-----Original Message-----
From:   Rahmadi, Sawung_Gogor  
Sent:   Thursday, October 06, 2005 10:35 AM
To:     Khalid, Abdul; Imansyah, Oki Bakti; Bashir, M; Sukmawan, Buyung; 
Wijaya, Fery; Nugroho, Mulyawan; Bayu, M_Kilat
Subject:        FW: [ukhuwah.or.id] FW: Hidayatullah.com / MMI: "Pelaku Bom 
Bali II Anggota JI"


Subject:        [ukhuwah.or.id] FW: Hidayatullah.com / MMI: "Pelaku Bom Bali II
        Anggota JI"



Ini adalah e-mail dari 'Hidayatullah.com'
Pesan:
http://www.hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2330&I
temid=1
//Ketua Departeman Penerangan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). Fauzan
Al-Anshary, menyebut pelaku bom Bali II 1 Oktober 2005, Sabtu kemarin adalah
anggota JI. Lha kok?//

Senin, 3 Oktober 2005


Hidayatullah.com-Ketua Departeman Penerangan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). 
Fauzan Al-Anshary, menyebut pelaku bom Bali II 1 Oktober 2005, Sabtu kemarin 
adalah anggota JI. Pernyataan ini tentu saja cukup mengagetkan.  Apalagi selama 
ini, MMI kerap dituduh pihak Australia dan Amerika sebagai bagian dari jaringan 
JI.
Nah, mungkinkah Fauzan telah berkhianat terhadap organisasinya sendiri?  Tunggu 
dulu. Yang dimaksudkan JI oleh Fauzan bukanlah Jamaah Islamiah. Tapi yang 
dimaksudkan adalah Jewish Intelligence (Intelijen Yahudi).
Menurut Fauzan, bom yang sampai saat ini telah menewaslam lebih dari 25 orang 
dan melukai 102 orang itu merupakan dari grand design.
Menurut Fauzan, mungkin saja pelaku peledakan itu orang Islam, namun, ia adalah 
orang yang sengaja di design alias ditunggangi oleh sebuah kepentingan besar.
"Kecil kemungkinan itu dilakukan kelompok Islam. Apalagi di saat seperti ini, 
di mana umat Islam sedang disudutkan pasca berbagai peledakan, " ujar Fauzan 
Al-Anshary kepada hidayatullah.com melalu sambungan telepon.
Yang lebih menarik, menurut Fauzan, ada beberapa kemiripan antara kondisi bom 
Bali II, 1 Agustus 2005 kemarin mirip dengan kondisi ketika peledakan gedung 
WTC, 11 September.
Menurutnya, ketika peristiwa sebelum peledakan WTC bulan September 2001, 
popularitas Bush amat menurun.
Ketika itu, ujar Fauzan, John Kerry meraih posisi yang semakin kuat.
Sebaliknya, posisi George W. Bush semakin kehilangan popularitas.  Popularitas 
Presiden AS dari kandidat Partai Republik itu mengalami penurunan amat tajam 
karena dianggap mengirimkan pasukan menyerang Baghdad.
Dalam polling yang pernah diterbitkan oleh USA Today, kepercayaan rakyat kepada 
Bush telah mencapai tahap terendah sepanjang tiga tahun masa kepresidenannya. 
Namun, dengan mengangkat isu melawan terorisme, tiba-tiba popularitas George W 
Bush langsung naik tajam.
Menurut Fauzan, mengapa peledakan bom Bali II itu terjadi disaat masyarakat 
kecil tengah sibuk melakukan protes atas naiknya bahan bakar minyak (BBM)?.  
(cha)

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
=====================================================================





--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke