----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, November 07, 2006 8:25 AM
Subject: [Milist Percikan-iman.com] Siapa yang Tahu Maksud Allah

Rasulullah pada suatu waktu pernah berkisah. Pada zaman sebelum kalian,
pernah ada seorang raja yang amat dzalim.Hampir setiap orang pernah
merasakan kezalimannya itu. Pada suatu ketika, raja zalim ini tertimpa
penyakit yangsangat berat. Maka seluruh tabib yang ada pada kerajaan itu
dikumpulkan. Dibawah ancaman pedang, mereka disuruh untuk menyembuhkannya.
Namun sayangnya tidak ada satu tabib pun yang mampu menyembuhkannya.
Hingga akhirnya ada seorang Rahib yang mengatakan bahwa penyakit sang
raja itu hanya dapat disembuhkan dengan memakan sejenis ikan tertentu,
yang sayangnya saat ini bukanlah musimnya ikan itu muncul ke permukaan.
Betapa gembiranya raja mendengar kabar ini. Meskipun raja menyadari bahwa
saat ini bukanlah musim ikan itu muncul kepermukaan namun disuruhnya juga
semua orang untuk mencari ikan itu. Aneh bin ajaib walaupun belum musimnya,
ternyata ikan itu sangatlah mudah ditemukan. Sehingga akhirnya sembuhlah
raja itu dari penyakitnya.

Di lain waktu dan tempat, ada seorang raja yang amat terkenal
kebijakannya. Ia sangat dicintai oleh rakyatnya. Pada suatu ketika, raja
yang bijaksana itu jatuh sakit. Dan ternyata kesimpulan para tabib sama,
yaitu obatnya adalah sejenis ikan tertentu yang saat ini sangat banyak
terdapat di permukaan laut. Karena itu mereka sangat optimis rajanya akan
segera pulih kembali.

Tapi apa yang terjadi? Ikan yang seharusnya banyak dijumpai di> permukaan
laut itu, tidak ada satu pun yang nampak..! Walaupun pihak kerajaan telah
mengirimkan para ahli selamnya, tetap saja ikan itu tidak berhasil
diketemukan. Sehingga akhirnya raja yang bijaksana itu pun mangkat...

Dikisahkan para malaikat pun kebingungan dengan kejadian itu. Akhirnya
mereka menghadap Tuhan dan bertanya, "Ya Tuhan kami, apa sebabnya
Engkau menggiring ikan-ikan itu ke permukaan sehingga raja yang zalim itu
selamat; sementara pada waktu raja yang bijaksana itu sakit, Engkau
menyembunyikan ikan-ikan itu ke dasar laut sehingga akhirnya raja yang baik
itu meninggal?"

Allah pun berfirman, "Wahai para malaikat-Ku, sesungguhnya raja yang
zalim itu pernah berbuat suatu kebaikan. Karena itu Aku balas kebaikannya
itu, sehingga pada waktu dia datang menghadap-Ku, tidak ada lagi kebaikan
sedikitpun yang dibawanya. Dan Aku akan tempatkan ia pada neraka yang
paling bawah ! Sementara raja yang baik itu pernah berbuat salah
kepada-Ku, karena
itu Aku hukum dia dengan menyembunyikan ikan-ikan itu, sehingga nanti dia
akan datang menghadap-Ku dengan seluruh kebaikannya tanpa ada sedikit pun
dosa padanya, karena hukuman atas dosanya telah Kutunaikan seluruhnya
di dunia!"

Kita dapat mengambil beberapa pelajaran dari kisah bersayap ini.
Pelajaran pertama adalah: Ada kesalahan yang hukumannya langsung
ditunaikan Allah di dunia ini juga; sehingga dengan demikian di akhirat
nanti dosa itu tidak diperhitungkan-Nya lagi. Keyakinan hal ini dapat
menguatkan iman kita bila sedang tertimpa musibah.

Pelajaran kedua adalah: Bila kita tidak pernah tertimpa musibah, jangan
terlena. Jangan-jangan Allah 'menghabiskan' tabungan kebaikan kita.
Keyakinan akan hal ini dapat menjaga kita untuk tidak terbuai dengan
lezatnya kenikmatan duniawi sehingga melupakan urusan ukhrowi.

Pelajaran ketiga adalah: Musibah yang menimpa seseorang belum tentu
karena orang itu telah berbuat kekeliruan. Keyakinan ini akan dapat mencegah
kita untuk tidak berprasangka buruk menyalahkannya, justru yang timbul
adalah keinginan untuk membantu meringankan penderitaannya.

Pelajaran keempat adalah: Siapa yang tahu maksud Allah ?
( kisah diatas diambil dari buku " tutur bersayap ")





--------------------------------------------------------------------------------



---------------------------------------------------------------------
To subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

--------------------------------------------------------------
Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913
Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com


Kirim email ke