kawan-kawan yang baik!
 
salam dari amsterdam
salam dari kaum yang termajinalkan
dari dunia yang disebut oposisi
dunia yang melawan ilusi globalisasi!
 
siapa itu yang belagu ngaku-ngaku "orang" indonesia?
mereka yang berdasi, yang mencuri nasi dari perut si anak miskin?
 
kini kita semua melihat perjalanan sejarah yang berdarah itu masih terluka, kacau, keos, dan korup. rupanya indonesia belum sadar akan proses kehancuran dari ide kemerdekaan, sehingga masih memelihara paranoia tehadap ide gerakan progresif kiri, dan banyak politisi maling berlagak suci, setiap hari memanipulasi fakta, dan kenyataannya ra'yat makin miskin melarat, dan kau diam saja?
 
tak ada lagi mimpi sunyi kemerdekaan ilusi, siapa yang ngaku sebagai bangsa indonesia, haruslah bangun dari mimpinya!
 
seperti kata penyair aktifis buruh wiji thukul, "hanya satu kata: LAWAN!".

 

Kemerdekaan itu bukan Kado!

 

kabar yang dikabarkan via angin musim hujan

datang dalam mimpi sunyi kemerdekaan sejati

tiada yang abadi di dunia politik basabasi ini

dan siapa itu yang bilang, bahwa kemerdekaan itu sekedar kado?

 

dominasi dari ide pembodohan makin jelas belangnya

padahal sejarah perjuangan diceritakan dari mulut ke mulut

lalu ditulis dan disebarkan ke taman bunganya pemikiran

 

sejarah perjuangan itu adalah keberanian berkorban

apalagi setelah terjadi pertempuran sengit di surabaya

yakinlah kita, merdeka atau mati!

Itulah yang namanya perjuangan anti imperialisme!

dan kemerdekaan itu bukanlah kado!

 

dosanya si penjajah sampai hari ini masih bau borokan

boroknya ditutupi plester "uang bantuan kemanusiaan"

 

jadi kemerdekaan itu berarti ketergantungan pada modal?

kerna eks koloni ternyata juara menindas ra'yatnya sendiri

atas nama bunga hutang ra'yat dicekik kemiskinan

penguasa kulit coklat meniru kelakuan gurunya, sang penjajah!

 

mari kita bicara sedikit soal penjajahan di tanahnya eks penjajah

taukah ra'yat belanda akibat dari penjajahannya?

jika sejarah perbudakan dimulai dari kapal dagang belanda

lalu apartheid itu asalnya dari bahasa mana ya?

jadi jangan bingung jika mereka bermain dua muka

  

bacalah sejarah yang mereka tulis tentang kita

barulah kau tau siapa yang namanya bangsa koeli itu!

 

tapi tuan-tuan dan nyonya-nyonya bergaya di istana merdeka

merayakan pesta kemerdekaan sekaligus pameran kemiskinan

lukisan "indahnya kemiskinan" dipajang dalam ruang hampa ide

demi reformasibasi mereka mengobral isi alam negerimu

mustinya semua tau wakilmu banyak maling yang berilmu iblis

maka kambing congek pun bisa mewakili rejim kapital internasional

 

surat sakti pun dipakai sebagai alat memo gajah berkorupsi

alat negara masih menindas bahaya laten protesnya lapar

para intelektual sewaan antre diantara segerombolan penjilat

kerna mereka ingin ikut serta dalam pesta orgi gilanya korupsi

maka kambing congek pun didandani sebagai wakil ra'yat

 

seperti itulah kira-kira gambaran tanah airmu yang melarat berat

puluhan tahun negeri rayuan pulau kelapa dirayu oleh modal barat

yang memodali peristiwa berdarah tragedi 1965 seganas hollocaust

hasilnya kemiskinan berbunga hutang yang dibayar dengan darah ra'yat!

 

Heri Latief

amsterdam, 19 agustus 2005

 

ps: puisi "kemerdekaan itu bukan kado!" saya bacakan di acara memperingati kemerdekaan 17 agustus 1945, yang diadakan oleh Persaudaraan, di diemen (holand), pada tgl 21 agustus 2005.

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke