http://www.eramuslim.com/i.php/news/int/445fec0e.htm
Trend SMS Dukung Palestina di Saudi Arabia
9 Mei 2006 12:24 WIB
"Harga BBM turun, kini salurkanlah dana untuk Palestina", "sumbangkan dana
untuk Palestina, walau hanya 100 real." Itu contoh teks SMS yang kini banyak
beredar di handphone masyarakat Saudi Arabia. Teks SMS yang mendorong
masyarakat memberi bantuan kepada Palestina, juga dilakukan di sejumlah
situs internet dan siaran radio, terlebih lembaga dan yayasan-yayasan
sosial.
Ada pula bunyi SMS yang mengajak pemboikotan produk Barat. "Ayo boikot
produk negara yang memblokade keluarga kita di Palestina," demikian salah
satu bunyi SMS tersebut. Di sejumlah situs internet Saudi, juga terdapat
banyak keterangan yang menganjurkan dukungan untuk Palestina dengan tanda
tangan para ulama yang banyak. Dalam seruan itu ditegaskan, "Pemerintah dan
masyarakat Muslim wajib membantu saudara mereka di Palestina agar Muslim
Palestina tidak lagi tergantung dengan musuh mereka."
Sejumlah forum seminar juga menjadi ajang penggalangan donasi untuk
Palestina. Beberapa waktu lalu sebuah seminar dengan tema "Pemboikotan Paksa
atas Hamas", berhasil mengumpulkan uang sosial sebesar 4 juta dolar.
Seperti diketahui, PM Palestina Ismail Haniyah telah mengajak seluruh Muslim
Palestina untuk turun ke jalan jalan di Ramallah untuk menyatakan
dukungannya pada pemerintah Palestina. Juga menolak pengepungan ekonomi yang
diterapkan atas bangsa Palestina.
Aksi penggalangan dana juga dikumandangkan oleh Husam Izzuddin, Kepala Pusat
Informasi di Ighotsah Islamiyah Alamiyah, sebuah lembaga sosial Islam
Internasional, menyerukan ke seluruh organisasi dan LSM di dunia
untuk mengkoordinir bantuan luas untuk penyaluran dana ke Palestina.
"Kami menyerukan kepada seluruh karyawan, orang-orang kaya, untuk
menyumbangkan dana ke Palestina sebatas kemampuan mereka. Waktu-waktu kritis
adalah saat-saat yang bisa memunculkan potensi seseorang yang
asli. Tak mungkin dibayangkan jika kita duduk di kursi saja dan melihat
penderitaan sehari-hari dialami oleh bangsa Palestina," katanya.
Ia mengkritik sejumlah lembaga di negara-negara Arab yang telah mengeluarkan
dana jutaan dolar untuk membayar pemain bola. Tapi lalai untuk menolong
Paleestina. "Tidak masuk akal bila kita mampu menyewa pemain bola dengan
jutaan dolar, sementara saudara-saudara kita di Palestina dicekik oleh
krisis dari berbagai segi. Harus ada prioritas
bagi seorang muslim dalam menyalurkan hartanya yang akan ditanya pada hari
kiamat." Seruan membantu Palestina bukan hanya untuk kaum kaya saja, tapi
juga untuk kaum miskin, yang bisa membantu mereka dengan do'a dan memohon
kepada Allah agar saudara-saudara yang miskin diberi
kemudahan oleh Allah untuk lepas dari permasalahan mereka.(na-str/iol)
--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com