
mengangkat nama Welles dalam sejarah perfilman adalah
film layar lebar pertamanya yang berjudul Citizen Kane
(1941) � cerita tentang taipan media Charles Foster
Kane, yang diambil dari kehidupan nyata William
Randolph Hearst (penerbit terkemuka saat itu). Film
ini dianggap sebuah karya spektakuler karena bahasa
visual, efek suara, dan gaya naratif yang tak pernah
tampil dalam film-film sebelumnya. Walaupun Citizen
Kane dianggap sebagai film terbaik dalam sejarah film,
dan mendapatkan 9 nominasi Oscar, film ini melalui
berbagai hambatan sehingga tak pernah sukses secara
komersial. Sejak itu, Welles selalu bermasalah dalam
semua proyeknya, namun beberapa filmnya tetap menjadi
favorit para kritikus. Diskusi akan menampilkan Nan T.
Achnas sebagai pembicara. Ia adalah sutradara film
Pasir Berbisik, Bendera, dan penggemar berat Orson
Welles.
Diskusi buku GELOMBANG KEMATIAN: Media Pengobar
Genosida Rwanda
Peristiwa genosida di Rwanda dijalankan dalam tingkat
yang kekejamannya sulit dibayangkan akal sehat. Sebuah
sumber menyebut, selama lebih kurang 100 hari � sejak
6 April hingga 18 Juli 1994 � pembantaian etnik itu
menelan korban tewas sekitar 800.000 orang. Radio
Television Libre des Mille Collines (RTLM) memainkan
peran khusus dan langsung dalam membantu milisia dan
pasukan keamanan dengan mengidentifikasi orang-orang
yang menjadi sasaran pembunuhan. Para sasaran itu
segera dibunuh, kadang hanya dalam hitungan jam sejak
disiarkan. Semua korban yang selamat dari genosida,
mengaku bahwa para penyiar RTLM sering mengumumkan
nama orang-orang yang mereka nyatakan sebagai
"tentara" atau "antek" RPA. Itu artinya memberi
stempel kematian: mereka harus dibunuh. Buku ini
sangat penting sebagai studi yang merekam perjalanan
sebuah bangsa, yang mencatat kisah paling kelam dalam
sejarah manusia beradab, dan sejarah paling hitam
dalam kehidupan pers modern. Diskusi akan menghadirkan
pembicara Atmakusumah Astraatmadja, seorang jurnalis
senior dan pengamat media.
Komunitas Utan Kayu | Teater Utan Kayu | Galeri Lontar
Jl. Utan Kayu 68H Jakarta Timur 13120
Telp. 021 857 3388
Fax. 021 857 3387
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
join the mailing list:
[EMAIL PROTECTED]
www.utankayu.org [sedang dibangun]
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IotolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen,
gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang
membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di
[EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan
kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/