Apakah evolusi di China bisa menjadi penentu kemenangan atau kekalahan negara dunia ketiga?

 

Awal bulan april y.l. pemimpin Cuba, Fidel Castro pernah mengatakan: �Saat ini kita telah mendapatkan jalan keluar dari kondisi krisis yang menimpa negara kami sejak runtuhnya Sovjet Uni di tahun 1991. Untuk itu kami mengucapkan terimakasih pada Venesuela dan China�

 

Tahun 1991 hubungan dagang  antara Cuba dengan Sovjet Uni dan Eropa Timur secara mendadak mengalami kehancuran. Sejak sa�t itu situasi ekonomi Cuba mengalami  kondisi krisis yang mendalam.  Namun sa�t ini jiwa optimis rakyat Cuba mulai membara kembali atas terjalinnya hubungan dagang dengan Venesuela dan China.

 

Pengakuan atas pernyataan Fidel Castro  �Thanks to Venezuela� � ok�, lantaran Venezuela kaya akan sumber Minyak dan Gas buminya dan Cuba butuh minyak dan Gas Bumi. Namun dengan menyatakan  �Thanks to China ?�.  Jadi apa sebenarnya yang bisa ditawarkan oleh China terhadap Cuba? Dan, bilamana China memiliki pengaruh positif terhadap Cuba, apakah pengaruh positifnya juga berlaku untuk negara Dunia Ketiga lainnya?

 

Angin Keberuntungan dari Timur

 

Hasil perdagangan China selama 8 tahun terakhir ini telah mengalami kenaikan sampai 16 % per tahun. Karena setiap tahunnya China mengalami peningkatan produktie untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negerinya. Dengan begitu secara sederhana kita bisa mengartikan bahwa peningkatan berdagang sejogjanya akan bisa memberikan proses perkembangan ekonomi dalam negeri.

 

Banyak para eksperts mengatakan bahwa hampir separuh dari anggota Negara Asia mengalami perkembangan ekonomi lantaran menjalin hubungan perdagangan dengan China.  Dan, ini ternyata tidak hanya untuk di Asia tapi juga terjadi di seluruh Manca negara bisa ikut menikmati keberhasilan perkembangan ekonomi di China. Bahkan salah satu peneliti staf ahli ekonomi China dari International Monetary Fund pun menyimpulkan bahwa perkembangan ekonomi global di periode 2001 � 2003 mengalami kenaikan 24% lantaran peranan kemajuan ekonomi China.

 

Begitu pula Castro Neves yang menjabat sebagai Duta besar Brasilia di China juga menyatakan dalam pertemuan di salah satu seminar: �Kondisi ekonomi negara kami di tahun 2003 mengalami perkembangan di titik 0. Kita tidak bisa mencapai perkembangan positif tapi juga tidak mengalami kemunduran. Tanpa China kondisi ekonomi kita ketika itu akan mengalami perkembangan negatif sampai ke titik �1." Brasilia merupakan negara terbesar di Amerika Selatan yang berpenduduk sampai 185 juta orang. Berarti nilai satu persen dari  perkembangan ataupun kemunduran ekononinya bisa menyentuh ratusan ribu penduduknya dalam kondisi antara yang kelaparan dan yang masih bisa makan.

 

Pertengahan april y.l. presiden Nigeria, Olusegun Obasanjo, yang juga merangkap jabatan sebagai ketua Afrika Uni mengadakan kunjungan resmi ke China. Ketika dalam kunjungan resminya Obasanjo juga menyatakan: �para anggota negara Afrika Uni ingin juga belajar dari China. Karena mereka melihat keberhasilan China untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dalam negerinya.�

 

Hubungan ekonomi antara China dengan para Negara Dunia Ketiga ternyata dianggap sebagai alternatif tawaran baru untuk adanya pencapaian suatu kesepakatan hubungan kerjasama ekonomi perdagangan. Tentunya ini yang diharapkan oleh para negara di Amerika Latin, Afrika dan Asia karena dianggap sebagai perspektif hawa angin segar untuk mendatang  yang bisa memberikan sumbangan peningkatan pembangunan ekonomi dalam negerinya masing-masing.

 

Begitupun pengharapan dari pertemuan reuni  peringatan 50 tahun Konferensi Asia-Afrika yang di adakan baru lalu di Jakarta. Namun yang menjadi pertanyaan besar bagi warga dunia sampai sa�t ini adalah: �Apakah para Kepala Negara maupun para Kepala Pemerintahan Negara Dunia Ketiga akan mampu melepaskan  Jeratan Ikatan pengaruh Kekuasaan Politik-Ekonomi Global yang di dominasi oleh USA beserta sekutunya?�

 

China berperan sebagai motor penggerak hubungan kerjasama di Tiga Kontinen

 

Presiden Bush dan USAnya menganggap warga dunia sebagai miliknya. Bahkan ambisinya di abad 21 akan dijadikan olehnya sebagai abad kejayaan USA yang mana semua negara harus mengabdi serta tunduk pada kebijakan politik-ekonominya. Bahkan ketika Condoleezza Rice dipilih dan diangkat secara resmi sebagai mentri luar negeri Amerika sempat mengeluarkan pernyataan bahwa Birma, Cuba, White-Russian, Zimbabwe, Korea Utara dan Iran adalah merupakan �Enam poros dari kekusa�n Tirani�. Tentunya pernyataan tersebut bukanlah sebagai pernyataan yang secara kebetulan untuk ditujukan ke para kawannya China. Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki yang dikenal sebagai sobat Amerika pun sempat ikut tersinggung dan bereaksi marah atas pernyataan sang Menteri Luar negri USA tersebut dan mengatakan:  �pernyataan tersebut sangat tidak tepat dan tidak bisa diterima. Untuk itu diharapkan Amerika menghargai status suvereinitas 6 negara tersebut.�

 

China yang telah melakukan kesepakatan kontrak perdagangannya dengan benua Afrika, benua Amerika Latin serta benua Asia tentunya tidak merasa terganggu dengan provokasi aksi diplomasinya USA. Hubungan dagang antara China dan 49 negara Afrika yang dibangun sampai berumur empat tahun  telah mencapai peningkatan dari 10 sampai 23 milyar dollar. Tahun ini akan meningkat sampai 30 milyar dollar. Dengan begitu jumlah investasi China akan sama besarnya dengan jumlah investasi Amerika di Afrika.

 

Penawaran investatie China di benua Afrika tentunya beragam. Penawaran berupa pinjaman uang dalam bentuk bunga lunak dilakukan kepada Sudan, Angola, Zimbabwe, Congo-Kinshasa, Zambia, Gabon, Nigeria dan Afrika selatan. Juga 25 negara Afrika yang tergabung dalam kategori tersebut telah mengadakan kesepakatan bersama untuk melakukan penyesuaian biaya pajak-import. Dengan begitu masing-masing negara bisa menikmati hasil pendapatan produksi eksportnya. Untuk skala jumlah besar dari import produksi disepakati untuk bebas pajak impor. China juga melakukan kesepatan kontrak investasi di sektor produksi minyak bumi dengan Sudan dan Angola. Untuk sektor produksi tembaga dilakukan kontrak kerja dengan Zambia, sektor batu bara dan emas di Afrika Selatan, proyek pembangkit tenaga listrik di Zambia, proyek jaringan komunikasi di Kenia serta proyek Jembatan dan Jalan Raya dengan Botswana, Congo-Kinshasa dan Afrika Selatan.

 

Begitu pula penawaran investasi China terhadap benua Amerika Latin yang sejogyanya dinilai oleh Amerika sebagai  prive �Taman Belakang�nya.  Presiden China Hu Jintao di bulan November tahun lalu pun sempat berkunjung ke Brasilia, Argentina dan Chili serta menyatakan untuk mendatang akan meng-investasi sebanyak 100 milyar dollar. Bahkan Venezuela, Brasilia dan Cuba menjadi sekutunya serta dinilai oleh China sebagai partner perdagangan yang paling terpenting dan menguntungkan. Venezuela yang menempati posisi 5 terbesar dari jumlah produksi minyak dan gas bumi sedunia telah menjadi pelanggan tetapnya China. Juga investasi China sejumlah 70 proyek telah beroperasi di Brasilia, begitu pula investasi Brasilia di China dengan jumlah 300 proyeknya. 

 

Dalam suasana kunjungan Presiden China di negara Cuba tahun lalu, pimpinan Cuba Fidel Castro menyambut dengan penuh kehangatan dan menyatakan bahwa relasi antara Cuba dan China merupakan contoh pelajaran sekolah yang terbaik dalam menjalin hubungan kerjasama karena kedua negara telah  memiliki basis idealisme yang sama pula untuk menuju masyarakat Sosialisme. Begitu pula dengan wakil presiden Cuba Raoul Castro yang ketika berkunjung ke China baru lalu, untuk sekaligus menganugerahkan medali penghargaan Jos� Marti kepada presiden China, serta menyatakan kekagumannya terhadap hasil prestasi kerja Partai Komunis China di dalam negerinya.

 

Kenyataan dari proses peningkatan hubungan kerjasama ekonomi, finansial, diplomasi dan politik antar China dan warga benua Amerika Latin tentunya dirasa sangat berpengaruh buat USA . Pengaruh tersebut sejogyanya dianggap sebagai ancaman �kemapanan� strategis kepentingan Amerika guna mengintensifkan Politik-Ekonomi Isolasinya terhadap Cuba. Bahkan hubungan strategi China dengan Brasilia sempat mengejutkan para anggota APEC dalam pertemuan di Cancun tahun lalu, yang mana ketika itu China sempat mengajukan usul untuk Brasilia di jadikan calon anggota permanen dari Dewan Keamanan PBB. Dengan begitu Chinapun yang sebagai salah satu dari lima anggota pemanen Dewan Keamana PBB bisa mengaharap mendapatkan tambahan dukungan dari anggota sekutunya di level Keamanan Warga Dunia.

 

Demi memenuhi strategi kepentingan ekonomi interes China terhadap benua Asia tentunya dinilai tidak lengkap tanpa bersekutu dengan Iran, Pakistan dan India. Iran yang masuk dalam salah satu daftar musuh Amerika �number one� juga disebut oleh pemerintahan Bush I sebagai �Negara Bandit�.Dan,  pada periode pemerintahan Bush II Iran masih tetap disebut sebagai sasaran ancaman sebagai �Post Utama Negara Tirani�. Tuduhan ataupun ancaman Amerika yang bersifat sarkatis tersebut tidaklah membuat China menjadi merasa terhina untuk membuka hubungan kerjasama dengan Iran di tahun lalu. Kesapakatan hubungan dagangpun terjalin antara China dan Iran dengan membuat kotrak kerja di sektor minyak bumi selama 25 tahun seharga 100 milyar dollar. Dengan begitu China berhasil meng-impor minyak bumi dari Iran dengan menukar  tawaran bantuan untuk membangun proyek metro di Teheran, proyek untuk membangun jaringan tenaga listrik dan proyek untuk kapal tanker gas alam serta membangun jalan Raya sampai kearah laut Kaspia di daerah Sentral Asia.

 

Sedangkan Amerika yang selalu mencoba �menceraikan� status hubungan koalisi antar Pakistan dan China pada kenyataannya tidak bisa dipatahkan. Pada akhirnya di awal bulan april tahun ini China dan Pakistan berhasil menjalin kesepakatan baru dalam hubungan bilateralnya untuk membangun 2 proyek di sektor Pembangkit Tenaga Listrik Nuklir. Penandatanganan dalam   �Treaty of friendship and Cooperation�  dilampirkan pernyataan sbb: � Kedua belah pihak berjanji untuk tidak ikut campur dalam persoalan dalam negeri masing-masing serta menghargai status soevereinitas, Keamanan Negara dan Nasional integrasi�.

 

Sementara itu India yang selalu menganggap China sebagai rivalnya, ternyata berhasil memperbaiki hubungan �Rukun Tetangga�. Salah satu potensi ancaman antar dua negara tersebut adalah konflik pemilikan teritorial daerah batasan di Sikkim. pada akhirnya berkompromi dengan melakukan kesepakatan  untuk mengakui daerah Sikkim menjadi daerah bagian India. Pengesahan atas pengakuan batas daerah teritorial tersebut tercantum pada �Treaty of aggrement for strategy of partnership�. Sekaligus China juga menawarkan kesempatannya untuk meningkatkan hubungan diplomasinya guna adanya dukungan dari India atas status anggota permanen China dari Dewan Keamanan di PBB. Hubungan perdagangan antar kedua negara berawal di tahun 1990 dengan nilai investasi sejumlah seratus milyun dollar. Di tahun 2004 meningkat sampai 13 milyar dollar dan rencana di tahun 2006 hubungan dagang tersebut akan terus meningkat sampai 25 milyar dollar.

 

Pepatah lama yang mengatakan bahwa �Biarlah 1000 bunga berkembang dan bermekaran di taman� sejogjanya akan menjadi ancaman nyata buat Amerika beserta para sekutunya di Manca Negara.Rupanya Musim Semi di abad 21 diharapkan akan berguna pula untuk merespon adanya penguatan Front-Persatuan anti - Imperialisme di benua Asia maupun bagi Warga Dunia lainnya.

 

Bush marah kehilangan �Lahan Subur� di Rusia dan Eropa Barat

 

Celah politik antar USA dengan mantan Sovjet Uni maupun dengan Eropa Barat cenderung semakin melebar.Tendensi dari proses perubahan tersebut tentunya bukanlah atas keinginan China. Presiden Rusia Putin pun sempat menyatakan pada 4 Juni 2002 yang lalu: �Rusia sangat menyadari bahwa China memiliki peranan yang krusial dalam posisi Warga Dunia. Untuk itu kita mengaharapkan bisa membangun hubungan �Strategy Partnership�.Dan, sejak sa�t itu hubungan antar China dan Rusia menjadi meningkat dan lebih hangat. Tahun lalu ke dua negara tersebut berhasil menyelesaikan konflik teritorial daerah perbatasanya. Juga  hubungan kerjasama latihan militer yang sempat terbangun sejak 1958, disepakati kembali untuk ditingkatkan. Hubungan kerjasama di sektor Politik-Militerpun pada prosesnya mengalami konsolidasi yang mana �Dewan Keamanan Rusia� bersama �Komisi Militer Partai Komunis Tiongkok� berhasil  mensepakati pembentukan �Forum Permanen�. Pembentukan forum tersebut dimaksud untuk membahas dan merespons persoalan Keamanan Internasional serta �mengko�rdinasi Politik-Militer� ke dua negara.

 

White-Russianpun bersedia untuk menjalin perkawanan dengan China dan ikut bergabung dalam proses hubungan kerjasama �Politik-Militer� antara China dan Rusia. Pada tahun 2004 White-Russian bersama China telah mensepakati perjanjian hubungan kerjasama Militer. Dalam kerjasamanya China bersedia membeli pesawat perang Sukhoi-27 dengan mengganti tawaran kepada White-Russian untuk menyediakan kebutuhan training buat para Pilot untuk Pesawat Perang.

 

Yang menjadi persoalan kemarahan USA terhadap Europa Barat yaitu mengenai penanganan proyek satelit dengan mengetrapkan pada systim Navigasi bernama �Galilio� sebanyak 30 satelit udara dan darat di wilayah Eropa. Proyek tersebut sifatnya untuk mengganti satelit lama dari sistim GPS yang dibuat oleh Pentagon. Untuk itu Amerika marah dengan Europa Barat lantaran berarti buat Europa barat adalah suatu sikap �Kemandirian� untuk di benua Europa dan buat Amerika berarti kehilangan Order proyek dalam sektor �hak Paten Teknologi�. Tantangan baru yang mesti dihadapi oleh Amerika yaitu ikut sertanya China dengan cara menanamkan kapitalnya dalam proyek Galilio. Yang berarti buat China adalah keuntungan untuk menikmati ��lmu teknologi� baru dari Europa Barat. 

 

Sakit hati Amerika yang ke dua terhadap Eropa Barat yaitu mengenai persoalan �Ekonomi Boikot� yang kebijakannya dicanangkan sejak tahun 1990 terhadap China. Pada akhir tahun lalu Europa Uni bersepakat untuk tahun 2005 akan mengakhiri kebijakan �Ekonomi Boikot� terhadap China. Ketika itu Presiden Bush sedang berada di Belgia dan langsung marah serta mengancam: �Kalau kebijakan boikot ekonominya diakhiri, kongres Amerika akan mengambil tindakan keras�. Richard Lugar yang berfungsi sebagai bosnya Kementrian Luarnegeri Komisi Senat Amerika juga ikut marah sambil mengecam dan mengancam: �Kalau Europa mengakhiri Ekonomi Boikot, Amerika akan menindak lanjutkan dengan kebijakan baru untuk sangsi hubungan dagang dengan Europa�.

 

Memang sungguh ironis bilamana pengaruh kekuasaan anda musti dipertahankan dengan cara mengecam ataupun mengancam. Juga, sungguh menyedihkan untuk mengenal secara intim langgam pemain para aktor Warga Dunia yang merasa jagoan. Penghuni Warga Duniapun mulai mempertanyakan dirinya masing-masing: �Apakah China akan menjadi Super Power yang membahayakan kehidupan insani ?�

 

Angin Keberuntungan dari Timur

Sumber: 1. Eswar Prasad, China�s grouwth and integration into the world economy, International Monitary Fund, occasional    Paper, Wahington 2004, page 1. 2. Chinese rapid progress contributes to global economic grouwth, People�s Daily, march 23, 2005. 3.. China, Nigeria promise to build strategic partnership, People�s Daily, april 15, 2005

 

China berperan sebagai motor penggerak hubungan kerjasama di Tiga Kontinen

Sumber:1. Andrew Gowers, Mbeki attacks US, Financial Times, 22 februari 2005 � 2. Geciteerd in Rainer Rupp, Chinas Jahrhundertdeal mit Iran, Junge Welt, 29 januari 2005 � 3. Arnaldo Musa, Fidel confers Jos� Marti Order on Hu Jintao, Granma, 24 november 2004 � 4. China, Cuba vow to expand cooperation, advance ties, People's Daily, 19 april 2005 � 5. Farhan Bokhari, China and Pakistan in deal on reactors, Financial Times, 11 april 2005; Afzaal Mahmoud, Sino-US rivalry & South Asia, Dawn (Pakistan), 16 april 2005 � 6. India considers China, US its top partners, People's Daily, 27 februari 2005.

 

Bush marah kehilangan �Lahan Subur� di Rusia dan Eropa Barat

Sumber: 1. Oliver M. Lee, The impact of the US war on terrorism upon US-China relations, Journal of Chinese Political Science, Vol. 7 nrs. 1-2/2002, blz. 108 � 2. Sergei Blagov, Beijing eyes closer partnership with post-Soviet states, Asia Times, 31 mei 2002 � 3. Geciteerd in US, Japan should not make stumbling block, People's Daily, 29 maart 2005.

 

Mokum, 17 mei 2005

 

La Luta Continua!

 


 


Discover Yahoo!
Find restaurants, movies, travel & more fun for the weekend. Check it out!

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke