Ass WW,

 

Pak Jika menafsirkan al Qur'an jangan seperti Mushadeq atau Lia Edan
dong pak..?

Atau pakai cara "othak athik Gathuk"

 

Bukannya Ulama Besar seperti Ibnu Katsir saja sangat berhati2 bahwa
menafsirkan Ayat2 al Qur'an :

1.       Di sesuai dengan ayat ayat lain.

2.       Disesuaikan dengan Hadist

3.       Disesuikan dengan penafsiran Sahabat, karena para sahabat ini
yang mengalami/hidup semasa nabi

4.       Disesuikan dengan Ulama salaf...

 

Kalo mo othak athik gathuk, mending kita omongin "Togel" saja...!

 

 

Wassalam,

Achmad Sodikin

 

________________________________

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Friday, August 08, 2008 11:18 AM
To: [email protected]
Subject: [Ar-Royyan-8046] Fw: Ada apa ? 8-8-'08 

 


Jawaban pertanyaan dari Pak Heru Sutikno. Semoga berguna.   


Ass WW. 

Tanggal 8-8-08' atau 8 Agustus (bulan ke 8) 2008 M = 6 Shabaan (bulan ke
8) 1429 H 

Memberikan petunjuk pada surat ke 6 dalam Al Qur'an yaitu al An'aam
(Binatang Ternak) pada ayat 8 dan seterusnya sbb : 

Dan mereka berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya  malaikat ?" dan
kalau Kami turunkan  malaikat, tentulah selesai urusan itu, kemudian
mereka tidak diberi tangguh. (QS Al An'aam (6) ayat 8) 
Malaikat Jibril sudah turun lagi ke dunia dan ini berarati masa
penangguhan tidak akan diberikan lagi. Urusan dengan 4.232 milyar orang
zalim akan diselesaikan. 

Dan kalau Kami jadikan rasul itu malaikat, tentulah Kami jadikan dia
seorang laki-laki dan , tentulah Kami meragu-ragukan atas mereka apa
yang mereka ragu-ragukan atas diri mereka sendiri. (QS Al An'aam (6)
ayat9) 
Seorang pemberi peringatan akan kejadian almahamah yang merupakan solusi
global warming dan mengulang kembali pekerjaan menyampaikan ayat-ayat Al
Qur'an saat ini adalah seorang manusia biasa laki-laki dan bukan
malaikat. Secara kebetulan seorang pemberi peringatan itu adalah
penulis. 
  
Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka
turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan
olok-olokan mereka. (QS Al An'aam (6) ayat10) 
Jika ada yang mencemoohkan apa yang penulis sampaikan tentang rangkaian
peristiwa dalam almahamah yang juga solusi global warming, maka itu
berarti apa yang penulis sampaikan adalah benar dan sebentar lagi
rangkaian peristiwa dalam almahamah akan membinasakan orang-orang yang
mencemohkan itu. 

Jadi begitulah petunjukknya dari ayat 8 sampai 10 Surat Al An'aam yang
semakin menegaskan almahamah sebagai solusi global warming akan terjadi
dan dimulai dalam waktu dekat ini. 

Wassalam 
Djarot D. 





Heru Sutikno <[EMAIL PROTECTED]> 

08/05/2008 01:05 PM 

To

[EMAIL PROTECTED] 

cc

 

Subject

Ada apa ?

 

 

 





Pak Djarot, 

Mana tulisan yang baru ? 

Ada apa tanggal   08-08-08 ? 

Adakah analisa anda ? 

Rgds, 

HS 






 

Kirim email ke