Mega mau adakan dialog dengan pimpinan gereja? Dialog tentang perpanjangan kedudukannya sebagai presiden?
Kalau dialog dengan orang-orang gereja itu hanya tidak lain dari maksud utamanya ialah dukungan untuk Mega tetap jadi presiden. Anak kecil yang belum sekolah pun tahu akal bulus ini. Hendaklah dimengerti bahwa selama Mega berkuasa, penyerangan terhadap kaum minoritas [kristen], seperti di Poso, Maluku berjalan terus. Malah diujung hidungnya seperti di Bekasi terjadi pembakaran gereja. Apakah Mega dan klik berkuasanya melakukan suatu tindakan tegas terhadap para pelaku perbuatan tsb? Jangankan tindakan suara kentut pun dia sebagai presiden tak keluar. Apakah Mega dengan tegas membela para TKW yang diperkosa atau para TKI yang diusir sebgai binatang tak dikehendaki dari Malaysia dengan asalan tak memiliki izin? > > Fr�n: Hans Gebze <[EMAIL PROTECTED]> > Datum: 2004/08/24 Tue PM 01:24:19 CEST > Till: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], > Sastra Pembebasan <[EMAIL PROTECTED]>, > PBHI Jakarta <[EMAIL PROTECTED]>, Max Lane <[EMAIL PROTECTED]>, > KPP PRD <[EMAIL PROTECTED]>, Milist Lingkungan <[EMAIL PROTECTED]>, > LS <[EMAIL PROTECTED]>, Indo BOB <[EMAIL PROTECTED]>, > Indo Marxist <[EMAIL PROTECTED]>, > Milist JAKER <[EMAIL PROTECTED]>, > Forum Sosial Indonesia <[EMAIL PROTECTED]>, > Yenny Rosa <[EMAIL PROTECTED]>, Serikat Tani <[EMAIL PROTECTED]>, > Diskusi Pembebasan <[EMAIL PROTECTED]>, > LMND EkNas <[EMAIL PROTECTED]>, Bumi Manusia <[EMAIL PROTECTED]> > Kopia: WestPaC Revolution <[EMAIL PROTECTED]>, > Keuskupan Jayapura <[EMAIL PROTECTED]>, > Magda Gobay <[EMAIL PROTECTED]>, Longgena Ginting <[EMAIL PROTECTED]>, > X1414 News <[EMAIL PROTECTED]>, > DIMAS Group <[EMAIL PROTECTED]>, > Moderator Simpa <[EMAIL PROTECTED]> > �mne: [JAKER] Mega ke Jayapura, Sniper Disiagakan > > > Harian Cenderawasihpost, 24 Agustus 2004 > > > Mega ke Jayapura, Sniper Disiagakan > Akan Menghadiri Pertemuan Pimpinan Gereja-Gereja di Sentani Indah > > JAYAPURA - Semakin kondusifnya situasi keamanan di Papua pasca Pilpres Putaran I, > tidak berarti aparat keamanan di daerah ini harus bersantai-santai. Sikap > kesiapsiagaan, baik TNI maupun Polri tetap menjadi prioritas utama, maka jangan > heran bila menyikapi rencana kedatangan Presiden Megawati Sokernoputri dijadwalkan > Rabu (25/8) besok tiba di Jayapura melalui Timika, TNI dan Polri telah menyiapkan > pengamanan yang ketat. > > Bahkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, para Sniper (penembak jitu) > sudah disiagakan di sejumlah tempat yang strategis yang bakal dukujunginya. > Kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini, adalah dalam rangka menghadiri > pertemuan para pimpinan Gereja-Gereja se-Indonesia yang bakal berlangsung di Hotel > Sentani Indah Kabupaten Jayapura mulai hari ini. > > Kabikda Pemprov Papua Fred Manufandu, SH ketika dikonfirmasi wartawan soal > kedatangan Megawati ke Papua membenarkan hal itu. Menurutnya, Megawati bersama > rombongan akan tiba di Bandara Sentani Jayapura pukul 9:40 Wit setelah bersama > Gubernur Papua dari Timika dengan pesawat khusus. " Rombongan akan disambut Wakil > Gubarnur Drh. Constan Karma setelah dari Timika bersama Gubernur Papua Drs. JP > Solossa, Msi," ujarnya. > > Kedatangan Megawati bersama rombongan menurutnya dalam rangka menghadiri undangan > para pimpinan Gereja-Gereja se-Indonesia yang tengah mengadakan pertemuannya di > Jayapura, tepatnya di Hotel