Dalam kesempatan hari Internasinal kasus hilang, 30 agustus 2005, telah berkumpul anggota keluarga yang terkena kasus hilang dari a.l. negara Argentina, Chili, Indonesia, Aljazair, Marokko, India/Kashmir, Srilangka, Turki, Philiphina, White Rusland, dan Tsjetsjenia untuk melakukan Publieksactie di 'Het Plein' - Den Haag . Publieksacties tersebut merupakan dukungan dari anggota keluarga yang telah kehilangan Bapak, Ibu, anak dan anggota keluarga lainnya, dengan tujuan untuk menggerakan pemerintah Belanda guna meratifikasi the UN Treaty against forced disappearances.
Pada acara publieksacties yang diadakan di lapangan depan Gedung Parlement Belanda Den Haag itu, dihadiri oleh 50 anggota keluarga yang bermukim di Belanda karena kehilangan anggota keluarganya di negara masing-masing. Dan juga mereka mendapat kesempatan untuk menceritakan perihal kejadian kasus hilangnya anggota keluarganya. Lalu dari masing-masing anggota keluarganya juga menulis nama, tempat dan tahun dari orang yang dipaksa hilang oleh rejim pemerintahannya di negaranya, diatas patung kertas yang sudah disediakan oleh para aktivis Humanistisch Overleg Mensenrechten (HOM). Acara aksi tersebut berlangsung dari pukul 12.00 14.00.
Kemudian dilanjutkan dengan melakukan serah terima "pernyataan campagne" dari wakil anggota keluarga korban yang bekerjasama dengan HOM / Linking Solidarity, IKV, Lawyers without Borders, SOLIDARIDAD,HIJOS kepada para politisi dari wakil partai Sosialis Demokrat, Partai Kriten Demokrat, Partai hijau kiri dan Partai Liberal.
Penyerahan "pernyataan Campagne", yang didukung oleh 37 organisasi bersama 120 Lembaga HAM itu, di terima dan disambut baik. Bahkan salah satu dari partai Sosialis Demokrat (PvdA), Bert Koenders (Foreign policies) menyempatkan diri keluar dari gedung parlemen datang ke "het Plein" untuk berbincang dengan para anggota Keluarga Hilang. Acara diakhiri oleh persconference di dalam gedung parlemen -Perscentrum Nieuwspoort, Lange Poten 10 Den Haag. 7 orang warga Indonesia yang bermukim di Belanda ikut serta dalam acara AXIE tersebut.
La Luta Continua!
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Actie tegen verdwijningen
DEN HAAG - Ter gelegenheid van de internationale Dag tegen Verdwijningen kwamen gisteren familieleden van verdwenen personen uit heel de wereld naar het Plein voor een publieksactie.
Publieksactie op het Plein in Den Haag. Foto Marco Okhuizen
De familieleden wilden voorbijgangers en journalisten voorlichten over de stand van zaken met betrekking op een nieuw internationaal verdrag van de VN ter bescherming van alle personen tegen gedwongen verdwijning. (It went around men from among many Chili, Argentina, Indonsië, Algeria, Morocco, India / Kashir, Sri Lanka, Turkey, the Filipijnen, White-Russia and Tsjetjenië. The family members wanted to inform passer-sby and journalists over the position of affairs with relation on a new international treaty of the UN to protection of all persons against forced disappearance. )
|
|
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour
JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>
People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "jaker" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

