(Berita ini juga disajikan dalam website

    http://perso.club-internet.fr/kontak/)

 

                

 

                            SEKILAS TENTANG PERINGATAN

                      40 TAHUN TRAGEDI KEMANUSIAAN  65

 

 

Kegiatan untuk memperingati 40 Tahun Peristiwa Tragedi Kemanusiaan 65 yang pada pokoknya dimulai sekitar tanggal 29 September 2005 sampai sekarang masih terasa ada gemanya. Di antara acara-acara yang menarik perhatian cukup banyak orang yalah yang diselenggarakan dalam rangka Pekan Seni Budaya “Menguak Tabir Merajut Masa Depan” oleh kerjasama berbagai organisasi antara tanggal 28 September dan 5 Oktober 2005 di Jakarta dan Depok.

 

Meskipun kegiatan peringatan 40 tahun peristiwa 65 ini kemudian agak “terganggu” oleh adanya peristiwa-peristiwa besar lainnya yang menggiring perhatian banyak orang, yaitu peristiwa peledakan bom oleh teroris di Bali dan geger besar-besaran karena kenaikan harga BBM sejak tanggal 1 Oktober, boleh dikatakan  bahwa kegiatan peringatan ini tetap merupakan peristiwa yang penting.

 

Dan walaupun koran-koran nasional tidak banyak menyiarkan berita tentang kegiatan-kegiatan  peringatan ini, tetapi dalam berbagai milis di Internet cukup banyak tulisan atau berita dari berbagai kalangan  yang merupakan partispasi dalam peringatan ini. Sepanjang pengamatan dari jauh ( dan  karenanya  tidak bisa lengkap atau tidak cermat) kegiatan untuk memperingati peristiwa 40 tahun ini tidak mendapat rintangan yang besar atau serangan yang serius dari fihak pendukung atau simpatisan Orde Baru.

 

Dalam rangka peringatan ini juga telah dilaksanakan bedah Buku Antologi Tragedi Kemanusiaan 65 di Jakarta, dengan mendapat perhatian banyak sekali orang dari berbagai kalangan. Buku Antologi yang terdiri dari 350 halaman ini berisi cerpen, curahan hati, esai, dan puisi hasil karya 37 penulis. Dalam acara bedah buku yang dihadiri juga oleh Gus Dur ini, telah diserahkan kepadanya satu jilid buku antologi ini oleh Ilham Aidit, sebagai simbol yang mempunyai makna penting.

 

 

Berbagai kegiatan di luar Indonesia

 

Dalam rangka memperingati 40 tahun peristiwa 65 ini berbagai  kalangan Indonesia di luarnegeri juga mengadakan kegiatan-kegiatan. Pada tanggal 15 Oktober 2005 ini Panitia Peringatan Tragedi Nasional 1965 di negeri Belanda akan mengadakan pertemuan besar di Diemen. Pertemuan besar ini akan dihadiri oleh peserta-peserta orang Indonesia dari negeri Belanda, Perancis, Swedia dan negeri-negeri lain. Sedangkan pada tanggal 16 Oktober kegiatan yang serupa untuk memperingati peristiwa 65 juga akan diadakan di Aachen (Jerman).

 

Perhatian terhadap peringatan 40 Tahun Peristiwa ini juga tercermin dalam sebagian pers di berbagai negeri. Antara lain : mingguan l’Humanité Hebdo (penerbitan Partai Komunis Perancis) telah menyajikan tulisan panjang yang memenuhi satu halaman penuh, mengenai peristiwa G30S dan pembunuhan besar-besaran terhadap golongan kiri di Indonesia. Demikian juga mingguan ROUGE kepunyaan Liga Komunis Revolusioner (aliran Internasionale ke-4) juga menyiarkan tulisan satu halaman penuh tentang peran CIA dan TNI-AD dalam peristiwa besar yang bersejarah ini. Di negeri Belanda, radio CPRO menyiarkan secara berturut-turut 3 macam siaran, sedangkan penerbitan NCPN (Partai Komunis Belanda Baru) juga membuat tulisan mengenai peristiwa 65. Sejumlah penerbitan di Jerman ( Neues Deutschland, Junge Welt, Taz) juga tidak ketinggalan dalam  mengingatkan para pembacanya tentang peristiwa 65 dan rejim militer Suharto yang telah membuat penderitaan begitu banyak orang di Indonesia.

 

Dalam arti tertentu, peringatan 40 tahun peristiwa 65 ini berhasil  besar dalam menggugah kembali  ingatan banyak orang kepada masa gelap Orde Baru yang dibangun oleh rezim militer Suharto. Karena, dalam rangka peringatan ini telah bermunculan  banyak sekali tulisan berupa berbagai macam essai, sajak, curahan hati, analisa dan  renungan, yang mengambil masalah peristiwa 65 sebagai tema Penting sekali dicatat bahwa kegiatan-kegiatan ini diselenggarakan oleh kerjasama berbagai organisasi dengan partisipasi kalangan luas dalam masyarakat. Satu aspek yang juga menggembirakan yalah ikut sertanya secara aktif generasi muda bangsa dalam berbagai kegiatan ini.

 

 



JAKER(Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat)
***************************************
sekretariat:
JL.Tebet Timur Dalam IID No.10 Jakarta Selatan 12820 Indonesia
telp/fax: +62218292842
email:<[EMAIL PROTECTED]>

People's Cultural Network
"Semua orang adalah seniman,setiap tempat adalah panggung!"




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke