(Berita berikut di bawah ini juga disajikan dalam website
 http://perso.club-internet.fr/kontak
 
 

                            40 TAHUN PERISTIWA 65

 

Dari berbagai fihak didapat informasi bahwa menjelang datangnya bulan September 2005  banyak kalangan di Indonesia dan juga di luarnegeri sedang merencanakan untuk mengadakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati 40 tahun peristiwa 65.  Kegiatan untuk mengangkat tragedi kemanusiaan yang terjadi dalam tahun 1965 ini akan mengambil berbagai bentuk, isi  dan cara, sesuai dengan kondisi setempat masing-masing.

 

Didapat informasi bahwa untuk memperingati 40 peristiwa 65 ini di Surabaya telah terbentuk panitianya yang diketuai oleh LBH Surabaya dan wakil ketuanya dari LPR-KROB (Lembaga Perjuangan Rehabilitasi Korban Rezim Orde Baru). Panitia yang serupa juga telah terbentuk di Jogya, yang diketuai oleh LSM  “Sarikat” dan wakilnya juga dari LPR-KROB. Selain itu, juga panitia-panitia lainnya telah terbentuk di kota-kota di berbagai daerah, antara lain Makassar, Banten, dan Solo.

 

Dapat diperkirakan bahwa  banyak panitia-panitia  “peringatan 40 tahun peristiwa 65 “ yang  akan dan sedang terus dibentuk di banyak tempat lainnya. Di banyak tempat, anggota-anggota dan simpatisan berbagai organisasi para korban peristiwa 65 seperti LPR-KROB, Pakorba, LPKP, YPKP, dan berbagai tim advokasi mengadakan kerjasama dengan unsur-unsur lainnya dalam masyarakat luas untuk kegiatan peringatan ini, umpamanya kalangan intelektual, budayawan, LSM, organisasi pemuda, wanita, buruh, tani dll. Beberapa waktu yang lalu LPR-KROB sudah menginstruksikan 185 cabangnya di seluruh Indonesia untuk mengambil bagian dalam kegiatan peringatan ini.

 

Mengingat pentingnya “peringatan 40 tahun peristiwa 65” ditinjau dari berbagai segi, maka website http://perso.club-internet.fr/kontak/   akan membuka rubrik khusus yang diberi nama “40 tahun peristiwa 65”. Dibukanya rubrik khusus ini dimaksudkan untuk bisa ikut partisipasi dalam mengangkat masalah besar dan mengandung penuh riwayat ini, yang telah terjadi dalam  sejarah bangsa sejak 1965.

 

Dalam rubrik ini akan diusahakan disajikan berita, tulisan, wawancara dan lain-lain bahan dari berbagai kalangan, dengan tujuan untuk mengajak sebanyak mungkin orang merenungkan bersama secara serius  apa artinya 40 tahun peristiwa 65 bagi kehidupan bangsa dan negara kita, dan pelajaran apa saja yang bisa dan perlu kita tarik dari padanya.  Juga diusahakan penyajian tulisan-tulisan atau bahan-bahan  yang bisa membantu perluasan dan pendalaman pandangan kita mengenai soal-soal penting bangsa, umpamanya: soal peristiwa G30S itu sendiri, soal “terlibat tidaknya  PKI” dalam G30S, soal digulingkannya Bung Karno oleh TNI-AD, soal pengkhianatan Suharto, soal  pembantaian besar-besaran terhadap orang-orang tidak bersalah, soal pemenjaraan sewenang-wenang para tapol, soal penderitaan keluarga korban peristiwa 65, soal  peran asing dalam peristiwa 65, soal rehabilitasi para korban, soal berbagai kejahatan dan kesalahan Orde Baru, dan 1001 soal-soal penting lainnya.

 

Disajikannya berbagai tulisan dan bahan dalam rubrik “40 tahun peristiwa 65”, diharapkan merupakan sumbangan dalam usaha kita bersama untuk memupuk kesedaran banyak orang atas sangat pentingnya rasa perikemanusiaan , rasa persaudaraan, dan solidaritas sosial, di kalangan bangsa kita, yang dewasa ini sedang mengalami berbagai persoalan besar dan rumit, sebagai warisan Orde Baru.



JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke