PHILIPINA: Seruan untuk Membentuk Pemerintahan
Revolusioner Sementara
Ben Reid
Pergolakan politik sedang berkembang di Philipina saat
ini, sejak serbuan kritik terhadap Pemerintahan Gloria
Macapagal Arroyo terus bertambah. Koalisi yang luas
dari berbagai kekuatan politik sedang bermunculan
menyerukan pemecatan terhadap Arroyo dan bahkan sebuah
pemerintahan revolusioner sementara.
Krisis (politik) tersebut menyusul penemuan sebuah
tape rekaman percakapan yang diduga antara Arroyo dan
Komisioner Pemilu Virgilio Garcillano. Percakapan
tersebut menurut dugaan merinci kecurangan suara yang
terjadi pada pemilu presiden bulan Mei 2004, ketika
Arroyo menang.
Sementara Arroyo tak memberikan tanggapan apapun atas
rekaman percakapan tersebut, pendukungnya mengklaim
bahwa rekaman itu sudah diubah untuk merekayasa bahwa
benar terdapat kecurangan pemilu. Namun, pada 22 Juni,
pada awal pemeriksaan kongresional terhadap
kontroversi tersebut, dua orang anggota Dewan
Perwakilan dari provinsi CebuClevel Martinez dan
Eduard Gullazmenyatakan konversi (perubahan) tape
tersebut otentik.
Di Cebu-lah Arroyo mengalahkan aktor tua Fernando Poe
dengan lebih dari satu juta suara di pemilu presiden
2004batas terbesar yang dicapainya melampaui Poe di
seluruh provinsi di negeri itu.
Tape rekaman tersebut di putarkan pada sebuah
konferensi pers di Manila 10 Juni oleh Samuel Ong,
mantan wakil kepala Biro Investigasi Nasional
(National Bureau of InvestigationNBI). NBI menuntut
Ong atas penghasutan, sehingga Ong kemudian melarikan
diri (bersembunyi).
Permintaan terhadap rekaman tersebut begitu besar
sehingga menjadi ringtone (nada dering) paling populer
yang digunakan warga Philipina pada mobile phone (HP)
mereka.
Sebelumnya, di minggu yang sama ketika konferensi pers
dilakukan Ong, saksi-saksi pada penyelidikan yang
dilakukan Senat menuduh suami Arroyo, anak laki-laki
dan kakak laki-laki tirinya, menerima pembayaran dari
operasi judi illegal.
Ironisnya, Arroyo berkuasa pertama kali di tahun 2001
setelah pemerintahan saat itupresiden Joseph
Estradaterguling akibat penolakan kolusi yang meluas
antara pemerintahannya (Estrada) dengan operasi judi
illegal.
Estrada, saat ini dipenjara karena menyalahgunakan US$
80 juta di masa kepresidenannya, dipecat pada bulan
November 2000 setelah protes massif oleh rakyat.
Sebelum pemecatan Estrada, Arroyo, yang ketika itu
adalah wakil presiden Estrada, menyeberang ke pihak
oposisi.
Dua tahun lalu, Arroyo menjanjikan tidak akan
mencalonkan diri pada pemilu presiden May 2004 lalu.
Pada waktu itu, suaminya sedang diselidiki Senat atas
penanganan dana kampanye pemilu. Prospek Arroyo
terlihat tidak baik untuk dapat memenangkan pemilu
2004.
Usaha untuk mengancam Ong dengan penghasutan adalah
salah satu contoh dari kecenderungan represi yang
semakin dalam terhadap perbedaan politik. Tak
terhitung jumlah wartawan, pengacara, dan aktivis
politik sudah menjadi korban pembunuhan dan
penculikan.
Peringatan Hari Kemerdekaan selama akhir Minggu 11-13
Juni bertepatan dengan mobilisasi protes damai, yang
paling terbesar adalah aksi dan rally di Manila dengan
5000 orang pada tanggal 11 Juni, meskipun ada larangan
resmi terhadap aksi-aksi protes anti pemerintah.
Gerakan kiri dan progressif sejak awal sudah
menggunakan kesempatan yang dikondisikan oleh krisis
politik ini, untuk mengkampanyekan sebuah perubahan
radikal bagi arah politik Philipina ke depan.
Sejak berhasil merebut kembali pemerintahan
konstisional di tahun 1986, gelombang revolusi rakyat
hampir selalu dibelokkan untuk mendukung kelompok elit
politik korup dalam negeri yang satu atau yang
lainnya. Agar pemberontakan rakyat melawan rezim
Arroyo tidak mengalami nasib politik serupa, aktivis
kiri veteran Francisco Dodong Nemenzo, mantan
Presiden Universitas Philipina (UP), secara terbuka
menyerukan kepada seluruh gerakan kiri untuk memulai
dari awal dengan tujuan menggantikan rezim Arroyo
dengan sebuah pemerintahan revolusioner sementara.
Pada 16 Juni, Nemenzo menyatakan dihadapan konferensi
pers yang diselenggarakan di kampus UP Quezon City,
bahwa sebuah pemilu yang instant (terburu-buru) akan
sia-sia karena elit masih akan mengontrol
pemerintahan. Apa yang benar-benar perlu kita lakukan
adalah seruan untuk sebuah pemerintahan revolusioer
sementara, ia menegaskan. Kita harus mengurangi
kekuasaan (kekuatan) elit. Hanya dengan cara ini
kemudian demokrasi memiliki kesempatan bermekaran di
negeri ini.
Sekalipun Arroyo dipecat, Nemenzo mengatakan, mereka
yang nanti akan ambil bagian dalam aktivitas politik
memiliki kredibilitas yang sangat rendah.
Satu-satunya alternative yang tersisa bagi rakyat
adalah mengambil alih kekuasaan dengan cara-cara
ekstra-konstitusional.
Nemenzo menyatakan bahwa Aliansi UP untuk Pergantian
Arroyo (UP Aware) yang terdiri dari para mahasiswa,
guru-guru, dan jajaran administrasi, peneliti dan
staf-staft pendukung, melandaskan seruannya untuk
sebuah pemberontakan rakyat menjatuhkan Arroyo atas
bukti bahwa kemenangannya di bulan Mei 2004 diperoleh
dengan cara-cara yang curang.
Seruan untuk melakukan pemberontakan rakyat terutama
demi sebuah perubahan rezim secara radikal, juga
dilakukan pada 14 Juni oleh Wilson da Silva, presiden
Sanlakas federasi organisasi-organisasi rakyat.
Belajar dari pengalaman masa lalu, oleh sebab itu,
rakyat harus menjadi lebih tajam sekarang daripada
selama pergolakan Edsa 1 dan Edsa 2 (sebuah referensi
mobilisasi massa jalanan di tahun 1986 dan 2000),
bukan karena mereka meninggalkan konsep kekuasaan
rakyat namun terutama karena kekecewaan mereka di
banyak peristiwa, Wilson berkata. Mereka (rakyat)
letih hanya berputar-putar pada permainan
politisi-politisi tradisional.
Selanjutnya ketika rakyat kembali melakukan
pemberontakan demi kekuasaan rakyat, mereka akan
memastikan bahwa itu oleh mereka sendiri dan untuk
mereka sendiri. Sehingga perjuangan tersebut bertujuan
untuk perubahan sistemik dan tidak hanya sebuah
operasi kecil di kantor kepresidenan.
Trans. Zely Ariane dari Green Left Weekly, 29 Juni,
2005.
____________________________________________________
Yahoo! Sports
Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football
http://football.fantasysports.yahoo.com
JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>
People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/jaker/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/