Pernah Denger cerita Bill Gate yang Berlibur di Hawai?

Konon, di suatu pagi menjelang siang, Bill Gate sedang berlibur di Hawai
sedang berjalan jalan di pinggir pantai.. dia melihat ada seorang
nelayan yang sedang tertidur pulas di atas ayunan jaring yang di
gantungkan di dua pohon..Karena penasaran si Bill gate membangunkan si
Nelayan itu dan bertanya : "Sedang ngapain pak"
" sedang santai" jawab si Nelayan.
"Udah selesai pak Nangkap ikanya"
"sudah" jawab si Nelayan itu sambil males-malesan
Dapat berapa pak tangkapan hari ini?"
"Alhamdullilah, 2 kg" Kebetulan muslim 'kali :-)
"Lho hanya 2 kg? Buat apa pak ikanya"
" Yang 1 kg saya jual, uang saya berikan keluarga buat beli beras, yang
1 kg buat lauknya"
"Mengapa tidak bekerja lebih keras lagi pak?"
" Buat apa?"
"Ya Buat Beli jaring untuk mengganti alat pancing anda, biar tangkapanya
lebih banyak"
" Kalo tangkapan saya jadi banyak..?"
" Ya nanti biar bis buat beli kapal motor biar tangkapan anda lebih
banyak"
"Kalo sudah punya kapal motor?"
" hasil tangkapan bpak akan lebih banyak lagi, sehingga bapak bisa buat
perusahan penangkapan ikan"
" Terus jika saya sudah punya perusahaan besar.."
"Ya.. dengan pengahasilan anda, bisa digunakan untuk berlibur seperti
saya ini.., bisa tiduran di pingir pantai......"
" Lho... emang saya sekarang lagi ngapain....??"
"....##@&&????" bill Gate


Ya.. kadang kadang kita juga mengalami hal ini, kita begitu fokus pada
aktivitas, lupa pada tujuan akhir..
Kita begitu sibuknya, pergi subuh,  pulang malam, sabtu & Minggu ngobyek
or lembur, kejar tayang... hingga anak istri terlupakan. Lupa bahwa
sebetulnya kita banting tulang adalah untuk meberikan nafkah ke Mereka
lahir & batin,.. untuk membahagiakan mereka lahir & batin..

Dalam kontek para pemimpin kita,terkadang begitu sibuk dengan
parameter-paremeter ,angka-angka seperti pertumbhan ekonomi 6,5%, GDP
sekitar 4000 Trilyun, APBN sekiaan trillyun, defisitnya 2%,  maka harus
ditutupi dengan mengurangi subsidi ke masyarakat, harus menaikkan BBM,
harus menaikkan pajak, harus cari investor masuk, walau dengan obral
BUMN,jual murah ladan-landang migas, mungkin suatu saat akan jual pulau
juga...??

Kembali, bahwa beliau-beliau sangat sibuk dengan progam, dengan target,
namun lupa bahwa sesungguhnya tujuan utama mengelola negara adalah untuk
memsejahterakan rakyatnya, penghuninya..
Bagaimana mungkin kita bisa mengklaim, bahwa ekonomi kita membaik, GDP
naik, cadangan devisa naik, IPM naik, kemiskinan berkurang, jika kita
tiap hari disuguguhi berita tentang orang yang meninggal dalam keadaan
jongkok menahan sakit karena tidak mampu berobat..
Berita tentang gantung diri si anak SD karena lapar, ibu hamil yang
meninggal karena sudah 3 hari tidak kemasukan nasi barang sebutir-pun..?

Kalo kita baca sejarah, kita jadi rindu dengan jaman kkeemasan islam
dulu, dimana ada pemimpin, syaidina umar yang harus rela memanggul
karung gandum untuk diberikan kepada rakyatnya yang sedang kelaparan..

Semoga para pemimpin kita dan juga diri kita dilembutkan hatinya untuk
bisa peka melihat kondisi sekitar kita...


Wassalam, Sodikin

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah
bersabda: Fitrah itu lima: khitan, mencukur rambut kemaluan, memendekkan
kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak (HR. Al-bukhari, Muslim)

Kirim email ke