Third Asia Pacific International Solidarity Conference
(APISC 2005), 
Sydney on March 24-28.

GLOBALISASI PERLAWANAN dan PERSATUAN GERAKAN 
adalah JAWABAN TERHADAP PERANG DAN KEMISKINAN AKIBAT
IMPERIALISME
--Tugas Mendesak Gerakan Demokratik Anti Imperialisme
dan Perang�

Konferensi Solidaritas Internasional Asia Pasifik kali
ini diadakan di Ashfield Boy High School di Ashfield
Sidney 24-28 Maret 2005. Konferensi yang diprakarsai
oleh Action in Solidarity with Asia dan Pacific (ASAP)
bekerja sama dengan Green Left Weekly ini adalah
konferensi solidaritas internasional melawan
imperialisme yang ketiga setelah 1998 dan 2002. Lebih
dari 500 orang berpartisipasi dalam setiap sesi
Plenary yang menghadirkan pembicara tokoh-tokoh
gerakan utama anti imperialisme dari berbagai negeri. 

Pembicara-pembicara internasional dari berbagai
gerakan kiri�Aceh, Philippines, Indonesia, Aceh, West
Papua, East Timor, India and New Zealand�hadir untuk
mendiskusikan situasi ekonomi dan politik dan strategi
taktik perlawanan di masing-masing negeri. Perang
pendudukan terhadap iraq, politik kekuasaan US di
Timur Tengah demikian juga dengan kebangkitan gerakan
�kekuasaan rakyat� di Amerika Latin, �silence war� di
Aceh dan Papua, menemukan format gerakan Sosialisme di
Asia dan Eropa, adalah bagian-bagian utama yang
didiskusikan selama lebih dari tiga hari. Konferensi
sendiri telah semakin meneguhkan semangat setiap
organsiasi pergerakan dan partisipan yang hadir untuk
membangun gerakan perlawanan dan persatuan melawan
imperialisme, membuat garis tegas terhadap musuh-musuh
rakyat yang mengabdi pada imperlisme.

Stan Goff dari USA merupakan mantan tentara Operasi
Khusus AS di Irak, sekarang menjadi juru bicara dan
penulis gerakan anti perang Iraq dalam Freedom Road
Socialist Organisation, adalah pembicara utama yang
terus menerus menegaskan bahwa perang permanen yang
dilancarkan imperialisme AS harus segera dihentikan
oleh gerakan rakyat. Bahkan setelah konferensi Goff
menuliskan bahwa participants �dari bangsa-bangsa
Asia-Pacific telah betul-betul meyakinkan dirinya
bahwa kebutuhan strategis untuk segera memulai
kolaborasi internasional terhadap pembangunan kampanye
anti-pangkalan militer, dalam hubungannya dengan
gelombang anti perang di gerakan kiri internasional
saat ini, ... perjuangan melawan pangkalan-pangkalan
militer di Diego Garcia, Okinawa, Korea dan diberbagai
tempat lainnya harus ditingkatkan.� 

Dita Indah Sari (Ketua Umum Partai Rakyat
Demokratik-PRD) dan Thamrin Ananda (Ketua Front
Perjuangan Demokratik Rakyat Aceh-FPDRA) menegaskan
bahwa berbicara solidaritas anti perang terhadap Irak,
maka jangan lupa perang yang sama dalam �keheningan�
yang juga terjadi di Aceh dan Papua saat ini.
Negeri-negeri lain direpresentasikan oleh Ram
Seegobin, perwakilan pertama pergerakan sosialis di
Muritius, Lalit, dan Srilata Swaminathan, Presiden of
the All-India Womens Association, Helmuth Markov dari
the Party of Democratic Socialism di Germany juga
menjadi anggota European Left Parlement dan Taylan
Bilgic dari the Labour Party of Turkey, Ahmed Shawki
dari the International Socialist Organization (ISO)
dan Seorang sosialis independent Barry Sheppard dan
Caroline Lund. Kehadiran Konsulat General Republik
Sosialis Kuba Nelida Hernandez dalam sebuah sesi
Plenari solidaritas terhadap Kuba membangkitkan tepuk
tangan bergemuruh dan slogan �Yankee No-Cuba Si!� di
seluruh hall. Konsulat General Republik Sosialis
Vietnam Nguyen Thu Phiet, juga berbicara di plenary,
dan dalam workshops, bersama Konsulat Vietnam, Tran
Nhu Hung. Ali Kazak, coordinator jenderal Delegasi
Palestina untuk Australia juga bicara. 

Aktivis-aktivis muda, demikian juga aktivis-aktivis
yang sudah lebih kurang 60 tahun berjuang, seperti
mantan tahanan politik Pulau Buru, jurnalis dan
penerbit progresif Joesoef Isak dan juga seorang
sosialis dari Fhilipina dan mantan Presiden
Universitas Philipina Francisco Nemenzo, semuanya
menekankan solusi terhadap persoalan mendasar
kemanusiaan�lingkungan, kebudayaan, ekonomi dan
kemiskinan sosial�lewat persatuan kekuatan kekuatan
rakyat untuk berkuasa yang sesungguhnya baru pertama
kali ini dipresentasikan. 

Semangat persatuan yang muncul dalam konferensi ini,
jalan keluar perlawanan yang tak bisa ditunda-tunda
lagi, menjadi tambahan energi perjuangan yang dibawa
pulang oleh masing-masing organisasi pergerakan di
Asia Pasifik. Konferensi bahkan menantang semua
gerakan sosialis untuk menemukan jalan bagaimana
mentransfer semangat persatuan yang muncul dalam
aktivitas empat hari tersebut terhadap sosialisme,
terhadap solidaritas Kuba dan Venezuela, terhadap
kolaborasi dengan kekuatan progresif di dalam negeri
guna melawan sekeras-kerasnya globalisasi neoliberal
dan eksploitasi klas penguasa di masing-masing negeri.


Bagi kita di Indonesia, artinya, bersama-sama
menemukan format persatuan guna memimpin perlawanan
rakyat yang sudah muncul dimana-mana melawan berbagai
kebijakan neoliberal pemerintah SBY-Kalla. Termasuk
memanfaatkan momentum Konferensi Asia Afrika untuk
merefleksikan kembali sejujur-jujurnya bahwa persatuan
gerakan rakyat seluruh dunia saat ini adalah untuk
menegakkan martabat rakyat di negeri-negeri tertindas
dengan melawan imperialisme dan bukan yang lainnya.
(Dept-HI-PRD)

Note:
Bagi kawan-kawan yang tertarik mengetahui lebih jauh
mengenai ASAP dan aktivitas-aktivitasnya, dapat
menghubungi kami di [EMAIL PROTECTED] dan atau
kunjungi http://www.asia-pacific-action.org/ atau
[EMAIL PROTECTED] 

Lampiran:
Lihat juga
http://www.greenleft.org.au/back/2005/621/621p12.htm 




                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Yahoo! Mail - 250MB free storage. Do more. Manage less. 
http://info.mail.yahoo.com/mail_250





JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat: 
JL.Tebet Timur Dalam II D No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia 
telp/fax:+62 21 8292842

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!" 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/jaker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke