|
. "Balonku ada 5...
rupa-rupa warnanya... Hijau, kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus
balon hijau, dorrrr!!!" ... Pak lagunya benar, jadi
yg nulis email yg salah. Maaf pak diralat, karena gak enak sama yg bikin lagu….he…he…. -----Original
Message----- Ass.Wr.Wb. Sampai
tadi malam alhamdulillah, shaf shalat tarawih masih panjang. Nggak
tahu apakah terus bertahan sampai para jamaah ini pada dapat
THR dari kantornya? Eh,
jamaah ini jangan dibaca serius ya. Pertanyaan
di atas memang akan mengemuka jika nanti shaf shalat tarawih
berkurang: Kenapa kita cenderung tidak konsisten atawa istiqomah?
Contoh
lain : para Redaktur Hand-Out Ar-Royyan yang entah kepikir tugas-kewajibannya
atau nggak membuat artikel untuk Hand-Out??? Contoh
lainnya lagi : para Pelanggan KUB yang juga menyusut. Ternyata
... sejak kecil kita dihadapkan ketidak-istiqomah-an antara lain
dari lagu anak-anak yang mungkin kita sampai hapal sampai sekarang
... Wassalam
/ Jaerony.- -----
Original Message ----- From:
On Behalf Of L Looho
Subject:
lagu anak2. merah,
kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus
balon hijau, dorrrr!!!" ...
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb. Kenapa tiba-tiba muncul
warna hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5!
kalo berjalan prok..prok..prok... aku seorang kapiten!"
Perhatikan
di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia
cerita tentang sepatunya (inkonsis-tensi). Harusnya dia tetap konsisten,
misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi :
"mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)... kalo berjalan
prok..prok..prok.." nah, itu baru klop!
Jika
ingin cerita tentang pedangnya, harusnya diabernyanyi
: "mempunyai pedang panjang... kalo berjalan
ndul..gondal..gandul.. atau srek..srek..srek.." itu baru sesuai
dg kondisi pedang panjangnya!
habis
mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."
Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan Tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi
seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat
tidur dalam kondisi basah dan telanjang!
Lagu
ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan
motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi
tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
lalu jadi bingung dan gak tau mau ngapain, bisanya cuma noleh ke kiri ke
kanan aja, gak maju2!
ayo kawanku lekas naik.. keretaku tak 'brenti lama"
Nah,
yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya
gratis melulu. Pantesan PJKA rugi terus! terutama jalur Jakarta-Bandung
dan Jakarta-Surabaya! bersiul2
sepanjang hari dengan tak jemu2..
mengangguk2 sambil bernyanyi tri li..li..li..li..li..li.."
Ini
juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit..cuit..!
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang, bukan burung!
Ini jelas lagu dewasa dan untuk konsumsi anak2! karena yg disebutkan di
atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan anak kecil. Kalo anak
kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum
susu! ________________________________ |
- RE: [Ar-Royyan-2604] Kenapa kita cenderung ... Nugroho, Mulyawan
- Re: [Ar-Royyan-2604] Kenapa kita cende... IHB Jakarta - Jaeroni Setyadhi

