KPI Pusat Ingatkan Stasiun TV untuk Turunkan Iklan 'Ki Joko Bodo'

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)  Pusat secara tegas mengingatkan 
stasiun TV agar menurunkan iklan Ki Joko Bodo. Sesuai dengan surat No: 
174/K/KPI/04/08 yang dikirimkan KPI Pusat tanggal 10 April 2008 lalu, 
KPI Pusat telah meminta kepada semua stasiun TV untuk menghentikan 
tayangan iklan Ki Joko Bodo . 

Namun, setelah tujuh hari keluarnya surat tersebut, KPI Pusat 
mengeluarkan kembali surat peringatan ini karena masih ditemukan stasiun 
televisi yang menayangkan iklan supranatural tersebut. 

Berdasarkan pengamatan KPI Pusat, iklan Ki Joko Bodo dinilai telah 
mengabaikan nilai agama karena menjanjikan dapat mengubah nasib 
seseorang.

"Sesuai dengan pasal 36 ayat 6 UU Penyiaran 2002, tercantum bahwa isi 
siaran dilarang memperolokkan, merendahkan, melecehkan dan/atau 
mengabaikan nilai-nilai agama, martabat manusia, atau merusak hubungan 
internasional. Dan, kemudian pasal 46 ayat 3 (d) yang menyebutkan bahwa 
siaran iklan niaga dilarang melakukan: hal-hal yang bertentangan dengan 
kesusilaan masyarakat dan nilai-nilai agama, " jelas Anggota Bidang 
Pengawasan Isi Siaran KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja, dalam siaran 
persnya.

Selain itu, KPI Pusat juga meminta kepada seluruh stasiun TV untuk 
memindahkan penayangan iklan yang terkait dengan disfungsi kelemahan 
seksual pria dan iklan kondom yakni On Clinic dan Bluemoon menjadi di 
atas pukul 22.00 waktu setempat sesuai dengan ketentuan dalam P3 dan SPS.

Ia menegaskan, apabila pihak stasiun TV tidak mengindahkan surat 
peringatan itu, sementara KPI Pusat masih melihat dan mendengar 
pengaduan dari masyarakat, maka KPI Pusat akan meneruskan pengaduan 
masyarakat ini kepada pihak yang berwajib. (novel/kpi/eramuslim)

Iklan Bodohi Masyarakat
Salah satu kebodohan buat masyarakat Indonesia. Mungkin pernah liat 
Iklan di TV swasta kita, iklan Ki Joko Bodo dengan kata ajaibnya bisa 
merubah nasib seseorang, Iklan Deddy Cobuzier yang bisa meramal tanggal 
lahir dan nama seseorang dan Iklan Mama Laurent. Yang intinya semua 
iklan tersebut memberitahukan bahwa nasib seseorang ada ditangan 
mereka…… Apakah ini bukan namanya membodohi masyarakat ??. apa yang 
mereka cari ? mereka hanya mau meraup Rupiah dari masyarakat Indonesia 
yang masih bodoh dan percaya dengan hal-hal yang Instan dan tidak masuk 
akal. Sebagaimana kita ketahui bahwa allah tidak akan merubah nasib 
hambanya kalau bukan karena dirinya sendiri yang ingin merubahnya. BUKAN 
KARNA ORANG LAIN.

Data yang didapat dari Detik.com, dimana Ki Joko Bodo menerima 70 ribu 
sms dalam 2 minggu..  Woww.. besar sekali bukan ??. Coba kita bayangkan 
kalau misalnya Ki Joko Bodo dapat 1000 rupiah dari setiap SMS yang 
masuk. Berarti sama dengan 70.000 * 1.000 = 70.000.000. (Tujuh Puluh 
Juta Rupiah). Itu sama artinya Ki Joko Bodo mendapat keuntungan 70 juta 
dalam 2 minggu. 
Sekarang siapa yang merubah nasib seseorang ? Apakah Ki Joko Bodo yang 
merubah nasib rakyat Indonesia atau Rakyat Indonesia yang merubah nasib 
Ki Joko Bodo ?? 
Silahkan dipikir sendiri.... 

Wassalam

=========================================
PERUSAHAAN UMUM SARANA PENGEMBANGAN USAHA
http://www.perum-sarana.com/
Penjaminan Kredit Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi (UKMK)
=========================================



------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -

Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah 
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR. 
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam 
gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang 
disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi) 

Kirim email ke