| -
BOGOR - Ratusan
massa menyerbu empat buah rumah yang dijadikan tempat ibadah
di Perumahan Griya Bukit Jaya, Blok C3, Kecamatan Gunung
Putri Bogor, Minggu (26/3) pagi. Akibatnya puluhan jemaat
yang tengah melaksanakan kebaktian
menangis histeris.
Motif penyerangan disebabkan empat rumah ini dijadikan
tempat ibadah padahal sesuai kesepakatan warga tidak
diperbolehkan sebagai sarana ibadah. Peristiwa in terjadi
sekitar pk.09:00 saat ratusan warga berbondong-bondong
mendatangi empat rumah tersebut.
Semula warga hendak
melakukan protes kepada pemilik empat rumah tersebut. Sambil
meneriakan yel-yel warga menolak di lingkungan perumahan
dijadikan tempat ibadah namun aksi mereka tak ditanggapi.
Beberapa warga lalu
secara iseng melempar empat rumah itu dengan batu lalu
diikuti warga lainnya. Namun aksi ini tak berlangsung lama
setelah sejumlah tokoh masyarakat meredam amarah warga tadi.
Melihat ratusan
warga berkumpul puluhan jemaat ketakutan bahkan ada yang
jatuh pingsan. Tak lama kemudian sejumlah anggota Polsek
Gunung Putri berdatangan. Polisi dan utusan warga serta
Pendeta Daniel Freeky melakukan negosiasi.
Setelah diputuskan
jemaat tidak akan lagi menggunakan empat rumah itu sebagai
tempat ibadah, ratusan warga lalu membubarkan diri, ungkap
Wakapolsek Gunung Putri Iptu Bektiyana.
Koordinator aksi
itu, Suroso,45,mengatakan penyerbuan itu merupakan jalan
terakhir mengusir mereka. Tempat itu sudah dilarang dan
tidak punya izin, tetapi mereka tetap melakukan ibadah
sehingga kami protes, ujarnya.
|