Mulai April 2008, Stasiun Teve Al-Manar Sudah Mengudara di Indonesia

Selasa, 22 Apr 08 10:05 WIB
Kirim teman

Ingin melihat fakta kebiadaban Zionis-Israel terhadap warga
Palestina? Ingin melihat betapa menyedihkannya kondisi warga
Palestina hidup di kamp-kamp pengungsian di negerinya sendiri?
Ingin melihat bagaimana ‘badut-badut Arab pengikut Abu
Jahal’ bersalaman mesra dengan Zionis-Israel sambil memaki
kaum Mujahidin yang berjihad memerangi musuh Allah SWT? Sekarang,
hal itu sudah bisa kita tonton di layar kaca televisi Indonesia.

Stasiun televisi Al-Manar, sebuah stasiun teve milik Gerakan
Syiah Hizbullah Lebanon yang telah mengudara di Beirut sejak
tahun 1991, sejak awal April 2008 telah bisa dipirsa seluruh
siarannya di Nusantara. Hizbullah dengan tegas menyatakan bahwa
Stasiun TV Al-Manar merupakan stasiun teve perjuangan umat Islam
untuk melawan hegemoni Zionis atas seluruh jaringan media massa
dan kantor berita dunia.

Beda dengan Aljazeera dan Al-Arabiya yang masih dianggap kurang
greget dalam al-memberitakan realita perjuangan umat Islam di
Dunia Arab, maka Al-Manar dengan tegas dan tanpa tedeng
aling-aling memaparkan apa adanya. Sebab itu, di beberapa negara
Arab sendiri seperti Saudi Arabia dan Mesir, stasiun teve ini
dilarang mengikut arahan dari Paman Sam yang memang menuding
stasiun teve ini sebagai stasiun teve teroris.

Uniknya, di Indonesia, Al-Manar bisa mengudara dengan menggandeng
Satelit Palapa C2 yang sahamnya dimiliki Indosat. Tahu sendirilah
siapa yang berada di belakang Indosat. Awal Januari lalu,
Al-Manar juga sempat mengudara di Thailand, namun kemudian
diputus kontraknya sepihak karena Thailand baru tahu jika
Al-Manar merupakan stasiun teve perjuangan Gerakan Syiah Hizbulah
Lebanon. Mudah-mudahan hal yang sama tidak terjadi di Indonesia.

Jadi, jika Anda ingin melihat kondisi nyata saudara-saudara
seiman kita di berbagai negara Arab yang sampai sekarang masih
saja ditindas oleh Zionis-Israel, atau ditindas oleh
saudara-saudaranya sendiri yang lebih memilih bersekutu dengan
Zionis ketimbang dengan Allah SWT, maka sediakan saja dekoder
atau parabola untuk bisa menangkap siaran teve perjuangan
Hizbullah ini. Namun jika Anda ingin melihat gegap-gempita
Pilkadal, maka jangan harap bisa melihatnya lewat stasun teve
ini.(rz) 

http://www.eramuslim.com/berita/tha/8422100056-mulai-april-2008-stasiun-teve-al-manar-sudah-mengudara-indonesia.htm

        -- A. Yahya Sjarifuddin

------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah 
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. 
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam 
gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang 
disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)

Kirim email ke