Buku Bertema Keluarga Sakinah Banyak Peminat Buku bertema keluarga sakinah laris manis di pasaran. Makin sadar pentingnya keluarga bagi pembentukan generasi mendatang?
Islamic Book Fair (Pameran Buku Islam) ke-5 yang digelar di Istora Senayan Jakarta, 4-12 Maret 2006, menampilkan beragam tema. Ada buku-buku fikih, tafsir Alquran, tasawuf, akhlak, tarbiyah Islamiyah, sejarah Islam, manajemen Islam, buku anak dan remaja, hingga fiksi Islami. Salah satu yang juga cukup menonjol adalah buku-buku penuntun keluarga bahagia (sakinah). Cukup banyak penerbit Islam yang menyajikan buku-buku tentang romantisme suami-istri berdasarkan ajaran Alquran dan Sunnah Rasulullah, maupun cara mendidik anak (parenting). Salah satu penerbit yang boleh dibilang sangat getol menerbitkan buku-buku tentang keluarga sakinah adalah Ailah. ''Kami memang khusus menerbitkan buku-buku tentang keluarga sakinah,'' kata M Iqbal Qurusy, pimpinan Penerbit Ailah. Sejak didirikan dua tahun silam, hingga saat ini Penerbit Ailah telah menerbitkan tak kurang dari 20 judul buku tentang keluarga. Umumnya buku-buku tersebut merupakan karya para ulama Islam asal Timur Tengah. Misalnya, Bingkai Cinta Sepasang Merpati, Agar Selalu Disayang Istri, Kesalahan-kesalahan Suami, Kisah-kisah Keteladanan Bidadari Surga, Wanita Ideal Menurut Islam, dan Anakku, dengan Cinta Ibu Mendidikmu. Iqbal menyebutkan, pondasi utama untuk menyiapkan generasi Islam yang mumpuni di masa depan adalah keluarga. Dari keluarga Muslim yang salehlah, akan lahir generasi yang takwa yang akan memperjuangkan Islam. ''Di sinilah pentingnya kehadiran buku-buku tuntunan tentang keluarga sakinah. Inilah sumbangsih yang ingin kami berikan dalam rangka turut serta menciptakan generasi Muslim yang saleh,'' tuturnya. Penerbit Senayan Abadi tak mau ketinggalan menerbitkan buku-buku tentang keluarga sakinah. Misalnya, Wanita Yang Dirindukan Surga karya Musthafa Murad. Penulis dengan begitu indahnya menggambarkan bahwa wanita yang dirindukan surga adalah wanita yang hatinya selalu bergantung di langit. Ruhnya selalu menjadi ruh si perindu dengan ibadah, ketaatan, syukur, dan kesabaran dalam menjalin kasih dengan Allah. Buku lainnya karya Dr Musthafa Murad adalah Istri-istri Para Nabi yang mengupas teladan dan kemuliaan istri-istri para Nabi, sejak Nabi Adam sampai Nabi Muhammad SAW. Buku lainnya adalah Membangun Surga Dalam Keluarga yang ditulis oleh Dr Ali Yusuf As-Subky yang berisikan tuntunan tentang cara-cara membangun keluarga yang harmonis dan penuh kebahagiaan dunia dan akhirat. Penerbit Bening Publishing menerbitkan buku Tips Menggapai Keluarga Idaman karya 'Adil Fathi Abdullah yang berisikan tuntunan membina keluarga sakinah berdasarkan contoh-contoh keluarga Nabi dan para sahabat. Bening juga menerbitkan karya Dr Aidh Abdullah Al Qarni yang berjudul Rumahku Surgaku: Membangun Rumah Tangga Berpondasi Taqwa. Isinya antara lain seruan kepada para orang tua agar memudahkan pernikahan putrinya dan meringankan beban atau maharnya, guna mencapai rumah tangga bahagia. Penerbit Robbani menerbitkan buku-buku tentang mendidik anak, antara lain Fatwa-fatwa Kontemporer tentang Anak karya Shaleh al-Utsaimin dkk, Problematika Anak di Era Modern karya pakar Islamic parenting Amal Syarqawi, serta 20 Kesalahan Dalam Mendidik Anak karya Muhammad Rasyid Dimas. Tidak hanya karya penulis luar, sejumlah buku penuntun keluarga sakinah ditulis oleh para penulis Indonesia. Sebut saja Mohammad Fauzil Adhim, seorang penulis buku-buku pernikahan dan parenting yang sangat terkenal dengan karya-karyanya, antara lain trilogi Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Mencapai Pernikahan Barokah, Kado Pernikahan Untuk Istriku (diterbitkan oleh Mitra Pustaka), Agar Cinta Bersemi Indah, Indahnya Pernikahan Dini dan Saat Anak Kita Lahir (Gema Insani Press), serta Mengajar Anak Anda Mengenal Allah Melalui Membaca (Penerbit Al-Bayan). Dr Setiawan Budi Utomo Lc, seorang pakar ekonomi Islam pun, tergelitik untuk menulis buku bertema keluarga. Maka lahirlah dari meja Penerbit Akbar buku berjudul Gelas-gelas Kristal: Kiat Pesona Muslimah. Buku ini memaparkan tentang akhlak berumah tangga, terutama berupaya menyadarkan setiap suami untuk memahami dan mengelola rumah tangga yang insya Allah sukses di dunia dan akhirat. Ada pula Dr Miftah Faridl, seorang dosen yang juga ulama asal Bandung, Jawa Barat, yang menulis buku Rumahku Surgaku (Penerbit Gema Insani). Buku yang berasal dari konsultasi mengenai pernikahan dan rumah tangga itu menguraikan romantika dan solusi rumah tangga, sehingga bisa mencapai rumah tangga Sementara itu, Hamim Thohari, tokoh pers dan juga pengurus organisasi Hidayatullah menulis buku Fiqih Parenting (Penerbit Pustaka Inti) yang berisi kumpulan konsultasi keluarga sakinah. Ada pula Wulandari Ekasari dan Amatullah Shafiyyah yang menulis buku Ketika Aku Mencintaimu (Penerbit Gema Insani). Komaruddin Ibnu Mikam, seorang wartawan dan novelis, juga menulis buku-buku tentang keluarga sakinah. Di antaranya berjudul Sekuntum Cinta untuk Istriku (Penerbit Gema Insani Press), Dinda, Izinkan Aku Melamarmu (Penerbit Khairul Bayan), dan Merit, Yuk (Penerbit Qultum Media). ''Saya sengaja menulis buku-buku tentang romantisme keluarga sakinah untuk mengingatkan diri saya agar senantiasa berlaku baik kepada istri dan anak-anak saya,'' kata Komaruddin kepada Republika. Semoga, permintaan yang tinggi terhadap buku-buku bertema keluarga sakinah ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran kaum Muslim akan arti penting keluarga, benteng utama penggemblengan generasi umat masa depan! Persentase Buku Best Seller Meningkat Sebagai salah satu penerbit Islam yang sudah berpengalaman sekitar 20 tahun, Gema Insani Press (GIP) memiliki banyak buku terlaris, atau jamak disebut best seller. ''Patokan GIP untuk buku best seller adalah terjual lebih 30 ribu eksemplar. Misalnya buku-buku karya Abdullah Aidh Al Qarni, Rumahku Surgaku, Life Excellent, dan Wawasan Keislaman. Bahkan, banyak buku terbitan GIP yang sudah terjual lebih dari 100 ribu eksemplar,'' kata General Manager GIP Iwan Setiawan. Saat ini, porsi buku best seller di GIP mencapai sekitar 30-40 persen. ''Kami menargetkan menjadi 50-70 persen,'' kata Iwan. Melihat animo masyarakat terhadap buku-buku Islam, target itu bukan mustahil akan tercapai tahun ini. Rata-rata buku GIP sekali cetak 4.000 eksemplar. ''Percetakan kami bekerja dua shift. Bahkan, terkadang harus bekerja tiga shift,'' ujar Iwan Setiawan. Penerbit Akbar rata-rata menerbitkan 2-3 judul baru per bulan. Itu tidak termasuk buku-buku cetak ulang. ''Yang sangat laris, misalnya Rahasia Kematian (Imam Qurthubi) dan Sejarah Islam (Ahmad Al-Qusyairi),'' ungkap Direktur PT Akbar Media Sarana Anis Baswedan. Manajer Penerbitan Penerbit Republika Awod Said menyebutkan, buku terbitan Republika yang menjadi buku terlaris terutama buku beralur how to. Misalnya, Matematika Islam, Kaya Tanpa Bekerja, Berani Kaya Berani Takwa, dan 25 Langkah Memenangkan Bisnis. Semuanya sudah mengalami cetak ulang rata-rata tiga sampai empat kali. ''Namun yang paling fenomenal adalah buku fiksi, Ayat-ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy,'' tuturnya. Buku itu kini sudah cetak ulang ke-23. Dampak ikutannya adalah buku-buku lain karya Habiburrahman juga dicari orang, misalnya Pudarnya Pesona Cleopatra. Ia menyebutkan, rata-rata sekali cetak 3.000 eksemplar. ''Tapi khusus buku-buku best seller bisa sampai 6.000 bahkan 10 ribu eksemplar,'' ujar Awod. Visi Insani Publishing menargetkan minimal sekitar lima judul per bulan. ''Buku-buku klasik dan keluarga termasuk yang paling laris. Dalam waktu kurang dari enam bulan sudah cetak ulang,'' kata Pimpinan Visi Insani Publishing M. Iqbal Qurusy. (ika )

