AWW.
 
Saya pernah mencicipi duren warso farm yang terletak di desa cihedeung bogor, harga sih lumayan  diatas harga swalayan....27 rb per kg, rata2  1 butir 3-5 kg, memang dijamin bagus kok, kalau jelek bisa langsung di tukar.  Luas kebunnya 7 Ha dan duren yang ada juga bermacam-macam.
 
Kalau ada yang mau pergi biar saya buat sketnya
 
 
Wassalam
 
Almasdi

Centrin - Jaerony <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Bisa buat acara Family Gathering nich ... atawa gatheringnya Pengurus
Ar-Royyan?
Sok lah diplanning .....


----- Original Message -----
From: "Erwin P. Floris" <[EMAIL PROTECTED]>


WARSO S FARM, MAKAN DURIAN SAMBIL BERWISATA KEBUN
Letaknya tak jauh dari Jakarta. Cocok untuk tempat bersantai seluruh
keluarga.

Varietas durian Indonesia sebenarnya tidak kalah dari durian Monthong asal
Thailand. Hal ini dibuktikan oleh H. Soewarso Pawaka, mantan petinggi ABRI
yang setelah pensiun beralih jadi "petani" agar bisa membuktikan kehebatan
durian Indonesia. Kebun duriannya yang dinamai Warso's Farm terletak di desa
Cihideung, kecamatan Cijeruk, tak jauh dari kota Bogor. Dari jalan desa
Cihideung, amat mudah mengenali kebun durian ini karena di pintu gerbangnya
dipasang replika durian berukuran sangat besar. Udara yang sejuk dan suasana
asri segera menyergap begitu kita memasuki kawasan kebun durian seluas 15
hektar ini. Kurang lebih tertanam 900 pohon durian dari 11 varietas unggul,
antara lain Petruk, Lay, Sunan,
Tembaga, dan Si Mas asli Bogor hasil budidaya Warso's Farm yang dagingnya
kuning serta kenyal.

KEBUN PENELITIAN
Menurut Buyung Buana, SH., Penanggungjawab Harian Warso's Farm, tujuan
dibentuknya kebun durian ini memang sebagai laboratorium lapangan. "Pak
Soewarso sebagai pemilik membuka kesempatan kebunnya menjadi ajang percobaan
penelitian dan persilangan untuk menghasilkan durian berkualitas. Beliau
terketuk hatinya melihat Indonesia sebagai negara agraris, tapi sumber daya
pertanian dan perkebunannya belum dimaksimalkan. Monthong memang masih jadi
primadona, tapi durian asli Indonesia juga tak kalah variasinya. Kalau tidak
dilestarikan, mungkin 10 tahun lagi anak cucu kita cuma tahu durian-durian
dari luar negeri," paparnya.

Tak sedikit biaya dan tenaga yang dicurahkan Soewarso dalam uji coba
berbagai teknologi pertanian yang tepat sesuai kondisi lahan dan jenis
durian Indonesia. Bila sebuah varietas unggul atau teknologi yang tepat
untuk pembibitan dan perawatan durian telah ditemukan, para petani durian
lainnya tinggal mengikuti tanpa perlu mengeluarkan biaya riset. Oleh karena
diniatkan sebagai tempat pelatihan dan edukasi, maka Warso's Farm sengaja
dibuka untuk umum. "Kami menerima mahasiswa, delegasi asing, peneliti,
petani, dan keluarga serta anak-anak yang ingin mengetahui hal-ihwal
durian," kata Buyung.

GRATIS UNTUK KELUARGA
Untuk berwisata di Warso's Farm, setiap pengunjung keluarga, perorangan dan
anak-anak yang masuk tidak dikenakan biaya. Kecuali untuk rombongan,
dikenakan biaya sebesar Rp2.500 per orang. Pengunjung anak-anak, selain
dapat mengitari kebun durian, juga dapat melihat area kebun lain yang
ditanami tanaman seperti cabai dan singkong. Di sana pun terdapat hamparan
sawah yang pada akhir pekan dilengkapi atraksi menanam padi dan pertunjukkan
seorang gembala memandikan kerbau yang pasti disukai anak-anak. Anak-anak
juga boleh ikut memanen singkong, cabai dan tanaman-tanaman lain yang sedang
dipanen.

Mungkin Anda berpikir, bagaimana kalau sampai tertimpa durian ketika
berjalan-jalan di bawah rimbunan pepohonannya. Jangan khawatir, semua buah
durian di sana sudah dilengkapi tali-tali yang membuatnya tak akan jatuh
begitu saja. Sebagai puncaknya, setiap pengunjung yang ingin menikmati
durian hasil kebun Warso bisa membeli durian-durian yang baru saja dipetik.
"Namun sering kali pengunjung kehabisan. Oleh sebab itu kami sarankan untuk
menelepon dulu agar disiapkan. Nah, nanti di akhir pekan, si tamu tinggal
mengambil duriannya," ujar Buyung. Jumlah yang harus dibayar, tentu saja
sesuai dengan jumlah kilogram berat durian yang dipilih. Menurut Buyung,
harganya cukup bersaing, tapi kualitasnya terjamin. Buah durian terberat
yang pernah di panen di kebun Warso mencapai 12,4 kilogram dari jenis durian
Petai. Selain membeli durian, pengunjung juga bisa membeli aneka buah dan
sayuran yang sedang dipanen saat itu beserta bibit-bibit tanaman, terutama
durian yang dapat ditanam di halaman rumah. Setelah itu, pembeli bibit
durian akan diajarkan bagaimana merawatnya agar mendapat buah yang
berkualitas.

Warso's Farm buka setiap akhir pekan, mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00.
Bagi keluarga yang ingin mengadakan acara ulang tahun atau pertemuan
keluarga, Warso's Farm juga menyediakan sebuah balai pertemuan yang asri di
halaman depan. Ruang pertemuan yang disebut Balai Fahmi ini berukuran 80
meter persegi dan dapat menampung kurang lebih 90 orang tamu.

Karena letaknya tak jauh dari Jakarta, Warso's Farm dapat menjadi get away,
tempat bersantai sejenak menikmati liburan bersama anak-anak. Mereka dapat
melihat bagaimana "perjalanan" buah, dari persemaian hingga menjadi buah
siap santap sambil menikmati pemandangan Gunung Pangrango di kejauhan.

Santi Hartono. Foto: Iman/NAKITA
Kebun Durian Warso's Farm
d/a H. Soewarso Pawaka
Desa Cihideung - Kelurahan Cipelang Kecamatan Cijeruk - Bogor
Tel: (0251) 211344 Fax: (0251) 211343

Erwin P. Floris



--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com




Love cheap thrills? Enjoy PC-to-Phone calls to 30+ countries for just 2ยข/min with Yahoo! Messenger with Voice.

Kirim email ke