Sentani Indah. Dalam kunjungan ini Megawati ditemani > suaminya Taufiq Kiemas akan mengadakan dialog bersama dengan para pimpinan > Gereja-Gereja se Indonesia. " Agenda penting yang akan dilakukan Megawati adalah > melakukan dialog dengan para pimpinan Gereja-Gereja Se-Indonesia," ungkapnya. > > Kapendam XVII Trikora Mayor CAJ GT Situmorang kepada wartawan siang kemarin > mengatakan, keamanan dan pengamanan kunjungan Presiden Megawati adalah menjadi > kepentingan bersama, dimana jajaran Kodam XVII/Trikora memiliki tanggungjawab. Guna > melaksanakan tugas tersebut maka Kodam XVII/Trikora telah membagi pasukan pengamanan > itu dalam dua bagian besar yang dikenal dengan istilah pengamanan terbuka dan > tertutup. > > " Pengamanan secara terbuka dan tertup dalam jumlah yang besar telah kami siagakan > untuk mengamankan kedatangan Megawati besok," ujarnya. Untuk menjamin kelancaran > kunjungan kerja orang nomor 1 di pemerintahan itu, tidak tanggung-tanggung disiapkan > sejumlah sniper (penembak jitu) baik dari TNI maupun Polri. Hal itu dilakukan > lantaran kondisi geografis, khusunya tempat dilakukannya pertemuan nanti > bergunung-gunung, tepatnya di Hotel Sentani Indah, Sentani Kabupaten Jayapura. > > Disiapkannya sejumlah sniper itu seperti terungkap dalam Apel Siaga PAM RI 1 yang > digelar di lapangan Brimobda Papua Kotaraja Distrik Jayapura Utara, Senin (23/8) > kemarin. Bertindak selaku inspektur upacara Danrem 172 PVY Kolonel Inf Agus Muljadi > yang langsung memegang komando sebagai Dansatgas PAM RI 1 di Jayapura. " Ya apel > siaga ini dalam rangka kedatangan ibu Mega ke Jayapura tanggal 24 dan 25 nanti. > > Rombongannya diantaranya pak Taufik Kiemas, Menperindag, Menteri Agama, Menristek > dan beberapa anggota DPR. Dan kedatangannya ini dalam kapasitas sebagai Presiden > RI,makanya untuk pengamanannya kita bersama-sama dengan Polri, semua satuan kita > libatkan, termasuk PMK dan Dinas Kesehatan," ungkap Danrem yang diwawancarai > wartawan koran ini usai apel siaga kemarin. > > Disinggung mengenai sejumlah sniper yang disiapkan dalam PAM RI 1 itu, Danrem > mengakui hal itu menjadi upaya preventif guna menjaga segala kemungkinan. " Nanti > kan lokasinya berbukit-bukit, seperti di depan Hotel Sentani Indah, makanya minimal > kita tempatkan personel di sana. Kalau ada yang berniat mengganggu kelancaran > kunjungan ini, ya kita halau," ucapnya. > > Dalam apel siaga kemarin, Danrem yang didampingi Kasat Brimobda Papua Kombes Pol > Drs. Robby Kaligis dan sejumlah komponen TNI/Polri langsung melakukan pemeriksaan > kesiapan pasukan pengamanan, baik personel maupun material berupa peralatan > persenjataan, komunikasi hingga kendaraan operasional. > > "Saya minta kepada semua satuan yang tergabung dalam pengamanan RI 1 ini untuk > senantiasa menjaga kesehatan serta kesiapan baik personil dan semua material > peralatan sehingga pada hari H nanti dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin," ujarnya > ketika memberikan amanat. > > PAM Pilpres > Menyoal tentang pengamanan menjelang kampanye dan Pilpres putaran kedua bulan > September nanti, menurut Agus, pihaknya belum menentukan secara rinci namun, ia > memastikan bahwa seluruh kekuatan TNI khususnya di jajaran Korem 172 PVY siap > mendukung Polri dalam mengamankan jalannya Kampanye dan Pilpres nanti. > > " Apel siaga ini khusus untuk pengamanan kunjungan ibu Mega selaku pejabat Presiden, > kalau untuk pengamanan pemilu kan tugas Polri nanti, namun yang jelas kita siap > mendukung Polri jika nanti diminta. Semua pasukan tetap siaga baik dari satuan > penugasan maupun yang organik di satuan komando kewilayahan dan kita sudah siapkan > kantong-kantong bila suatau saat nanti diminta bantuannya, kita sudah ready > mendukung Polri," tegasnya. > > Disamping itu terkait insiden kontak senjata di Mulia antara Satgas TNI dengan > TPN/OPM di Daerah Gurage Desa Mulia Distrik Mulia Selasa (18/8) lalu hingga > tertembaknya Pratu Oji, nampaknya tak mempengaruhi rencana kunjungan RI 1 tersebut. > Pihak TNI sendiri tetap menyatakan bahwa kondisi keamanan di Papua secara umum tetap > kondusif. > > "Sejauh ini aman-aman saja, tidak ada pengaruh atas penyerangan kemarin. Dam kami > bersama Polri tetap siap menjaga keamanan di wilayah ini," tandasnya. Untuk > menghadapi ancaman separatis TPN/OPM yang masih kerap melakukan aktifitasnya, ia > menegaskan bahwa pihaknya selalu meningkatkan kewaspadaan dengan mengoptimalkan > patroli dan melibatkan seluruh satuan intel guna mencari informasi yang menjadi > dasar tindakan preventif terkait kelancaran pemilihan presiden putaran kedua ini. > > Bahkan 1234 personil TNI yang disiagakan untuk pengamanan pilpres putaran pertama > yang lalu tetap disiagakan. Senada dengan itu, Kasat Brimobda Papua Kombes Pol. Drs. > Robby Kaligis mengungkapkan bahwa satuan Brimob juga telah menyiapkan personilnya > dalam jumlah yang sama saat pengamanan pemilu legislatif dan pilpres putaran pertama > kemarin. Sehingga tak ada perubahan penambahan pasukan. > > "Pengamanan pilpres ini kan sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, jadi dana > Renpamnya juga sudah diatur dengan kekuatan yang sama," tuturnya. Tentang pengamanan > khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terhadap gangguan kelompok separatis, > Kaligis menyatakan hal itu telah dilakukan antisipasi dengan penebalan jumlah > personel di pos-pos perbatasan.(nce/sh) > > > > > ========= > Hans Gebze > Sekertaris Jendral > Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua (KP AMP) > E-mail:[EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED] > Web Site:http://www.westpapua.net/ & http://www.melanesianews.org/ > Mobile: -- > > > > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage! > ------------------------------------------------- WebMail fr�n Tele2 http://www.tele2.se ------------------------------------------------- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/IotolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung ! Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan ! Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan ******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke : [EMAIL PROTECTED] (langganan) website http://www.geocities.com/jaker_pusat ( underconstructions) Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/jaker/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
Harian Cenderawasihpost, 24 Agustus 2004
Mega ke Jayapura, Sniper Disiagakan
JAYAPURA - Semakin kondusifnya situasi keamanan di Papua pasca Pilpres Putaran I, tidak berarti aparat keamanan di daerah ini harus bersantai-santai. Sikap kesiapsiagaan, baik TNI maupun Polri tetap menjadi prioritas utama, maka jangan heran bila menyikapi rencana kedatangan Presiden Megawati Sokernoputri dijadwalkan Rabu (25/8) besok tiba di Jayapura melalui Timika, TNI dan Polri telah menyiapkan pengamanan yang ketat.
Bahkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, para Sniper (penembak jitu) sudah disiagakan di sejumlah tempat yang strategis yang bakal dukujunginya. Kunjungan orang nomor satu di Indonesia ini, adalah dalam rangka menghadiri pertemuan para pimpinan Gereja-Gereja se-Indonesia yang bakal berlangsung di Hotel Sentani Indah Kabupaten Jayapura mulai hari ini.
Kabikda Pemprov Papua Fred Manufandu, SH ketika dikonfirmasi wartawan soal kedatangan Megawati ke Papua membenarkan hal itu. Menurutnya, Megawati bersama rombongan akan tiba di Bandara Sentani Jayapura pukul 9:40 Wit setelah bersama Gubernur Papua dari Timika dengan pesawat khusus. " Rombongan akan disambut Wakil Gubarnur Drh. Constan Karma setelah dari Timika bersama Gubernur Papua Drs. JP Solossa, Msi," ujarnya.
Kedatangan Megawati bersama rombongan menurutnya dalam rangka menghadiri undangan para pimpinan Gereja-Gereja se-Indonesia yang tengah mengadakan pertemuannya di Jayapura, tepatnya di Hotel Sentani Indah. Dalam kunjungan ini Megawati ditemani suaminya Taufiq Kiemas akan mengadakan dialog bersama dengan para pimpinan Gereja-Gereja se Indonesia. " Agenda penting yang akan dilakukan Megawati adalah melakukan dialog dengan para pimpinan Gereja-Gereja Se-Indonesia," ungkapnya.
Kapendam XVII Trikora Mayor CAJ GT Situmorang kepada wartawan siang kemarin mengatakan, keamanan dan pengamanan kunjungan Presiden Megawati adalah menjadi kepentingan bersama, dimana jajaran Kodam XVII/Trikora memiliki tanggungjawab. Guna melaksanakan tugas tersebut maka Kodam XVII/Trikora telah membagi pasukan pengamanan itu dalam dua bagian besar yang dikenal dengan istilah pengamanan terbuka dan tertutup.
" Pengamanan secara terbuka dan tertup dalam jumlah yang besar telah kami siagakan untuk mengamankan kedatangan Megawati besok," ujarnya. Untuk menjamin kelancaran kunjungan kerja orang nomor 1 di pemerintahan itu, tidak tanggung-tanggung disiapkan sejumlah sniper (penembak jitu) baik dari TNI maupun Polri. Hal itu dilakukan lantaran kondisi geografis, khusunya tempat dilakukannya pertemuan nanti bergunung-gunung, tepatnya di Hotel Sentani Indah, Sentani Kabupaten Jayapura.
Disiapkannya sejumlah sniper itu seperti terungkap dalam Apel Siaga PAM RI 1 yang digelar di lapangan Brimobda Papua Kotaraja Distrik Jayapura Utara, Senin (23/8) kemarin. Bertindak selaku inspektur upacara Danrem 172 PVY Kolonel Inf Agus Muljadi yang langsung memegang komando sebagai Dansatgas PAM RI 1 di Jayapura. " Ya apel siaga ini dalam rangka kedatangan ibu Mega ke Jayapura tanggal 24 dan 25 nanti.
Rombongannya diantaranya pak Taufik Kiemas, Menperindag, Menteri Agama, Menristek dan beberapa anggota DPR. Dan kedatangannya ini dalam kapasitas sebagai Presiden RI,makanya untuk pengamanannya kita bersama-sama dengan Polri, semua satuan kita libatkan, termasuk PMK dan Dinas Kesehatan," ungkap Danrem yang diwawancarai wartawan koran ini usai apel siaga kemarin.
Disinggung mengenai sejumlah sniper yang disiapkan dalam PAM RI 1 itu, Danrem mengakui hal itu menjadi upaya preventif guna menjaga segala kemungkinan. " Nanti kan lokasinya berbukit-bukit, seperti di depan Hotel Sentani Indah, makanya minimal kita tempatkan personel di sana. Kalau ada yang berniat mengganggu kelancaran kunjungan ini, ya kita halau," ucapnya.
Dalam apel siaga kemarin, Danrem yang didampingi Kasat Brimobda Papua Kombes Pol Drs. Robby Kaligis dan sejumlah komponen TNI/Polri langsung melakukan pemeriksaan kesiapan pasukan pengamanan, baik personel maupun material berupa peralatan persenjataan, komunikasi hingga kendaraan operasional.
"Saya minta kepada semua satuan yang tergabung dalam pengamanan RI 1 ini untuk senantiasa menjaga kesehatan serta kesiapan baik personil dan semua material peralatan sehingga pada hari H nanti dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin," ujarnya ketika memberikan amanat.
PAM Pilpres
Menyoal tentang pengamanan menjelang kampanye dan Pilpres putaran kedua bulan September nanti, menurut Agus, pihaknya belum menentukan secara rinci namun, ia memastikan bahwa seluruh kekuatan TNI khususnya di jajaran Korem 172 PVY siap mendukung Polri dalam mengamankan jalannya Kampanye dan Pilpres nanti.
" Apel siaga ini khusus untuk pengamanan kunjungan ibu Mega selaku pejabat Presiden, kalau untuk pengamanan pemilu kan tugas Polri nanti, namun yang jelas kita siap mendukung Polri jika nanti diminta. Semua pasukan tetap siaga baik dari satuan penugasan maupun yang organik di satuan komando kewilayahan dan kita sudah siapkan kantong-kantong bila suatau saat nanti diminta bantuannya, kita sudah ready mendukung Polri," tegasnya.
Disamping itu terkait insiden kontak senjata di Mulia antara Satgas TNI dengan TPN/OPM di Daerah Gurage Desa Mulia Distrik Mulia Selasa (18/8) lalu hingga tertembaknya Pratu Oji, nampaknya tak mempengaruhi rencana kunjungan RI 1 tersebut. Pihak TNI sendiri tetap menyatakan bahwa kondisi keamanan di Papua secara umum tetap kondusif.
"Sejauh ini aman-aman saja, tidak ada pengaruh atas penyerangan kemarin. Dam kami bersama Polri tetap siap menjaga keamanan di wilayah ini," tandasnya. Untuk menghadapi ancaman separatis TPN/OPM yang masih kerap melakukan aktifitasnya, ia menegaskan bahwa pihaknya selalu meningkatkan kewaspadaan dengan mengoptimalkan patroli dan melibatkan seluruh satuan intel guna mencari informasi yang menjadi dasar tindakan preventif terkait kelancaran pemilihan presiden putaran kedua ini.
Bahkan 1234 personil TNI yang disiagakan untuk pengamanan pilpres putaran pertama yang lalu tetap disiagakan. Senada dengan itu, Kasat Brimobda Papua Kombes Pol. Drs. Robby Kaligis mengungkapkan bahwa satuan Brimob juga telah menyiapkan personilnya dalam jumlah yang sama saat pengamanan pemilu legislatif dan pilpres putaran pertama kemarin. Sehingga tak ada perubahan penambahan pasukan.
"Pengamanan pilpres ini kan sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, jadi dana Renpamnya juga sudah diatur dengan kekuatan yang sama," tuturnya. Tentang pengamanan khususnya di wilayah perbatasan yang rawan terhadap gangguan kelompok separatis, Kaligis menyatakan hal itu telah dilakukan antisipasi dengan penebalan jumlah personel di pos-pos perbatasan.(nce/sh)
=========
Hans Gebze
Sekertaris Jendral
Komite Pusat Aliansi Mahasiswa Papua (KP AMP)
E-mail:[EMAIL PROTECTED] & [EMAIL PROTECTED]
Mobile: --
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)

