Friendster dan Millist (Mailing List) Konser Rakyat LEO KRISTI.

 

Para pecinta lagu-lagu balada aseli Indonesia yang patriotik dan romantis, ayo gabung dengan:

 

Millist (Mailing List) Konser Rakyat LEO KRISTI di

http://groups.yahoo.com/group/LeoKristi/

 

Post message: [EMAIL PROTECTED]

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]

 

juga

 

Friendster Konser Rakyat LEO KRISTI.

http://leo_kristi.blogs.friendster.com

 

 

Salam,

 

 

Kontak & komunikasi via

SMS : 0817-495.4996

 

 

LEO KRISTI (LEO IMAM SUKARNO)

 

 

Di masa kecilnya, hampir tiap pagi menjelang subuh Leo terbiasa dibuai irama musik. Ayahnya, Raden Ngabei Iman Soebiantoro, pensiunan pegawai negeri, kebetulan pemain musik. Di pagi yang dingin itu, dari kamar ayah dan ibunya, selalu terdengar musik lembut. ''Rasanya, indah sekali dan menimbulkan goresan mendalam di sanubari saya,'' Leo mengenang.

 

Anak kedua dari empat bersaudara ini sejak di SD aktif dalam kegiatan menyanyi di gereja, bagian dari kegiatan sekolahnya yang Kristen -- padahal ia sendiri Islam. Ia pernah mengatakan, ''Saya menerima musik sebagai sahabat, menyambut nyanyian sebagai kecintaan.'' Di SMP pula ia mendapat sebuah gitar dari ayahnya. Lalu, ia masuk kursus Tony Kerdijk, Direktur Sekolah Musik Rakyat di Surabaya. Untuk menyanyi ia belajar pada Nuri Hidayat dan John Topan. ''Itulah sekolah formal saya di bidang musik,'' tuturnya.Di SMA I Surabaya, ia tidak lepas dari kewajiban berbaris dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan di bawah Tugu Pahlawan -- atas ketentuan kepala sekolah yang patriotismenya menggebu-gebu. ''Tiap minggu bisa tiga sampai empat kali,'' tutur Leo.

 

Musik Leo, yang lahir atas nama grup Konser Rakyat Leo Kristi -- semula bersama Naniel, Mung, dan penyanyi Tatiek dan Yayuk, lantas mengubah barisan dengan anggota Ote, Komang, Cok Bagus, dan penyanyi kakak beradik Yana dan Nana van Derkley, selain Mung yang masih tetap -- menyenandungkan balada, semangat cinta bangsa, dan kisah- kisah rakyat. Lebih banyak dalam irama folk, country, dan didukung dengan lirik-lirik yang puitis. ''Ibulah sumber magnet, yang menggebrak saya dalam kesungguhan. Suatu hari beliau berkata, jadilah musikus yang patriotik,'' kata Leo.

 

Hampir tak pernah absen dalam beberapa kali pementasan memperingati Hari Kemerdekaan 17 Agustus di TIM Jakarta, grup Leo juga menelurkan beberapa album. Di antaranya Nyanyian Fajar, Nyanyian Malam, Nyanyian Tanah Merdeka, Nyanyian Cinta, Biru Emas Bintang Tani, dan Lintasan Hijau Hitam. Bagi grup Leo, rekaman, konon, lebih merupakan paket dokumentasi perkembangan musik mereka.

 

 

 

=======================================

Jabat Tangan Erat-erat Saudaraku

 

Lihatlah layar-layar terkembang di laut

Panji-panji merah dan putih turun senja

Kini tiba saatnya

Nyalakan bara hati

Angin bertiup semakin dingin

Di simpang-simpang gelap

Lentera-lentera jalan, tak mengenal dirinya lagi

 

Kalau cermin tak lagi punya arti

Pecahkan berkeping-keping

Kita berkaca di riak gelombang

Dan sebut satu kata: hakku!

 

Jabat tangan erat-erat

Jabat tangan erat-erat

Jabat tangan erat-erat

Saudaraku

Saudaraku

Saudarakuuu…..

 

Oh Surabaya

 

Kudengar tuter dan tuter

Mesin-mesin berbunyi riuh-riuh

Roda-roda berputar

Dari pagi ke pagi, tiada pernah berhenti

Tiada pernah berhenti

 

Siapkan ransel, gitar dan tenda

Keluar kota pergi bersama

Tinggalkan asap kotor yang membumbung tinggi ke udara kotamuuuu

Oh Surabaya

 

[bunyi mesin dan tuter kendaraan lalu lalang]

 

Oh Surabaya

Oh Surabaya (tempatku dibesarkan riang)

Oh Surabaya (tempatku dibesarkan senang)

Oh Surabaya

Tatatatata tatatata wow!

 

Kulihat surya di timur

Burung-burung bernyanyi riang-ria

Bangau terbang berarak

Kuncup randu merekah, awal musim panas tiba

Awal musim panas tiba

 

Ghaghaghaghaghagha, dst

Owyeahhhh…….

 

(lirik lagu Konser Rakyat LEO KRISTI dalam album Nyanyian Malam 1976)

 

==========


Meet your soulmate!
Yahoo! Asia presents Meetic - where millions of singles gather

JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke