> Orang kita kebanyakan merasa 'aman' jika bukan
anggota
> keluarga atau dia sendiri yang terkena musibah. Jadi rasa
> empati atas terjadinya musibah-musibah yang diakibatkan
> oleh kehadiran majalahseperti ini, belum akan menggugah
> hati orang2 yang berniat menerbitkannya sampai sesuatu
> yang buruk benar2 menimpanya..
> keluarga atau dia sendiri yang terkena musibah. Jadi rasa
> empati atas terjadinya musibah-musibah yang diakibatkan
> oleh kehadiran majalahseperti ini, belum akan menggugah
> hati orang2 yang berniat menerbitkannya sampai sesuatu
> yang buruk benar2 menimpanya..
Ini cermin masyarakat kita, antara
lain juga :
- Gara-gara tidak sependapat, buat
masjid/mushalla baru.
- Mengadakan Shalat 'Id di
masing-masing masjid/mushalla,
meskipun ada Forum
Masjid/Mushalla yang mengatur.
- Ogah-ogahan dalam kegiatan
sosial.
- Tidak ikut aktif ambil bagian dalam
kegiatan sosial.
- Komentarnya melebihi dari yang
diperbuat.
Kalo bisa kita balik yang di atas itu.
Wass / Jaerony.-
> Cukuplah pengalaman buruk yang terjadi pada orang lain,
> menjadi pelajaran dan hikmah bagi kita semua..
>
> Semoga kita senantiasa terhindar dari hal buruk yg demikian.
> Amin.
>
> --
> Salam
> A. Yahya Sjarifuddin.

