Erwin Budiman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
To: <[EMAIL PROTECTED]>
From: "Erwin Budiman" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 30 Aug 2004 12:59:55 +0200
Subject: [apakabar] PRD Minta PKS Cabut Dukungan pada SBY-Kalla (menitip dendeng pada anjing)
Akhirnya ketemu juga perumpamaan yang pas :Memilih SBY sama saja dengan menitip dendeng pada anjingSBY Pasti Menang !PRD Minta PKS Cabut Dukungan pada SBY-KallaPartai Rakyat Demokratik menilai dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terhadap pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) � Yusuf Kalla dalam Pilpres Putaran II merupakan pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat untuk melawan militerisme dan imperialisme neoliberal."Dukungan PKS terhadap SBY � Kalla mengkhianati perjuangan Rakyat untuk melawan militerisme dan imperialisme neoliberal," tulis Komite Pimpinan Pusat - Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD) dalam siaran persnya kepada SM CyberNews, Senin (30/8).
Menurut siaran pers yang ditandatangani Sekretaris Jenderal KPP-PRD Zely Ariane tersebut, dukungan PKS terhadap pasangan SBY-Kalla patut untuk dikritik oleh seluruh gerakan demokratik. "Seluruh basis argumentasi 5 program yang menjadi dasar untuk membenarkan dukungan PKS terhadap pasangan SBY � Kalla walau dibungkus dengan metode kontrak politik jelas sangat lemah," ujar Zely Ariane.
Zely Ariane mengatakan, harapan bahwa SBY-Kalla akan menciptakan pemerintahan yang bersih, peduli dan profesional sudah dibantah oleh fakta-fakta yang berlangsung selama ini. Kalla dipecat dari kabinet pada masa Pemerintahan Abdurrahman Wahid karena diduga kuat terlibat korupsi.
"Demikian juga dengan SBY, selama satu tahun pelaksanaan Darurat Militer (DM) di Aceh yang menjadi tanggung-jawabnya sebagai Penguasa Darurat Militer Pusat semasa masih menjabat Menpolkam telah terjadi penyelewengan ratusan miliar dana untuk pelaksanaan DM di Aceh," katanya.
Disebutkan, SBY � Kalla juga tidak akan mungkin membuat pemerintahan menjadi berdaulat di dunia internasional. SBY semasa menjadi Mentamben maupun Menkopolkam, dan atau Kalla semasa menjadi Memperindag, Menkokesra maupun sebagai anggota DPR dan Golkar tidak pernah menolak campur tangan kaum imperialis neoliberal melalui alat-alatnya IMF, World Bank, CGI, Paris Club dsb.
Sebaliknya, ujar Zely Ariane, mereka dan juga institusi-institusi politik di mana mereka berasal, yaitu TNI dan Partai Golkar justru menjadi pendukung dan agen utama dari imperialis neoliberal di dalam negeri. Padahal seperti kita saksikan bersama bahwa krisis kesejahteraan yang dialami Rakyat semakin memburuk saja sejalan dengan semakin merajalelanya dominasi kaum imperialis neoliberal dalam perekonomian dalam negeri.
"SBY Kalla tidak pernah menentang secara konsisten invasi AS ke Irak, ke Afganistan, dukungan terhadap kudeta militer di Venezuela, Haiti, dan Pakistan. Karenanya kesediaan untuk mendukung kemerdekaan Palestina dari penindasan Imperialis Israel sudah pasti juga hanya basa-basi atau hanya di atas kertas saja," klaim PRD.
PRD juga pesimis SBY � Kalla akan menghormati penegakan HAM dan supremasi sipil. PRD bahkan tegas menuding SBY terlibat kasus 27 Juli dan Darurat Militer di Aceh. "Ini sama saja dengan menitip dendeng pada anjing. SBY sudah jelas terlibat kejahatan HAM dalam Peristiwa 27 Juli 1996, mengkonsepkan Darurat Militer di Aceh, serta terlibat aktif dalam kelahiran Perpu Anti Terorisme maupun UU Anti Terorisme, penerapan KTP Merah Putih dan tinta Pemilu di jari Rakyat Aceh di bawah darurat Militer/Sipil, substansinya sudah jelas merupakan ciri nyata dari kecenderungan Police State," tuding PRD.
Menurut PRD, SBY juga berkali-kali menegaskan bahwa struktur teritorial tentara �yang selama ini merupakan instrumen politik tentara-- harus tetap dipertahankan. "Bahkan di masa kekuasaannya sebagai Menkopolkam-lah struktur teritorial tentara (Kodam) semakin diperluas. Itulah yang mendasari SBY dalam kontroversi RUU TNI, yang mendapat penolakan luas dari kekuatan-kekuatan sipil demokratik, tidak berani menolak RUU TNI," tandas Zely.
PRD mengklaim dukungan PKS terhadap pasangan SBY-Kalla tidak akan melahirkan supremasi sipil melainkan militerisme dan penindasan. "Bukan supremasi sipil dan kesejahteraan yang akan didapatkan rakyat sebagaimana diharapkan oleh PKS. Dukungan PKS terhadap SBY � Kalla justru akan menjerumuskan rakyat pada bahaya militerisme dan semakin merajalelanya penindasan, penghisapan oleh kaum imperialis-neoliberal," kata Zely.
"Gerakan demokratik dan seluruh rakyat juga tidak perlu mendukung pasangan Mega-Hasyim, mendeklarasikan gerakan ini-itu untuk mendukung Mega- Hasyim ataupun SBY - Kalla. Megawati juga sudah terbukti bertindak militeris, dan merupakan agen atau antek kepentingan kaum imperialis neoliberal. Sudah sangat jelas, sudah terang persoalannya bagi kita, bahwa dua pasangan Capres itu merupakan masalah dan bukan jalan keluar bagi rakyat untuk menyelesaikan krisis kesejahteraan dan bagi upaya penyelamatan demokrasi dari ancaman militerisme," tandas Zely.
Oleh karena itu, Partai Rakyat Demokratik minta PKS segera mencabut dukungannya terhadap SBY � Kalla. "Kepada PKS untuk bergabung dengan gerakan demokratik membentuk front persatuan rakyat di mana-mana, dalam perjuangan melawan militerisme dan menentang dominasi kaum imperialis neoliberal yang telah menyengsarakan rakyat," pinta Zely Ariane
Bangun Persatuan Rakyat-Bentuk Pemerintahan Rakyat Miskin!
Komite Pimpinan Pusat - Partai Rakyat Demokratik (KPP-PRD)
Jl. Tebet Barat Dalam VIII L No. 2
Kec. Tebet Barat
Jakarta Selatan 12810
Telp. 021-8309061
Hp.
0815-8126673 (Sekjend)
0815-6867741 (Ketua I)
0816-1675291 (Ketua II)
0815-8946404 (Ketua III)
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Semua orang adalah seniman setiap tempat adalah panggung !
Belajar dan berkarya senilah bersama Rakyat miskin untuk membangun budaya pembebasan !
Silakan kawan kawan kirimkan karya seni berupa tulisan sastra seperti puisi,cerpen, gambar gambar berupa lukisan, kartun ,komik ,atau undangan kegiatan kebudayaan yang membangun budaya pembebasan
******Bergabung dan ramaikan diskusi Reboan di jaker (di dunia nyata) atau diskusi di [EMAIL PROTECTED] (di dunia maya)! Untuk bergabung di diskusi maya silakan kawan kawan kirim email kosong ke :
[EMAIL PROTECTED] (langganan)
website http://www.geocities.com/jaker_pusat
( underconstructions)
| Yahoo! Groups Sponsor |
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

