Masyarakat Soroti Maraknya Aksi Kriminal di Cibinong

(12/05/2006) 21.28 WIB
BOGOR – Wilayah Kecamatan Cibinong yang merupakan Ibukota Kabupaten Bogor belakangan ini terasa tak aman lagi bagi warganya. Berbagai aksi kriminal seperti pembobolan rumah warga yang terletak di komplek perumahan (real estate) dan juga pencurian kendaraan bermotor di pemukiman penduduk serta kantor instansi pemerintahan kerap kali terjadi dan bahkan nyaris tak mengenal waktu, baik pagi, siang atau sore dan malam.

Akibatnya, banyak warga Cibinong yang merasa resah dan tak nyaman lagi tinggal di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor itu. Simak saja penuturan Arry R (27), seorang penghuni di komplek perumahan Bojong-Depok Baru II-Karadenan. Dia mengaku sering merasa was-was, sebab di wilayah tempat tinggalnya sering terjadi aksi pencurian rumah dan kendaraan bermotor. Bahkan, sebuah warung kelontong dan toko listrik yang terletak di depan rumahnya, belum lama ini dimasuki pencuri di tengah siang bolong.

Hal senada juga disampaikan oleh Cahyadi (30), salah satu warga di komplek pemukiman menengah Nirwana Estate 3 di Jalan Raya Karadenan, Kelurahan Sukahati-Cibinong. Ia menyoroti lemahnya kinerja aparat kepolisian di wilayah Cibinong. Sebab di lingkungan perumahannya berulangkali terjadi aksi pencurian rumah yang ditinggal pergi pemiliknya, namun hingga kini pelakunya tak pernah ketahuan ataupun tertangkap.

“Saja jadi heran, sudah banyak rumah di komplek ini yang dibobol maling, tapi Polisi tidak mampu mengatasi masalah ini. Bahkan, dari penglihatan saya, Polisi nyaris tak pernah melakukan patroli rutin masuk ke komplek pemukiman ini. Lalu apa kerja Polisi di Cibinong ini?” ujar Cahyadi yang bekerja di sebuah media cetak lokal.

Aksi pelaku kejahatan itu tidak hanya merajalela di pemukiman penduduk dan real estate saja, bahkan juga sering terjadi di areal perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Jalan Raya Tegar Beriman, Kelurahan Tengah-Cibinong. Parahnya, dalam sebulan terakhir, sudah 11 motor milik warga yang hilang di areal parkir Pemkab. Terakhir, Jumat (12/5) siang, motor seorang wartawan Harian Lampu Merah lenyap disikat maling saat ditinggal beberapa menit.

Namun begitu, aparat Polsek Cibinong dan bahkan Polres Bogor yang markasnya berhadap-hadapan dengan kantor Pemkab, terkesan tidak ambil peduli dan hingga kini kasus pencurian motor tersebut tak pernah dituntaskan. “Areal parkir Pemkab Bogor ini memang terkenal rawan mas, sudah sering terjadi pencurian motor. Tapi Polisi terkesan tak mampu mengatas aksi kejahatan itu,” kata Sabar S (32) seorang warga Jembatan Pari-Sukaraja yang sering berkunjung ke kantor Pemkab untuk mengurus perjiinan. (dav),-

http://www.bogoronline.com/index.php?ar_id=2195&catid=6

Kirim email ke