----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, November 07, 2006 8:26 AM
Subject: [Milist Percikan-iman.com] [renungan]


----- Original Message -----
From: Evy Mayouri
To: [EMAIL PROTECTED]

"KISAH YANG MUNGKIN NYATA"

Seperti biasa saya sehabis pulang kantor tiba di rumah langsung duduk bersantai sambil melepas penat.

Sepertinya saya sangat enggan untuk membersihkan diridan langsung sholat.

Sementara anak2 & istri sedang berkumpul di ruang tengah. Dalam kelelahan tadi, saya disegarkan dengan

adanya angin dingin sepoi2 yang menghembus tepat di muka saya.

Selang beberapa lama seorang yang tak tampak mukanya

berjubah putih dengan tongkat ditangannya tiba2 sudah berdiri di depanku.

Saya sangat kaget dengan kedatangannya yang tiba2 itu.

Sebelum sempat bertanya.....siapa dia...tiba2 saya merasa

dada saya sesak... sulit untuk bernafas.... namun saya berusaha untuk tetap menghirup udara sebisanya.

Yang saya rasakan waktu itu ada sesuatu yang berjalan pelan2 dari dadaku......terus berjalan.....

kekerongkonganku....sakittttttttt........sakit......

rasanya. Keluar airmataku menahan rasa sakitnya,.... Oh Tuhan ada apa dengan diriku.....


Dalam kondisi yang masih sulit bernafas tadi, benda tadi terus memaksa untuk keluar dari tubuhku...

kkhh.........khhhh..... kerongkonganku berbunyi. Sakit

rasanya, amat teramat sakit



Seolah tak mampu aku menahan benda tadi... Badanku

gemetar... peluh keringat mengucur deras.... mataku

terbelalak.....air mataku seolah tak berhenti.

Tangan & kakiku kejang2 sedetik setelah benda itu

meninggalkan aku. Aku melihat benda tadi dibawa oleh

orang misterius itu...pergi...berlalu begitu

saja....hilang dari pandangan.



Namun setelah itu.........aku merasa aku jauh lebih

Ringan, sehat, segar, cerah... tidak seperti biasanya.

Aku herann... istri & anak2 ku yang sedari tadi ada

diruang tengah, tiba2 terkejut berhamburan ke arahku..



Di situ aku melihat ada seseorang yang terbujur kaku ada

tepat di bawah sofa yang kududuki tadi.

Badannya dingin kulitnya membiru. siapa dia???????...



Mengapa anak2 & istriku memeluknya ! sambil menangis...

mereka

menjerit...histeris ...terlebih istriku seolah tak mau

melepaskan orang yang terbujur tadi...



Siapa dia.............????????

Betapa terkejutnya aku ketika wajahnya dibalikkan....

dia........dia.......dia mirip dengan aku....ada apa ini

Tuhan...????????



Aku mencoba menarik tangan istriku tapi tak mampu.....

Aku mencoba merangkul anak2 ku tapi tak bisa. Aku coba

jelaskan kalau itu bukan aku.



Aku coba jelaskan kalau aku ada di sini.. Aku mulai

berteriak.....tapi mereka seolah tak mendengarkan aku

Seolah mereka tak melihatku...



Dan mereka terus-menerus menangis....aku sadar..aku

sadar bahwa orang misterius tadi telah membawa rohku Aku

telah mati...aku telah mati.



Aku telah meninggalkan mereka ..tak kuasa aku

menangis....berteriak......

Aku tak kuat melihat mereka menangisi mayatku.



Aku sangat sedih.. selama hidupku belum banyak yang

kulakukan untuk membahagiakan mereka. Belum banyak yang

bisa kulakukan ! untuk membimbing mereka.



Tapi waktuku telah habis.......masaku telah

terlewati.... aku sudah tutup usia pada saat aku terduduk

di sofa setelah lelah seharian bekerja.



Sungguh bila aku tahu aku akan mati, aku akan membagi

waktu kapan harus bekerja, beribadah, untuk keluarga dll.

Aku menyesal aku terlambat menyadarinya. Aku mati dalam

keadaan belum sholat.



Ohh Tuhan, JIKA kau ijinkan keadaanku masih hidup dan

masih bisa membaca E-mail ini sungguh aku amat sangat

bahagia.



Karena aku MASIH mempunyai waktu untuk bersimpuh,

mengakui segala dosa & berbuat kebaikan sehingga bila

maut menjemputku kelak aku telah berada pada keadaan yang

lebih siap.



--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke