Ass.Ww
Terus terang saja saya memang banyak ikut berdebat di milist ini. Kalau
saya mengomentari
persoalan, biasanya saya tidak perduli pada orangnya. Saya berusaha fokus
ke persoalan
dan tidak perlu menyinggung hal-hal yang berkaitan dengan pribadinya.
Tetapi situasi yang
terlalu datar dalam diskusi kadang malah membosankan. Mungkin untuk
mengatasi masalah ini
salah satu caranya adalah dengan ikut nimbrungnya
anggota milist yang lain dan mengcoolingdwonkan suasana sebagaimana
dicontohkan P Heru.
Atau jika perlu ada anggota milist lain yang bertindak sebagai moderator
yang mengingatkan jika ada anggota yang candanya kebablasan dan tidak fokus
ke permasalahan.
Gimana yang lain ada saran ?
Wassalam
Djarot
"M.K. Roziqin"
<[EMAIL PROTECTED] To: [email protected]
.com> cc:
Subject: [Ar-Royyan-3561] Milis
Ar-Royyan tidak islami [bcc][faked-from][heur]
02/17/2006 10:51
AM
Please respond
to jamaah
Assalamualaikum Wr.Wb,
Ini sekedar autokritik terhadap diskusi di milis Ar-Royyan ini. Saya
memiliki catatan terhadap pola diskusi di sini sebagai berikut:
1. Secara keseluruhan materi-materi yang didiskusikan relatif bagus dan
mendidik namun ada kecenderungan materi yang bagus tersebut terkadang
diplesetkan untuk "menyerang" baik secara langsung maupun tidak
langsung individu tertentu baik pengurus maupun jamaah.
2. Saya sebagai salah satu pengurus masjid yang relatif sering datang ke
masjid dan merasa cukup memahami karakter dari teman2 pengurus
lainnya, paham betul bahwa sebagain 'statement' teman2 tersebut tidak
seserius tulisan yang terbaca. Namun mohon diingat bahwa milis ini
adalah milis umum yang tidak semua anggotanya memahami nuansa
keakraban para pengurus DKM. Sehingga bisa timbul kesan seolah-olah
pengurus DKM tidak saling menjunjung ukhuwah dan bahkan saling
menjatuhkan. Padahal kita sendiri tentu merasakan bagaimana indahnya
suasana diskusi, rapat-rapat internal maupun persahabatan di antara
para pengurus dan jamaah.
3. Satu hal lagi yang menurut saya patut menjadi perhatian kita semua,
bahwa yang kita gunakan dalam berkomunikasi adalah bahasa tulisan
yang sangat berbeda dg bahasa lisan. Guyonan-guyonan atau ledekan2
yang mungkin terasa wajar dalam bahasa lisan bisa menjadi 'tidak
wajar' atau bahkan dianggap melecehkan dalam bahasa tulisan. Oleh
karena itu, tanpa bermaksud merasa sudah benar, saya berharap agar
bahasa-bahasa yg bisa ditafsirkan 'tidak wajar' atau melecehkan
tersebut dihindari. Ini semata-mata untuk menghilangkan kesan bahwa
kita berdiskusi secara tidak islami.
4. Sebenarnya apa yang saya sampaikan tersebut di atas, hanyalah
rangkuman dari beberapa kritik tentang pola diskusi di milis
ar-Royyan yang secara tidak langsung telah ditulis oleh Pak Ridof
Saputra, P. Eep, P. Agus dan beberapa lainnya. Jadi ini hanya sekedar
penegasan saja.
5. Terakhir, judul di subyek email saya "Milis Ar-Royyan tidak islami"
jangan terlalu dianggap serius. Ini hanya metode penulisan judul yg
'eye catching' aja.
Wassalam,
M.Khoerur Roziqin
www.geocities.com/roziq2503
Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get pricing, reviews, & more on new
and used cars.
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com