AWW
Saya setuju dengan pak Roziqin dan pak Jarot, memang kelemahan dari milist ini 
adalah tidak adanya
moderator yang mampu menyaring email terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, 
saya juga memahami
posisi pak Yahya yang memang me-mantain milis kita tapi tidak sanggup 
me-moderatori milis kita,
karena mustinya maintenance dan moderator milis harus berbeda orangnya, contoh 
milis yahoo, dimana
yang ngurusin pendaftaran anggota, menjaga agar server lancar dll adalah yahoo 
yang orangnya ada
ratusan orang, sementara moderator bisa siapa aja. 
Oleh pak yahya, sebenarnya udah disiapin dua buah milis yaitu milis JAMAAH dan 
milis DKM, yang
mustinya anggota yang terdaftar di keduanya harusnya bisa memoderatori sendiri, 
musti dikirim ke
mana emailnya, karena dua milis tersebut berbeda.
Saya juga setuju pada pak Jarot untuk meramaikan milis dengan email2 yang 
kontroversialnya, karena
kalo enggak, wah bakalan mbosenin, terus terang menurut survey kecil2an dengan 
pengurus yang lain,
pertanyaan tentang email siapa yang pasti dibaca, ternyata bukan email dari pak 
Agus (yang termasuk
punya GRP/good reputation posting), tapi email dari pak Djarot, alasannya 
karena pasti seru isinya
..he..he..
Terus terang, sebagai sekretaris DKM, saya sendiri merasakan kebersamaan di 
kepengurusan dkm yang
sangat harmonis. Memang kalo dilihat dari email2 yang saling menjatuhkan, pasti 
yang bukan pengurus
akan mengatakan bahwa pengurus arroyyan itu nggak pernah rukun...
padahal kenyataannya itu BENAR-BENAR SALAH... contohnya, setelah 'berantem' 
dengan pak Jarot di
milis, terus malemnya ketemuan, kami benar2 gak terbawa suasana milis ketika 
bertemu langsung, malah
kami tetap ketawa-ketiwi seperti biasa, seolah tidak terjadi apa2, kalo ada 
yang gak percaya...
silakan lihat saja sendiri deh...he..he..
Malah, sebelum ada milis, kami (sesama pengurus) juga sering berdebat pada 
rapat membahas masalah
DKM, dan perdebatan itu sangat serius, tapi setelah rapat selesai, maka kami 
biasa lagi, dan saling
ketawa2 seolah gak pernah terjadi perselisihan pendapat. 
Bagi saya dan mungkin pengurus yang lain juga, segala bentuk penghinaan adalah 
kritik, yang mungkin
bisa diambil hikmahnya dan tidak perlu ditanggapi dengan emosional.

WWW
Lana's
------------- Original message follows -------------


Assalamualaikum Wr.Wb,
   
  Ini sekedar autokritik terhadap diskusi di milis Ar-Royyan ini. Saya memiliki 
catatan terhadap
pola diskusi di sini sebagai berikut:
    
   Secara keseluruhan materi-materi yang didiskusikan relatif bagus dan 
mendidik namun ada
kecenderungan materi yang bagus tersebut terkadang diplesetkan untuk 
"menyerang" baik secara
langsung maupun tidak langsung individu tertentu baik pengurus maupun jamaah.  
   Saya sebagai salah satu pengurus masjid yang relatif sering datang ke masjid 
dan merasa cukup
memahami karakter dari teman2 pengurus lainnya, paham betul bahwa sebagain 
'statement' teman2
tersebut tidak seserius tulisan yang terbaca. Namun mohon diingat bahwa milis 
ini adalah milis umum
yang tidak semua anggotanya memahami nuansa keakraban para pengurus DKM. 
Sehingga bisa timbul kesan
seolah-olah pengurus DKM tidak saling menjunjung ukhuwah dan bahkan saling 
menjatuhkan. Padahal kita
sendiri tentu merasakan bagaimana indahnya suasana diskusi, rapat-rapat 
internal maupun persahabatan
di antara para pengurus dan jamaah.  
   Satu hal lagi yang menurut saya patut menjadi perhatian kita semua, bahwa 
yang kita gunakan dalam
berkomunikasi adalah bahasa tulisan yang sangat berbeda dg bahasa lisan. 
Guyonan-guyonan atau
ledekan2 yang mungkin terasa wajar dalam bahasa lisan bisa menjadi 'tidak 
wajar' atau bahkan
dianggap melecehkan dalam bahasa tulisan. Oleh karena itu, tanpa bermaksud 
merasa sudah benar, saya
berharap agar bahasa-bahasa yg bisa ditafsirkan 'tidak wajar' atau melecehkan 
tersebut dihindari.
Ini semata-mata untuk menghilangkan kesan bahwa kita berdiskusi secara tidak 
islami.  
   Sebenarnya apa yang saya sampaikan tersebut di atas, hanyalah rangkuman dari 
beberapa kritik
tentang pola diskusi di milis ar-Royyan yang secara tidak langsung telah 
ditulis oleh Pak Ridof
Saputra, P. Eep, P. Agus dan beberapa lainnya. Jadi ini hanya sekedar penegasan 
saja.  
   Terakhir, judul di subyek email saya "Milis Ar-Royyan tidak islami" jangan 
terlalu dianggap
serius. Ini hanya metode penulisan judul yg 'eye catching' aja.
  Wassalam,
  M.Khoerur Roziqin
  www.geocities.com/roziq2503
   

                
---------------------------------
 Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get pricing, reviews, & more on new 
and used cars.


--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke